Soal Raibnya 635 unit Mobil Dinas, Pj Wali Kota Bekasi Tunggu Perapihan Aset dari BPKAD

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad tengah menginstruksikan kepada Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) untuk segera melakukan pendataan terkini dalam melakukan perapihan aset yang kini sudah tidak lagi menjadi milik Pemerintah Daerah.

Hal tersebut, turut menyusul temuan BPK terhadap 635 Unit kendaraan mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang tidak jelas secara keberadaannya atau raib.

“Ini lagi diinventarisasi lagi dilakukan pendataan yang terkini oleh BPKAD. Memang temuan BPK bahwa ada beberapa atau ratusan mobil istilahnya, belum didata ulang, sehingga perlu kita lakukan pendataan,” ucap Pj Gani melalui keterangannya saat dikonfirmasi, Rabu (07/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pj Gani menyatakan, melalui temuan BPK itu sendiri, kata dia, selaku Kepala Daerah dirinya tentu melakukan fungsi controlling dan monitoring dari setiap kendala maladministrasi yang belum dirapikan. Apalagi, temuan tersebut terkait aset milik Pemerintah Daerah.

“Ini dari informasi yang saya dapat karena saya monitor, tetapi jumlah pasti saya belum tahu, sudah ada yang melaporkan, beberapa ada yang di pensiunan. Ada juga beberapa ormas yang megang seperti itu. Nah ini kita akan data dulu, rekonsiliasi dulu dari jumlah yang menjadi temuan BPK atau secara pasti di lapangan itu seperti apa,” jelasnya.

Termasuk salah satunya soal administrasi pajak kendaraan yang statusnya masih milik Pemerintah Daerah namun nyatanya sudah tidak menjadi aset milik Pemerintah.

“Itu pasti, namun untuk yang sekarang tercatat tentu akan menjadi beban Pemda. Nanti jelasnya silahkan tanya ke BPKAD secara jumlahnya dan perkembangan perapihan aset yang sudah dilakukan,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata
Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah
Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!
Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26 WIB

Ribuan Warga Siap Penuhi CFD dalam Aksi Bekasi Bersama Palestina Jilid 6, Mari Tunjukkan Solidaritas Nyata

Sabtu, 25 April 2026 - 15:38 WIB

Gebrakan LASQI Kota Bekasi: Gus Shol Targetkan Seni Qasidah Tembus Ekstrakurikuler Sekolah

Sabtu, 25 April 2026 - 14:55 WIB

Ubah Sampah jadi Listrik, PT Wangneng Pamerkan Desain PSEL Kota Bekasi Berkonsep Wisata Hijau!

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca