Sempat Dipandang Sebelah Mata, Penampilan Puan saat Sidang MPR Diobrolin Warganet

- Jurnalis

Rabu, 17 Agustus 2022 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR Puan Maharani menghadiri dan berpidato pada sidang tahunan MPR dan sidang DPR bersama DPD, Selasa (16/08/2022) lalu. (Foto: @Puanmaharani)

Ketua DPR Puan Maharani menghadiri dan berpidato pada sidang tahunan MPR dan sidang DPR bersama DPD, Selasa (16/08/2022) lalu. (Foto: @Puanmaharani)

JAKARTA – Penampilan dan pidato Ketua DPR Puan Maharani saat sidang tahunan MPR, Selasa (16/08/2022) kemarin, menjadi bahan bakar perbincangan warganet.

Ada yang mengaku sempat memandang sebelah mata cucu Proklamator Republik Indonesia Bung Karno itu, namun kini memiliki persepsi berbeda.

Puan dalam sidang tahunan MPR dan juga sidang bersama DPR serta DPD, mengenakan busana karya desainer Didiet Maulana yakni kebaya batik warna angkin merah hati dan menyinggung Pancasila dalam pidatonya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Entah apa yang membuat tampilan dan pidato Puan menjadi menarik, namun pemilik akun @anis_anastasiaperwitasari mengaku tidak lagi memandang eks Menko PMK sebelah mata.

“Saya dulu memandang sebelah mata, karena (jangan-jangan) backgroundnya sebagai cucu Soekarno, sehingga diangkat-angkat alias dikatrol. Tapi pernah lihat pas di TV dalam satu wawancara, ternyata pemikirannya bagus dan pintar,” ucap Anis.

Pujian juga datang dari pemilik akun @kangsil2 yang menilai Puan memiliki kharisma saat berpidato, gaya berbusana Puan yang menonjolkan pakaian daerah dan khas Indonesia pun dianggapnya baik. Alasannya turut mempromosikan kearifan lokal.

“Saya selalu melihat beliau (Puan Maharani) secara tidak langsung acap kali mempromosikan khas-khas daerah seperti kuliner, kerajinan, dan bahkan kebaya Kutubaru yang dikenakannya. Menurut saya keren,” tuturnya.

Sementara itu Pengusaha Peter F Gontha turut mengomentari penampilan Puan dalam sidang kabinet itu. Eks Dubes RI untuk Polandia menilai Puan kini lebih berkarakter, dewasa dan memiliki aura pemimpin.

“Puan Maharani menunjukkan kedewasaan dan auranya sebagai pemimpin. Yang suka boleh suka, tapi yang tidak suka harus jujur. Pidato, intonasi, dan cara menyampaikan pesannya luar biasa,” ujar Gontha, melalui unggahan Instagram @petergontha.

Dalam pidatonya, Puan menekankan Pancasila sebagai kekuatan nasional bangsa Indonesia. Pancasila menjadi aspek utama dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Artinya, meninggalkan Pancasila sama saja menghilangkan karakter Indonesia sebagai bangsa yang toleran. (mar)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejarah Jalan H.O.S Tjokroaminoto: Guru Para Pendiri Bangsa
Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri
Jejak Juang Pangeran Diponegoro: Pahlawan Besar Perang Jawa
Hati-Hati Syahwat Bikin ‘Manusia Kehilangan Surga’!
Misteri Jalan Sisingamangaraja: Simbol Perlawanan 30 Tahun Raja Batak
Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya
Sejarah Jalan MH Thamrin: Singa Parlemen Pembela Pribumi
Sejarah Jalan Kartini Bekasi: Pena Tajam Pelopor Emansipasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:11 WIB

Sejarah Jalan Imam Bonjol: Taktik Ulama di Perang Padri

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:03 WIB

Jejak Juang Pangeran Diponegoro: Pahlawan Besar Perang Jawa

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:03 WIB

Hati-Hati Syahwat Bikin ‘Manusia Kehilangan Surga’!

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:16 WIB

Misteri Jalan Sisingamangaraja: Simbol Perlawanan 30 Tahun Raja Batak

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:11 WIB

Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Awas Perpeloncoan! Disdik Kota Bekasi Awasi Ketat MPLS 2026

Minggu, 12 Jul 2026 - 21:07 WIB

Ilustrasi.

Bekasi

SPMB 2026 Ditutup, 3 SMPN di Kota Bekasi Malah Sepi Peminat

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:52 WIB

Ilustrasi suasana aktivitas jual beli bahan kebutuhan pokok di salah satu pasar tradisional di Kota Bekasi, Minggu (12/07/2026).

Bekasi

Libur MBG Bikin Harga Pangan di Kota Bekasi Turun, Kok Bisa?

Minggu, 12 Jul 2026 - 19:24 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x