Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bersama petugas haji saat menunjukkan spanduk bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang dicopot paksa karena menempati kavling tenda jemaah lain di Tanah Suci Makkah, Minggu (24/05/2026).

Tangkapan layar video Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bersama petugas haji saat menunjukkan spanduk bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang dicopot paksa karena menempati kavling tenda jemaah lain di Tanah Suci Makkah, Minggu (24/05/2026).

Poin Utama:

  • ​Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mencopot spanduk ilegal bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di tenda jemaah haji.
  • ​Penertiban dilakukan pada Minggu (24/5/2026) karena spanduk tersebut memonopoli kavling tenda yang tidak sesuai dengan manifes jemaah resmi.
  • ​Sebanyak 4.382 jemaah haji asal Kota Bekasi dari 12 kloter saat ini berada di Makkah bersiap menghadapi puncak Armuzna di tengah cuaca panas ekstrem.
  • ​Pelaksanaan haji kini dikelola langsung oleh Kementerian Haji dan Umroh, sebuah entitas yang sudah terpisah dari Kementerian Agama.

​Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tenda jemaah haji di Tanah Suci menjelang pelaksanaan puncak Armuzna.

Dalam sidak tersebut, tim Kemenhaj menemukan dan mencopot paksa spanduk liar bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang terpasang tidak sesuai peruntukan kavling tenda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penertiban ini dilakukan secara tegas untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan bagi jutaan jemaah haji lainnya.

​Mengapa Wamenhaj Mencopot Spanduk Wali Kota Bekasi di Tenda Haji?

​Penertiban spanduk bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dilakukan karena atribut tersebut dipasang menutupi area di luar hak tenda yang seharusnya.

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak secara langsung menegur pelanggaran sistem penempatan kavling yang dinilai sangat merugikan jemaah lain.

Spanduk bertuliskan ‘Kloter 19 JKS Gel 2 Kota Bekasi’ itu bahkan memuat lambang resmi Pemkot Bekasi secara sepihak.

​”Yang dia tempati bukan tendanya dia, ini sampai ada gambar Wali Kota ditempel-tempel. Masih bandel dikavling-kavlingin, padahal ini tenda orang lain,” kata Dahnil Anzar Simanjuntak dikutip Jurnalis RakyatBekasi.Com, Minggu (24/05/2026).

​Langkah tegas ini diambil demi menjamin seluruh jemaah mendapatkan fasilitas sesuai hak dan manifes yang telah diatur oleh negara.

Terlebih lagi, untuk pelaksanaan ibadah haji dan umroh saat ini diurus oleh Kementerian Haji dan Umroh sudah terpisah dari kementerian agama.

Otoritas yang baru ini berfokus pada kedisiplinan tingkat tinggi agar meminimalisir potensi kekacauan.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (kiri) bersama petugas haji saat menunjukkan spanduk bergambar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang dicopot paksa karena menempati kavling tenda jemaah lain di Tanah Suci Makkah, Minggu (24/05/2026).

​Kapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Berangkat Haji?

​Tri Adhianto diketahui tengah melaksanakan rukun Islam kelima pada musim haji tahun 2026 ini bersama sang istri.

Keberangkatan orang nomor satu di Pemkot Bekasi tersebut dilakukan melalui Embarkasi Asrama Haji Jakarta, Kecamatan Bekasi Selatan, pada 17 Mei 2026 lalu. Ia tercatat tergabung dalam Kloter 25.

​Keberangkatan politisi asal PDI Perjuangan ini sebenarnya merupakan jadwal yang tertunda. Seharusnya ia bertolak ke Tanah Suci pada awal tahun 2023, namun terpaksa diundur lantaran kesibukan administratif dan persiapan Pilkada Kota Bekasi 2024 lalu. Penyesuaian waktu akhirnya memungkinkan Tri Adhianto untuk terbang pada tahun ini.

​Bagaimana Kondisi Jemaah Haji Asal Kota Bekasi Saat Ini?

​Secara umum, jemaah haji asal Kota Bekasi terpantau dalam keadaan prima dan prosesi ibadah berjalan sangat lancar.

Para jemaah kini difokuskan pada aktivitas ibadah salat lima waktu di Masjidil Haram sambil mempersiapkan ketahanan fisik, mental, dan spiritual menyongsong puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

​”Dari seluruh jemaah yang sudah berangkat ada 4.382 jemaah yang terbagi dalam 12 kloter,” kata Rian Fauzi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Kantor Kemenhaj Kota Bekasi, Jumat (22/05/2026) lalu.

​Berikut adalah rincian data jemaah haji asal Kota Bekasi pada tahun 2026:

  • ​Total keberangkatan mencapai 4.382 jemaah.
  • ​Terdiri dari 9 Kloter Utuh (Kloter 1, 5, 8, 11, dst).
  • ​Terdapat 3 Kloter Gabungan (Kloter 13, 15, 17, 19, 22, 24, dan 25).

​Pemerintah dan Kemenhaj terus mengimbau para jemaah agar senantiasa memperbanyak istirahat di hotel dan menahan diri dari kegiatan non-ibadah di luar ruangan, mengingat suhu di Makkah dapat menembus angka 40 derajat Celcius. Keselamatan dan kesehatan jemaah menjelang Armuzna adalah prioritas mutlak.

Tetap ikuti perkembangan terbaru dan liputan eksklusif seputar penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 hanya di RakyatBekasi.Com! Jangan lupa bagikan artikel ini agar keluarga jemaah di Tanah Air tetap mendapat informasi yang akurat dan terpercaya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x