72% Warga Kota Bekasi Puas, Kans Tri Adhianto di Pilkada 2029 Terbuka Lebar

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demi memastikan Kegiatan Belajar Mengajar sudah bisa berlangsung Pascabanjir, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kunjungi SD Negeri IV Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (11/03/2025).

Demi memastikan Kegiatan Belajar Mengajar sudah bisa berlangsung Pascabanjir, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kunjungi SD Negeri IV Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (11/03/2025).

Direktur Lembaga Studi Vinus Maju Nusantara, Yusfitriadi, menilai bahwa Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memiliki peluang signifikan untuk kembali maju dalam bursa Calon Kepala Daerah (Cakada) 2029.

Penilaian ini didasarkan pada hasil survei 100 hari kerja Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, dalam memimpin Pemerintah Kota Bekasi.

“Justru tingkat kepercayaan yang tinggi akan menjadi beban bagi karier politik ke depan. Bebannya tidak sederhana. Kalau ada cacat sedikit saja, itu bisa berdampak besar,” ujar Yusfitriadi kepada rakyatbekasi.com saat ditemui di Bekasi Barat, Kamis (19/06/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa tingkat kepercayaan publik yang tinggi harus dijaga secara konsisten. Jika muncul stigma negatif, peluang politik bisa langsung tergerus hingga 50 persen.

Namun, jika kepercayaan itu berhasil dipelihara, maka potensi elektabilitas akan tetap kuat.

“Orientasi 2029 itu akan lunas, karena polarisasi politik sangat mungkin terjadi. Apalagi, beberapa partai pengusung akan mengusung calon potensial masing-masing,” tambahnya.

Hasil Survei: Kepuasan Publik Capai 72 Persen

Survei dilakukan oleh LS Vinus pada 11–15 Juni 2025 dengan metode wawancara langsung terhadap 800 responden. Survei ini memiliki margin of error sekitar 4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe mencapai 72,02 persen.

Sementara itu, responden yang menyatakan tidak puas hanya sebesar 27,98 persen.

Adapun tingkat keyakinan masyarakat terhadap kepemimpinan mereka dirinci sebagai berikut:

  • Sangat Yakin: 15,75%
  • Cukup Yakin: 33,12%
  • Kurang Yakin: 11,12%
  • Tidak Yakin: 9,37%
  • Tidak Tahu/Tidak Menjawab: 30,64%
Tantangan: Pemenuhan Hak Dasar Masih Jadi PR

Meski tingkat kepuasan publik cukup tinggi, Yusfitriadi menyoroti bahwa masih ada pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi, terutama dalam hal pemenuhan hak dasar masyarakat.

“Kebutuhan dasar itu adalah pendidikan, kesehatan, dan harga bahan pokok. Tiga hal ini menjadi harapan utama masyarakat agar pemerintah hadir secara nyata,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pemenuhan hak dasar tidak hanya soal ketersediaan sekolah atau layanan kesehatan, tetapi juga mencakup infrastruktur pendukung dan stabilitas ekonomi.

“Kalau hanya sekadar periksa kesehatan atau sekolah, itu bisa dibantu. Tapi untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, pemerintah harus hadir dengan solusi yang terstruktur,” tegasnya.

Dinamika Politik Menuju 2029

Tri Adhianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota dan kemudian menjadi Wali Kota Bekasi, telah mendapatkan dukungan dari berbagai partai politik dalam Pilkada 2024. Dukungan ini bisa menjadi modal politik penting jika ia kembali mencalonkan diri pada 2029.

Namun, menurut Yusfitriadi, dinamika politik lima tahun ke depan sangat cair. Koalisi bisa berubah, dan calon-calon baru bisa bermunculan.

Oleh karena itu, menjaga citra publik dan menyelesaikan isu-isu strategis menjadi kunci keberhasilan.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:04 WIB

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x