Wali Kota Bekasi Mutasi 19 Pejabat Eselon II, YAMSI: Ini Langkah Awal Berantas ‘Tikus’ dan Selamatkan PAD

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didampingi oleh Wawali Harris Bobihoe saat melantik 19 Pejabat Eselon II dalam rangkaian Rotasi Mutasi yang digelar di Aula Nonon Sonthanie, Rabu (03/09/2025) pagi.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didampingi oleh Wawali Harris Bobihoe saat melantik 19 Pejabat Eselon II dalam rangkaian Rotasi Mutasi yang digelar di Aula Nonon Sonthanie, Rabu (03/09/2025) pagi.

KOTA BEKASI – Rotasi dan mutasi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang digelar pada Rabu (03/09/2025) pagi menuai tanggapan positif dari kalangan masyarakat sipil.

Salah satunya datang dari Yayasan Marhaen Sejahtera Indonesia (YAMSI) yang menilai langkah ini sebagai upaya strategis untuk memutus mata rantai kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​Ketua Dewan Pembina YAMSI, Ricky Tambunan, menyatakan keyakinannya bahwa komposisi pejabat yang baru dilantik dapat membawa perubahan signifikan terhadap optimalisasi pendapatan daerah di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan mutasi pejabat eselon II yang baru saja digelar, kami melihat ini adalah upaya Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk memutus rantai para pencuri Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama ini,” ujar Ricky Tambunan kepada rakyatbekasi.com dalam keterangan resminya, Rabu (03/09/2025).

​Ia menambahkan, “Dengan komposisi ini, saya yakin Pendapatan Asli Daerah Kota Bekasi pada tahun 2026 akan naik signifikan.”

Potensi PAD yang Tergerus Praktik Korupsi

Menurut Ricky, PAD Kota Bekasi selama ini belum mencapai titik maksimal dan cenderung menjadi objek praktik ilegal oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia membandingkan potensi besar yang dimiliki Kota Bekasi sebagai kota penyangga strategis DKI Jakarta dengan kota-kota besar lainnya.

​”Pendapatan Asli Daerah selama ini menjadi bancakan dari para ‘tikus-tikus’, sehingga PAD Kota Bekasi memprihatinkan. Potensinya sangat besar, namun jauh tertinggal dari kota lain seperti Surabaya,” tegasnya.

Kondisi ini, lanjutnya, tidak hanya merugikan keuangan daerah tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat yang taat membayar pajak.

“Malu, ah, pendapatan kota ini rendah karena ulah para maling itu,” imbuhnya.

Dorongan Pendekatan Ilmiah dan Profesional

​Sebagai solusi, YAMSI mendorong agar para pejabat yang kini menduduki posisi strategis, terutama yang berkaitan langsung dengan sektor pendapatan, untuk menerapkan pendekatan yang lebih profesional dan berbasis data.

​”Saya minta kepada para pejabat, terutama yang menangani pendapatan daerah, harus lebih mengedepankan keilmuan dalam menaikkan pajak daerah,” sarannya.

Ricky meyakini bahwa dengan menggali potensi pendapatan secara cermat dan meminimalisir celah korupsi, kebocoran uang rakyat dapat ditekan secara efektif.

Langkah mutasi ini diharapkan menjadi fondasi awal untuk membangun sistem birokrasi yang lebih bersih dan akuntabel di Kota Bekasi.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kota Bekasi belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan dari YAMSI tersebut.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP
Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
Jaga Kesehatan Siswa, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:59 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:59 WIB

Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x