Darurat Stunting! Alfamidi Guyur 18 Ribu Telur di Cikarang

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran manajemen Alfamidi Cabang Bekasi bersama perwakilan DPPKB Kabupaten Bekasi dan aparat Kecamatan Cikarang Selatan mengabadikan momen bersama para ibu dan balita penerima manfaat dalam peluncuran program

Jajaran manajemen Alfamidi Cabang Bekasi bersama perwakilan DPPKB Kabupaten Bekasi dan aparat Kecamatan Cikarang Selatan mengabadikan momen bersama para ibu dan balita penerima manfaat dalam peluncuran program "Protein Cegah Stunting" di Kantor Kecamatan Cikarang Selatan, Kamis (11/06/2026).

Poin Utama:

  • ​Alfamidi Cabang Bekasi menyalurkan total 18.000 butir telur untuk 50 balita terindikasi stunting di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
  • ​Bantuan gizi ini didistribusikan setiap hari selama enam bulan penuh, terhitung sejak Juni hingga November 2026.
  • ​Setiap balita penerima manfaat dipastikan mendapat asupan dua butir telur per hari.
  • ​Program CSR bertajuk “Protein Cegah Stunting” ini berkolaborasi langsung dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Pemkab Bekasi.

​Ancaman stunting atau tengkes pada tumbuh kembang anak masih menjadi pekerjaan rumah yang serius bagi Pemkab Bekasi.

Merespons darurat gizi tersebut, Alfamidi Cabang Bekasi mengambil langkah konkret dengan meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Protein Cegah Stunting” di Kantor Kecamatan Cikarang Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menggandeng Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bekasi, sebanyak 18.000 butir telur diguyur khusus untuk 50 balita terindikasi stunting selama periode Juni hingga November 2026.

Bagaimana Mekanisme Pembagian Telur Cegah Stunting di Cikarang Selatan?

​Pembagian telur dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan untuk memastikan intervensi gizi harian anak benar-benar terpenuhi.

Setiap anak yang masuk dalam pendataan 50 balita penerima manfaat dipastikan akan menerima jatah dua butir telur setiap harinya.

​”Stunting masih menjadi tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Melalui program Protein Cegah Stunting, kami ingin berkontribusi secara nyata dengan membantu pemenuhan kebutuhan protein bagi balita yang membutuhkan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak dan mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas di masa depan,” kata Branch Manager Alfamidi Cabang Bekasi, Gunardi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (11/06/2026).

Apa Respons Pemkab Bekasi Terhadap Program CSR Alfamidi Ini?

​Pemkab Bekasi melalui instansi terkait menyambut sangat positif langkah strategis intervensi gizi dari sektor swasta ini.

Bantuan pemenuhan protein dinilai sangat tepat sasaran dalam mempercepat penurunan angka stunting secara masif di level kecamatan.

​”Kami mengucapkan terima kasih kepada Alfamidi yang telah membantu warga Cikarang Selatan melalui bantuan dua butir telur setiap hari selama enam bulan kepada 50 balita penerima manfaat,” kata Kabid Pengendalian Penduduk DPPKB Kabupaten Bekasi, Engkar Sukarya kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai peluncuran program, Kamis (11/06/2026).

​Lebih lanjut, program ini dinilai krusial karena asupan protein hewani berulang selama masa pertumbuhan emas dapat memperbaiki sel yang rusak dan menunjang tinggi badan anak agar kembali normal.

Mengapa Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Penting Tangani Stunting?

​Sinergi antara pemerintah kewilayahan dan dunia usaha merupakan ujung tombak agar program kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​”Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi Alfamidi melalui program ini. Semoga Alfamidi selalu sukses, berkah, dan terus maju sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Sekretaris Kecamatan Cikarang Selatan, Udung Budiawan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi acara, Kamis (11/06/2026).

​Untuk diketahui, berikut adalah rincian pelaksanaan intervensi gizi spesifik di wilayah Cikarang Selatan:

  • Total Bantuan: 18.000 butir telur ayam berkualitas.
  • Durasi Program: 6 bulan berturut-turut (Juni – November 2026).
  • Target Spesifik: 50 balita rentan gagal tumbuh.
  • Asupan Harian: 2 butir telur per anak setiap harinya.

​Keberhasilan menekan angka stunting di wilayah Kabupaten Bekasi tentu membutuhkan kerja keras berkelanjutan.

Langkah nyata dan komitmen pendampingan jangka panjang dari Alfamidi ini diharapkan mampu memicu perusahaan lain di Kabupaten Bekasi untuk turut serta berinvestasi dalam menyelamatkan masa depan anak-anak daerah.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai inisiatif pembagian 18 ribu telur ini? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan baca terus RakyatBekasi.Com untuk memantau perkembangan terkini seputar kebijakan publik dan program kesehatan di Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bidik Potensi Aset Rp83 Triliun, Pemkot Bekasi dan BPN Integrasikan Data Pertanahan Guna Dongkrak PAD
PJJ Resmi Dicabut! Wali Kota Bekasi Wajibkan Seluruh Sekolah Tatap Muka Mulai Besok
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Angkat Bicara Soal Nasib 3.442 PPPK Penuh Waktu 2027
Junaedi Pensiun Oktober, Wali Kota Bekasi Jangan Sampai “Pilih Sekda dalam Karung”!
Penerbangan Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Imigrasi Bekasi Bebaskan Denda Overstay 5 WNA
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Pemkot Bekasi Siapkan Skenario WFH Darurat Bagi ASN
Pemkot Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Mohammad Yamin, Drainase Dibongkar Sebelum Pengaspalan
Lama Menghilang dari Jalanan, Kapan Bus Trans Beken Beroperasi Lagi? Ini Jawaban Wali Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:59 WIB

Bidik Potensi Aset Rp83 Triliun, Pemkot Bekasi dan BPN Integrasikan Data Pertanahan Guna Dongkrak PAD

Rabu, 9 September 2026 - 14:16 WIB

PJJ Resmi Dicabut! Wali Kota Bekasi Wajibkan Seluruh Sekolah Tatap Muka Mulai Besok

Rabu, 9 September 2026 - 05:56 WIB

Junaedi Pensiun Oktober, Wali Kota Bekasi Jangan Sampai “Pilih Sekda dalam Karung”!

Selasa, 8 September 2026 - 17:03 WIB

Penerbangan Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Imigrasi Bekasi Bebaskan Denda Overstay 5 WNA

Selasa, 8 September 2026 - 12:29 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Pemkot Bekasi Siapkan Skenario WFH Darurat Bagi ASN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x