Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, didampingi jajaran Pemkot Bekasi menyapa akrab dan memberikan motivasi langsung kepada pencari kerja penyandang disabilitas saat meninjau pelaksanaan Job Fair Kota Bekasi 2026 di Mega Hypermall Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (07/07/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, didampingi jajaran Pemkot Bekasi menyapa akrab dan memberikan motivasi langsung kepada pencari kerja penyandang disabilitas saat meninjau pelaksanaan Job Fair Kota Bekasi 2026 di Mega Hypermall Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (07/07/2026).

Poin Utama:

  • ​Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung pelaksanaan Job Fair Kota Bekasi 2026 di Mega Hypermall Bekasi pada 7–8 Juli 2026.
  • ​Tercatat 7.000 pelamar kerja bersaing memperebutkan 3.500 lowongan dari 50 perusahaan melalui sistem pendaftaran daring berbasis barcode.
  • ​Pemkot Bekasi menyediakan 300 kuota lowongan kerja khusus bagi penyandang disabilitas (teman istimewa).
  • ​Pemerintah daerah merencanakan penambahan frekuensi Job Fair di akhir tahun dan peluncuran program pemagangan pada 2027.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) resmi menggelar ajang Job Fair Kota Bekasi 2026 di Mega Hypermall Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, pada 7 hingga 8 Juli 2026.

Acara yang menghadirkan 3.500 lowongan dari 50 perusahaan ini ditinjau langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Membludaknya 7.000 pelamar yang mendaftar secara daring menjadi bukti tingginya animo masyarakat, sekaligus tantangan nyata bagi pemerintah daerah dalam memangkas angka pengangguran di Kota Patriot.

​Bagaimana Sistem Pendaftaran Job Fair Pemkot Bekasi 2026?

​Penerapan sistem digital dalam bursa kerja tahun ini mendapat apresiasi langsung dari pimpinan daerah karena dinilai lebih tertata dan efisien.

Pelamar kini tidak perlu lagi repot berdesakan membawa tumpukan kertas lamaran fisik (hardcopy).

​”Pelaksanaan Job Fair tahun ini lebih rapi. Para pencari kerja tidak lagi membawa berkas CV dalam bentuk hardcopy, tetapi cukup mendaftar secara online. Di lokasi, perusahaan tinggal menyediakan barcode untuk mengakses seluruh persyaratan dan dokumen pelamar,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Mega Hypermall Bekasi, Selasa (07/07/2026).

​Berapa Kuota Loker untuk Penyandang Disabilitas?

​Selain terobosan inovasi digital, bursa kerja kali ini juga mencatatkan sejarah inklusivitas dengan menyediakan 300 loker khusus bagi penyandang disabilitas.

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari amanat undang-undang terkait kesetaraan hak di dunia kerja.

​“Kami bersyukur tahun ini sudah tersedia sekitar 300 peluang kerja bagi teman teman istimewa. Ke depan tentu akan terus kami fasilitasi, termasuk melalui pelatihan agar semakin banyak perusahaan memenuhi ketentuan penyediaan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas,” sambung orang nomor satu di Kota Bekasi ini.

[BACA JUGA: Komisi 4 DPRD Kota Bekasi Apresiasi 300 Loker Penyandang Disabilitas di Job Fair 2026]

​Apa Rencana Pemkot Bekasi untuk Tekan Angka Pengangguran?

​Guna menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Bekasi yang saat ini berada di kisaran 7,33 persen, Pemkot Bekasi bersama DPRD tengah menggodok wacana penambahan frekuensi bursa kerja.

Targetnya, Job Fair serupa bisa kembali digelar pada kuartal akhir tahun ini untuk menyerap lulusan baru.

​“Kalau memungkinkan, kami ingin menambah pelaksanaan Job Fair di akhir tahun, sekitar November atau Desember, agar waktunya sesuai dengan kebutuhan para lulusan baru memasuki dunia kerja,” ungkap Tri.

​Tidak hanya mengandalkan bursa kerja, Pemkot Bekasi juga tengah menyiapkan program pemagangan komprehensif pada tahun depan yang akan diprioritaskan bagi warga ber-KTP lokal.

​“Program pemagangan ini menjadi salah satu upaya agar calon tenaga kerja memiliki pengalaman terlebih dahulu sebelum direkrut secara penuh oleh perusahaan. Setelah magang, harapannya mereka bisa langsung diangkat atau diperpanjang sesuai kebutuhan perusahaan,” jelasnya menutup sesi peninjauan.

​Kondisi ketenagakerjaan di Kota Bekasi saat ini masih menunjukkan tren positif, di mana pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) terpantau mendominasi dibandingkan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Sinergi berkesinambungan antara pemerintah daerah dan sektor swasta diharapkan mampu terus membuka keran lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Bagaimana pengalaman Anda menggunakan sistem barcode di Job Fair tahun ini? Bagikan cerita dan masukan Anda di kolom komentar! Jangan lupa bagikan artikel ini ke rekan atau kerabat yang sedang berjuang mencari kerja. Simak terus update berita pemerintahan, politik, dan ekonomi terkini hanya di RakyatBekasi.Com (Beyond Your Local News).


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis
Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin
Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC
Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil
Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang
Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung
Jika Tak Berani Usut Tuntas Mafia SPMB 2026, GMNI Desak Wali Kota Bekasi Pakai Rok Saja
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026, GMNI: Batalkan Siswa Jalur Siluman dan Titipan Anggota DPRD
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:08 WIB

Kemarau Panjang is Coming! Debit Kali Bekasi Menyusut Drastis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bau Limbah Metamorfosa Sumurbatu Lenyap, DLH Kini Bidik Kelengkapan Izin

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:38 WIB

Halangi Jarak Pandang Pengendara, Pemkot Bekasi Segera Tata Ulang Pagar GGC

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Rp278 Miliar KSO PD Migas Kota Bekasi dan Foster Oil

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:18 WIB

Siap-Siap! Kejari Bidik Tersangka Baru Pungli MCK Pasar Bantargebang

Berita Terbaru

ARSITEK BANGSA: Suasana lalu lintas dan pepohonan rindang di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, yang mengelilingi Jalan Prof. M. Yamin. Nama jalan bergengsi ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Prof. Mr. Mohammad Yamin, tokoh intelektual serbabisa yang merumuskan ikrar Sumpah Pemuda 1928, pencetus dasar awal Pancasila, sekaligus pelopor sistem hukum uji materi di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Prof M Yamin: Sang Arsitek Sumpah Pemuda

Sabtu, 18 Jul 2026 - 13:24 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x