Tumpukan Sampah Limbah Medis terbengkalai di tengah Pemukiman Warga Tarumajaya Bekasi

- Jurnalis

Minggu, 12 Januari 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu unit Baktor sampah milik Pemerintah Kota Bekasi dengan plat nomor B 4501 KZV, yang diduga terlibat dalam insiden dugaan pembuangan sampah limbah medis.

Satu unit Baktor sampah milik Pemerintah Kota Bekasi dengan plat nomor B 4501 KZV, yang diduga terlibat dalam insiden dugaan pembuangan sampah limbah medis.

Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan tumpukan sampah yang diduga berisi limbah medis berada di tengah pemukiman warga di RT 02 RW 021, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Video berdurasi 42 detik tersebut memperlihatkan satu unit Baktor sampah milik Pemerintah Kota Bekasi dengan plat nomor B 4501 KZV, yang diduga terlibat dalam insiden dugaan pembuangan sampah limbah medis.

Ketua RT setempat, Sartono, menyatakan bahwa sempat ada insiden penemuan limbah medis di lokasi. Menurutnya, pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi mendatangi tempat penyortiran rongsokan atau sampah plastik tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di sini banyak warga saya yang memiliki pekerjaan tambahan sebagai penyortir rongsokan dan sampah plastik, dan kebetulan istri saya pun berprofesi seperti itu. Nah, untuk lokasi penemuan sampah diduga limbah medis itu kebetulan di lapak milik saya,” ucap Sartono kepada wartawan, Sabtu (11/01/2024).

Sartono menjelaskan bahwa dalam temuan limbah tersebut bukan berupa limbah medis seperti jarum suntik atau lain sebagainya yang membahayakan, namun hanya bungkusannya saja.

“Saya beserta istri kurang lebih sudah 4 tahun menggeluti profesi sebagai tukang sortir rongsokan dan sampah plastik. Ya lumayan untuk tambahan,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa terkait dengan Baktor sampah milik Pemerintah Kota Bekasi yang terparkir di lapaknya, kendaraan tersebut merupakan milik adik iparnya yang bernama Marsudi alias Jenong, yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Bekasi.

“Dia (Marsudi alias Jenong) membawa sampah dari rumah sakit ke sini dan kemudian di sortir sampah plastik dan rongsokannya. Setelah itu dibawa ke pasar family dan baru dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang,” sambungnya.

Menurut Sartono, sampah yang dibawa oleh adik iparnya sempat mengalami penumpukan di lapaknya, sehingga beberapa hari sempat terjadi banjir dan tidak sempat di sortir.

“Kan sempat banjir, jadi mengalami penumpukan dan tidak sempat di sortir. Baktornya pun ada di dekat sini,” pungkasnya.

Temuan ini memerlukan perhatian serius dari pihak terkait untuk memastikan bahwa limbah medis dikelola dengan aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan temuan serupa kepada pihak berwenang guna mencegah potensi bahaya bagi kesehatan dan lingkungan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bedah Rumah BSPS: 909 Hunian di Kota Bekasi Lolos Verifikasi
Jelang Porprov Jabar XV 2026, Harris Bobihoe Tegaskan Kota Bekasi Siap Tempur 100 Persen
Pasca Dikelola PT Mitra Patriot, Ini Dia Catatan Wali Kota Bekasi Usai Sidak Pasar Baru
Penataan Pasar Baru Bekasi Terus Berlanjut, Relokasi Pedagang Jalan Mohamad Yamin Masih jadi PR
Proyek GOR Basket Kota Bekasi Capai 60%, Fasilitas AC Terpaksa Sewa?
Eks Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi Resmi Pakai Rompi Pink
Kejanggalan Pengadaan PC Bapenda Kota Bekasi: Harga Selangit dari Vendor Katering
Aksi Zenza TekSas Pecahkan Rekor 2.026 Soal di CFD Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Bedah Rumah BSPS: 909 Hunian di Kota Bekasi Lolos Verifikasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Jelang Porprov Jabar XV 2026, Harris Bobihoe Tegaskan Kota Bekasi Siap Tempur 100 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi Terus Berlanjut, Relokasi Pedagang Jalan Mohamad Yamin Masih jadi PR

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:13 WIB

Proyek GOR Basket Kota Bekasi Capai 60%, Fasilitas AC Terpaksa Sewa?

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Eks Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi Resmi Pakai Rompi Pink

Berita Terbaru

Mendagri Tito Karnavian mengancam akan memecat penjabat kepala daerah yang gagal mengendalikan inflasi, Selasa (24/01/2023). (Foto: Puspen Kemendagri)

Nasional

Tiga Skema Mendagri Amankan Gaji PPPK, Pemda Dilarang PHK!

Selasa, 11 Agu 2026 - 20:53 WIB

Petugas saat melakukan verifikasi faktual kelayakan hunian dan legalitas tanah warga calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di salah satu kawasan permukiman padat penduduk. Pendataan ketat dilakukan agar bantuan tepat sasaran. (Ilustrasi)

Bekasi

Bedah Rumah BSPS: 909 Hunian di Kota Bekasi Lolos Verifikasi

Selasa, 11 Agu 2026 - 17:01 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x