15 Ribu Warga Terdampak Banjir, FKRW Kayuringin Jaya Desak BBWSCC Realisasikan Normalisasi Kali Jati

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Komunikasi RW Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Forum Komunikasi RW Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Kesabaran ribuan warga Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, yang kerap menjadi korban banjir kiriman, tampaknya telah habis. Melalui Forum Komunikasi Rukun Warga (FKRW), mereka mendesak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk segera merealisasikan proyek normalisasi Kali Jati yang telah lama dijanjikan.

Proyek yang menjadi harapan 15.000 lebih jiwa dari 10 RW ini dinilai mandek, padahal banjir besar terus berulang, salah satunya pada Maret 2025 lalu. Warga menuntut aksi nyata, bukan sekadar janji yang tak kunjung terealisasi.

Kesabaran Warga Habis Ditelan Banjir Berulang

Ketua FKRW Kayuringin Jaya, Yoyo Sutaryo, mengungkapkan kekecewaan mendalam dari warga yang ia wakili. Menurutnya, pasca banjir besar terakhir, tidak ada tindakan konkret yang diambil oleh pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendapatkan kiriman air yang sangat besar (pada Maret 2025). Setelah itu, kami hanya bisa berharap-harap cemas tapi tidak ada tindakan,” ucap Yoyo saat ditemui di lokasi, Rabu (23/7/2025). “Kesengsaraan warga ini menuntut agar banjir bisa segera diminimalisir.”

Ia menceritakan, perjuangan warga sudah berjalan panjang. Audiensi dengan Pemerintah Daerah hingga akhirnya menghasilkan kesepakatan dengan BBWSCC pada tahun 2023 untuk mendanai normalisasi mulai dari Kali Rawatembaga hingga Kali Jati. Namun, hingga kini pekerjaan konstruksi utama belum juga dimulai.

“Ini sudah terlalu lama, kami kebanjiran terus-menerus. Kami meminta Gubernur Jawa Barat bisa meneruskan permasalahan kami ini kepada Kementerian PUPR, supaya pekerjaan konstruksi segera direalisasikan dan tidak ditunda lagi,” keluhnya.

Mandeknya Proyek dan 4 Tuntutan Utama Warga

Perwakilan warga lainnya, Kris dari RW 22, merinci beberapa masalah teknis di lapangan yang memperparah kondisi dan menjadi tuntutan utama mereka. Proyek penyusunan Rencana Aksi Pengadaan Tanah dan Permukiman Kembali (Land Acquisition and Resettlement Action Plan/LARAP) yang dimulai sejak 2022 pun tak kunjung dieksekusi.

Berikut adalah empat tuntutan spesifik dari warga Kayuringin Jaya:

  1. Segerakan Eksekusi LARAP dan Konstruksi: Warga menuntut agar proses pembebasan lahan segera diselesaikan sebagai syarat utama dimulainya konstruksi fisik normalisasi kali.
  2. Pengerukan Sedimen dan Pemasangan Turap: Endapan lumpur di Kali Jati sudah sangat tebal dan perlu dikeruk tuntas. Selain itu, pemasangan turap (dinding penahan tanah) baru dilakukan di sisi utara, warga meminta sisi selatan juga segera dipasang.
  3. Hentikan Limpahan Air dari Wilayah Lain: Warga memprotes sistem pompa di Kalimalang yang justru mengalirkan air dari wilayah lain seperti Galaxy (Pekayon) ke area mereka yang sudah terendam. “Maunya kami, kalau di wilayah Galaxy ketawa, di sini juga ketawa. Jangan sebaliknya, sana ketawa, di sini menangis,” ungkap Kris dengan nada menahan amarah.
  4. Tertibkan Limbah Industri: Aliran Kali Jati juga terhambat oleh limbah padat dari pabrik-pabrik tahu di sekitar yang diduga membuang ampasnya langsung ke badan sungai.

Surat Tembusan ke Berbagai Pihak

Sebagai bentuk keseriusan, FKRW Kayuringin Jaya telah melayangkan surat permohonan yang berisi keluhan dan tuntutan masyarakat. Surat tersebut ditembuskan kepada Pj. Gubernur Jawa Barat, Wali Kota Bekasi, dan instansi terkait dengan harapan ada intervensi untuk mempercepat realisasi proyek pada tahun 2025 ini.

Warga kini menanti respons konkret dari BBWSCC dan pemerintah, berharap tangisan mereka akibat banjir tidak lagi terdengar di tahun-tahun berikutnya.

Pihak BBWSCC dan instansi pemerintah terkait diharapkan dapat segera memberikan respons dan jadwal pelaksanaan yang jelas atas tuntutan warga. Pengendalian banjir di Kota Bekasi membutuhkan aksi nyata dan kolaborasi yang responsif.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya
​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan
Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!
​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam
Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos
Tepis Isu Nepotisme Lantik Adik Ipar Jadi Sekda, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Murni Nilai Tertinggi Lelang Jabatan!
Selain Lantik Sekda Definitif, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Promosikan Sekpri Jadi Lurah Margamulya!
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rombak 67 Pejabat Pemkot dan Direksi BUMD: Ini Daftar Lengkapnya!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 09:54 WIB

​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya

Selasa, 3 November 2026 - 09:36 WIB

​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan

Senin, 2 November 2026 - 17:04 WIB

​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam

Senin, 2 November 2026 - 13:35 WIB

Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos

Senin, 2 November 2026 - 12:00 WIB

Tepis Isu Nepotisme Lantik Adik Ipar Jadi Sekda, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Murni Nilai Tertinggi Lelang Jabatan!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x