4,6 Juta Data Warga Jabar Bocor, Diskominfostandi Bekasi Perketat Keamanan NIK

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tangkapan layar akun X Digital Ghostt.

tangkapan layar akun X Digital Ghostt.

Isu dugaan kebocoran 4,6 juta data pribadi milik warga Jawa Barat yang diungkap oleh akun anonim “DigitalGhostt” di platform media sosial X telah memicu kewaspadaan di tingkat pemerintah daerah.

Meskipun klaim tersebut telah dibantah oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi) mengambil langkah proaktif untuk memperketat sistem keamanan siber.

Dugaan kebocoran data ini pertama kali muncul pada 10 Juli 2025, di mana akun “DigitalGhostt” mengunggah tangkapan layar dari sebuah forum dark web yang menawarkan database berlabel “4.6 million data of West Java Indonesian citizens”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unggahan tersebut juga menyertakan logo Pemprov Jabar dan menyebut informasi sensitif seperti Nama, Alamat, hingga Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pemprov Jabar Bantah, Sebut Klaim Hoaks

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Adi Komar, telah secara resmi membantah klaim tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran tim keamanan siber, tidak ditemukan adanya bukti peretasan pada sistem yang dikelola Pemprov Jabar, dan informasi yang beredar disebut sebagai hoaks.

Respons Cepat Diskominfostandi Kota Bekasi

Meskipun ada bantahan dari tingkat provinsi, Diskominfostandi Kota Bekasi tetap memandang isu ini sebagai peringatan serius.

Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi, Robert Tua Parluhutan Siagian, menyatakan pihaknya tidak lengah dan langsung melakukan langkah-langkah antisipatif.

“Keamanan data kita upayakan pengoptimalannya terus. Sampai saat ini alhamdulillah (data Kota Bekasi) aman, tapi kita tidak boleh gegabah ataupun jumawa. Kita tetap melakukan langkah-langkah antisipatif,” ucap Robert saat dikonfirmasi rakyatbekasi.com pada Minggu (27/07/2025) malam.

Fokus pada Keamanan Data NIK

Robert menyoroti kerentanan penyalahgunaan data NIK yang dapat berdampak luas, terutama pada sektor kependudukan dan layanan keuangan perbankan. Oleh karena itu, pengamanan data NIK menjadi prioritas utama.

“Kita melihat bahwa peretasan data pribadi itu sangat rentan. Penggunaan data yang dikelola oleh dinas kependudukan dan yang terkait dengan keuangan menjadi perhatian serius kita,” sambungnya.

Pihaknya kini tengah melakukan peninjauan kembali terhadap aplikasi-aplikasi di lingkungan Pemkot Bekasi yang bersentuhan langsung dengan penggunaan data NIK.

Koordinasi Berjenjang dan Mitigasi Berkelanjutan

Diskominfostandi Kota Bekasi juga memperkuat koordinasi secara berjenjang. Robert menjelaskan bahwa kewenangan pencatatan Administrasi Kependudukan (Adminduk) berbasis NIK berada di bawah Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, yang selanjutnya bersinergi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Makanya, kita tidak boleh lengah dan harus terus melakukan mitigasi secara optimal,” tegas Robert.

Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi monitoring intensif bersama Pemprov Jabar serta menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan keamanan siber secara berjenjang bagi para aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Warga diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi seperti NIK dan waspada terhadap upaya phising atau penipuan yang mengatasnamakan instansi resmi.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster
KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x