Wali Kota Bekasi Instruksikan OPD Ambil Langkah Strategis Pasca Penertiban Bangunan Liar

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan Liar (Bangli) di sepanjang sisi Kalimalang Bekasi, tepatnya di sekitaran Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi RW 09, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Bangunan Liar (Bangli) di sepanjang sisi Kalimalang Bekasi, tepatnya di sekitaran Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi RW 09, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mengambil langkah strategis pasca penertiban Bangunan Liar (Bangli) agar tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan berkelanjutan dan berdampak nyata bagi tata kota.

Tri Adhianto menegaskan bahwa penertiban Bangli harus diikuti dengan tindakan konkret, sehingga keberadaan lahan yang telah ditertibkan tidak terbengkalai atau kembali ditempati secara ilegal.

“Ada sekitar 27 target penertiban Bangli yang telah dilakukan, melalui tahapan peringatan satu, dua, dan tiga. Beberapa di antaranya juga sudah dalam proses pembongkaran mandiri oleh pemilik bangunan,” ujarnya usai Apel Pagi di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (05/05/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, setelah penertiban dilakukan, langkah berikutnya adalah menentukan pemanfaatan lahan secara optimal agar tidak kembali menjadi kawasan Bangli.

“Yang lebih penting adalah bagaimana lahan ini digunakan setelah pembongkaran. Jangan sampai terbengkalai, terlantar, lalu Bangli tumbuh lagi. Konsistensi dalam penataan kota ini jauh lebih sulit dan membutuhkan komitmen kuat,” tegasnya.

Tri Adhianto mengajak seluruh stakeholder untuk berpartisipasi dalam menata dan memanfaatkan lahan yang telah ditertibkan, agar beban pekerjaan tidak hanya ditanggung oleh satu atau dua OPD saja.

“Saat pembongkaran berlangsung, OPD terkait harus sudah memiliki rencana pemanfaatan lahan. Jika nantinya lahan tersebut akan dibuat menjadi taman, maka instansi yang bertanggung jawab harus mengambil peran sejak awal,” paparnya.

Lebih jauh Mas Tri sapaan akrabnya, menekankan bahwa kolaborasi antar instansi seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), dan Dinas Bina Marga sangat diperlukan untuk keberlanjutan program.

“LPM dan BKM memiliki dana untuk pembangunan taman, sementara Dinas Bina Marga bisa berperan dalam infrastruktur dan aksesibilitas kawasan. Jika semua instansi bersinergi, maka optimalisasi lahan akan lebih mudah dilakukan,” tambahnya.

Dengan adanya instruksi kepada OPD untuk merancang pemanfaatan lahan pasca penertiban, kata dia, Pemerintah Kota Bekasi berharap agar tidak ada lagi Bangli yang muncul kembali, serta kawasan yang telah ditata bisa dimanfaatkan secara fungsional untuk kepentingan publik.

“Kami ingin memastikan bahwa penertiban Bangli bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi juga diikuti dengan langkah nyata untuk menjaga lahan tetap produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x