Poin Utama:
- DPRD Kota Bekasi mendesak Pemkot Bekasi untuk segera menagih janji Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp200 miliar terkait pembangunan Flyover Bulak Kapal.
- Bantuan tersebut dijanjikan oleh Presiden Prabowo Subianto menyusul tragedi kecelakaan maut kereta api di dekat Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu.
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mencairkan dana awal sebesar Rp20 miliar, namun sisa anggaran dari Pemerintah Pusat masih belum ada kepastian.
- Pemkot Bekasi telah melayangkan surat resmi kepada Kementerian Sekretariat Negara (Mensesneg) untuk mempertanyakan realisasi anggaran infrastruktur tersebut.
Rencana pembangunan Flyover Bulak Kapal di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, kembali menuai tanda tanya besar.
Komisi 2 DPRD Kota Bekasi secara resmi mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera menagih janji Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp200 miliar yang hingga kini urung terealisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan strategis ini sebelumnya diusulkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai respons cepat atas tragedi kecelakaan di perlintasan sebidang Stasiun Bekasi Timur pada akhir April 2026 lalu.
Mengapa Pembangunan Flyover Bulak Kapal Belum Terealisasi?
Keterlambatan megaproyek pengurai kemacetan di Flyover Bulak Kapal utamanya disebabkan oleh mandeknya kucuran Dana Bantuan Presiden (Banpres).
Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, mengungkapkan bahwa kelanjutan infrastruktur vital ini masih tersandera oleh ketidakpastian anggaran dari Pemerintah Pusat.
Padahal, kehadiran jembatan layang tersebut sangat mendesak untuk mencegah kecelakaan berulang dan mengurai kemacetan kronis di perbatasan wilayah timur Kota Bekasi.
Berapa Anggaran yang Dibutuhkan untuk Flyover Bulak Kapal?
Total janji Banpres yang dinantikan untuk mengeksekusi proyek Flyover Bulak Kapal mencapai Rp200 miliar.
Meski dana pusat belum turun, titik terang pembiayaan tahap awal sebenarnya sudah mulai terlihat dari intervensi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
”Dengan Rp20 miliar sudah cair, dan sudah diberikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tinggal balik lagi bagaimana, Pak Wali Kota kembali mempertanyakan ulang kepada Presiden Prabowo Subianto menyoal bantuan itu yang nantinya hendak diberikan. Karena sampai dengan saat ini belum ada kepastian dari Pemerintah Pusat terkait Banpres tersebut,” kata Latu Har Hary kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya di Gedung DPRD Kota Bekasi, Senin (22/06/2026).
Apa Langkah Pemkot Bekasi Menagih Janji Presiden Prabowo?
Hingga akhir Juni 2026, Pemkot Bekasi dilaporkan telah berupaya menempuh jalur birokrasi untuk mencari kejelasan anggaran.
Pihak legislatif juga terus memantau intensitas komunikasi antara eksekutif daerah dengan kementerian terkait yang bertindak sebagai leading sector pembangunan infrastruktur tersebut.
”Komunikasi, upaya sudah dilakukan secara maksimal oleh Pemkot Bekasi sebagai upaya untuk bisa menagih dalam tanda kutip janji yang disampaikan oleh Presiden kepada Wali Kota Bekasi dan juga kepada masyarakat. Kami mengapresiasi karena Pemkot sudah berkirim surat kepada Kementerian Sekretariat Negara (Mensesneg) menyoal mempertanyakan ulang kabar bantuan itu,” tegas Latu.
Kapan Banpres Rp200 Miliar untuk Flyover Bulak Kapal Cair?
Sayangnya, kepastian tenggat waktu pencairan dana Banpres Rp200 miliar tersebut masih menjadi misteri di tingkat kementerian.
Pernyataan Presiden sebelumnya dinilai tidak memuat rincian waktu (deadline) yang eksplisit, sehingga daerah saat ini hanya bisa bersikap pasif menunggu goodwill atau niat baik dari Istana Negara.
”Saat ini tinggal bagaimana goodwill dari Pemerintah Pusat untuk bisa segera merealisasikan. Memang kita juga menyadari bahwa ketika Presiden menyampaikan terkait dengan dana Banpres Rp200 miliar itu, beliau tidak mengatakan secara eksplisit dan dengan pasti, kapan bantuan itu akan turun. Oleh sebab itu, kami merekomendasikan kepada Pemkot Bekasi agar senantiasa mempertanyakan ulang,” pungkas Latu.
Pembangunan Flyover Bulak Kapal bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan solusi krusial keselamatan nyawa publik di perlintasan sebidang Bekasi Timur.
Warga kini menanti langkah berani Pemkot Bekasi untuk memastikan janji dari Pemerintah Pusat tidak sekadar menjadi angin lalu.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai lambannya pencairan Banpres Flyover Bulak Kapal ini? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan pastikan Anda selalu memperbarui informasi terkait layanan publik serta kebijakan Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







