Survei IPO 2026: Surya Paloh Ungguli Prabowo dan Megawati

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

  • Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menempati urutan pertama popularitas tokoh parpol (86,3%), mengalahkan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri.
  • PDIP mendominasi puncak klasemen popularitas partai politik dengan perolehan 97,5%.
  • Elektabilitas PSI terpantau stagnan di angka 1,9% kendati ada manuver politik Joko Widodo.
  • Survei IPO dilakukan pada 27 Juli – 3 Agustus 2026 melibatkan 1.200 responden dengan margin of error ±2,9%.

Lembaga Indonesia Political Opinion (IPO) kembali merilis hasil survei terbaru yang memotret elektabilitas serta popularitas tokoh dari delapan partai politik yang bernaung di Parlemen Senayan.

Secara mengejutkan, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menempati posisi puncak ketokohan, melampaui figur kuat seperti Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Temuan yang dipublikasikan pada Minggu (09/08/2026) ini memperlihatkan dinamika elektoral yang semakin kompetitif dan tak terduga.

Dinamika Popularitas Tokoh dan Elektabilitas Parpol di Survei IPO 2026

Mengapa Surya Paloh Bisa Rajai Ketokohan Parpol di Survei IPO 2026?

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, secara mengejutkan merajai tingkat popularitas tokoh partai dengan angka 86,3 persen. Posisinya dibuntuti secara ketat oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar (82,3 persen), disusul oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan (80,6 persen).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, Ketum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, justru harus puas menempati urutan keempat dengan raihan 76 persen.

Angka tersebut hanya terpaut tipis dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di posisi kelima (74,5 persen). Sisa klasemen pimpinan partai diisi oleh Bahlil Lahadalia (71,8 persen), AHY (67 persen), dan tokoh PKS Mardani Ali Sera (35,8 persen).

Partai Politik Mana yang Menguasai Puncak Popularitas Saat Ini?

Meski ketokohannya tidak berada di urutan pertama, PDIP membuktikan bahwa mesin partainya adalah yang paling dikenal masyarakat dengan popularitas mencapai 97,5 persen. Partai Golkar menempel ketat di posisi kedua dengan 97 persen, disusul Partai Gerindra dengan perolehan 93,8 persen.

Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) mengenai popularitas tokoh partai politik. (Foto: IPO)

PKB dan PAN mengamankan posisi lima besar dengan raihan masing-masing 81,8 persen dan 79,5 persen. Sementara itu, partai-partai lain seperti PKS (72,7 persen), Demokrat dan NasDem (70,5 persen), serta PSI (70,2 persen) berada di papan tengah. Posisi buncit dihuni oleh partai gurem seperti Perindo (52,7 persen), Gelora (38,5 persen), Hanura (16 persen), PBB (7,4 persen), PPP (6,5 persen), Ummat (3,5 persen), dan Gerakan Rakyat (3,1 persen).

Bagaimana Nasib PSI Setelah Manuver Politik Joko Widodo?

Survei IPO juga menyoroti kondisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang terjebak dalam stagnasi elektoral. Meski partai ini gencar melakukan manuver, angka pemilihnya sama sekali belum menunjukkan tren positif yang signifikan untuk menembus ambang batas parlemen.

“PSI tidak mengalami perubahan di satu setengah tahun ini. Masih tetap di 1,9 persen, meskipun Joko Widodo melakukan roadshow ke sejumlah daerah,” kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah melalui keterangannya, Minggu (09/08/2026).

Seperti Apa Metode Pengambilan Data pada Survei IPO 2026?

Untuk diketahui, survei nasional ini diselenggarakan pada periode 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Riset ini memiliki tingkat kepercayaan (confidence level) sebesar 95 persen dengan ambang batas kesalahan (margin of error) sekitar ±2,9 persen.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling secara bertingkat dari kelurahan hingga tingkat rukun tetangga (RT). Adapun kriteria responden adalah masyarakat yang telah berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, dengan komposisi proporsional 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.

Hasil survei IPO ini menjadi sinyal kuat bagi setiap partai politik untuk kembali menakar ulang efektivitas strategi pemenangan, baik dari sisi ketokohan maupun penetrasi akar rumput. Menguatnya popularitas tokoh tertentu tidak selalu berbanding lurus dengan kebesaran partainya, dan begitu pula sebaliknya.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai hasil survei ketokohan terbaru ini? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan baca terus analisis berita politik tajam lainnya! Pastikan Anda mengikuti [Saluran WhatsApp RakyatBekasi] agar tidak tertinggal dan selalu update dengan informasi terpercaya setiap hari.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bursa Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: DPD Jabar Siap Fatsun Jika DPP Beri Diskresi Kader Eksternal!
Suami Terjerat Korupsi Ratusan Miliar, KPK Didesak Telusuri Aliran Dana Politik Ranny Fahd Jelang Musda Golkar Kota Bekasi!
Ranny Fahd Arafiq Kantongi Restu DPP untuk Musda Golkar Kota Bekasi, Pengamat: Citra Partai Dipertaruhkan!
Pintu Diskresi Terbuka: Akankah Figur Eksternal Pimpin DPD Golkar Kota Bekasi?
Junaedi Masuk Bursa Politik Usai Pensiun, Sekda Kota Bekasi: Didorong Saya Bisa Nyebur!
Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: Tiga Kuda Hitam Tantang Dominasi Petahana, Siapa Paling Kuat?
Peluang Figur Eksternal di Musda Golkar Kota Bekasi: Bahlil Buka Pintu, Diskresi DPP Jadi Kunci!
Panasnya Musda Golkar Kota Bekasi: Cegah Faksi Pecah, Bahlil Buka Pintu Diskresi Figur Eksternal
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:25 WIB

Bursa Musda Golkar Kota Bekasi Memanas: DPD Jabar Siap Fatsun Jika DPP Beri Diskresi Kader Eksternal!

Rabu, 23 September 2026 - 18:43 WIB

Suami Terjerat Korupsi Ratusan Miliar, KPK Didesak Telusuri Aliran Dana Politik Ranny Fahd Jelang Musda Golkar Kota Bekasi!

Rabu, 23 September 2026 - 18:33 WIB

Ranny Fahd Arafiq Kantongi Restu DPP untuk Musda Golkar Kota Bekasi, Pengamat: Citra Partai Dipertaruhkan!

Selasa, 22 September 2026 - 15:29 WIB

Pintu Diskresi Terbuka: Akankah Figur Eksternal Pimpin DPD Golkar Kota Bekasi?

Selasa, 22 September 2026 - 15:09 WIB

Junaedi Masuk Bursa Politik Usai Pensiun, Sekda Kota Bekasi: Didorong Saya Bisa Nyebur!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x