Dana Hibah Partai Politik di Kota Bekasi Tahun 2025 Naik Jadi Rp 11,5 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 11 Mei 2024 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Dana hibah partai politik.

Ilustrasi Dana hibah partai politik.

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi mengganggarkan peningkatan anggaran dana hibah untuk partai politik yang memiliki kursi legislatif di Kota Bekasi pada tahun 2025 mendatang. Adapun setiap partai politik yang memiliki kursi di parlemen nantinya mendapatkan Rp 7.500 persuara dalam capaian mereka di pemilu 2024. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi Nesan Sudjana mengatakan, pelaksanaan Pemilu Legislatif 2024 memiliki jumlah pemilih sebanyak 1.809.574 suara.
“Dengan angka partisipasi dalam pemilih mencapai 80,02 persen. Ke depannya tentunya Pemerintah Daerah harus mengeluarkan kocek yang lebih dalam lagi, karena apa? Setiap perolehan satu suara partai di parlemen akan dikali Rp 7.500,” ucap Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi Nesan Sujana saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, Jumat (10/05/2024).
Oleh karena itu di tahun 2025 mendatang, Pemkot Bekasi bakal menggelontorkan dana hibah partai politik sekira Rp 11,5 miliar. Sementara tahun ini, setiap Parpol di wilayahnya diberikan dana hibah oleh Pemerintah Daerah sebanyak Rp 8,3 miliar.
“Sehingga dimana per suara konstituen itu di akhir 2023 bukan lagi dihitung Rp 1.500 lagi per suara Partai Politik, tetapi di kali Rp 7.500,” ungkapnya.
Nesan menilai, perhitungan suara setiap Parpol di Jawa Barat belum tentu semuanya merata secara perhitungan suara yang mencapai Rp 7.500 untuk persuara Partai. Karena, menurutnya persetujuan perhitungan satu suara partai mesti dilakukan melalui persetujuan oleh Wali Kota. Sebab, masih ada di wilayah lain Jawa Barat yang masih menghitung satu suara partai mencapai Rp 4.500. Ia melanjutkan, dana hibah Parpol yang diberikan Pemerintah Daerah pada tahun 2024 ini. Tentunya akan segera berakhir pada Bulan September mendatang, sesuai persetujuan dana hibah Partai melalui periode 2019 – 2024.
“Jadi peningkatan perhitungan dana hibah baru yang kita usulkan akan terealisasi pada awal tahun 2025, karena harus proses. Dana itu diusulkan dari masing-masing Parpol, Ketua, Sekretaris dan Bendahara berdasarkan jumlah konstituennya mereka se-kota Bekasi melalui perolehan suara Pemilu legislatifnya,” jelasnya.
Nesan mengungkapkan, proses pencairan dana hibah Partai, tentunya juga memakan waktu bilamana Pemerintah Daerah hendak memberikan dana tersebut kepada mereka. Hal itu, turut dilihat bagaiman laporan keuangan Partai yang nantinya akan diserahkan melalui hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) sebagai syarat layak atau tidaknya setiap Partai mempertanggungjawabkan laporan keuangan mereka sendiri, selepas mendapatkan dana hibah.
“Cuman kadang SPJ nya agak lambat dari Pemerintah Daerah. Dana hibah yang kami berikan itu penggunaannya ada keperluan untuk administrasi Partai, Nanti keuangannya di kelola oleh DPD atau DPC Parpol,” sambungnya.
“Nanti sesuai pengajuan, Karena untuk dana hibah sendiri Parpol bikin proposal pengajuan ke Pemerintah Daerah. Cuman dana hibah yang 2024 ini akan habis di Bulan Agustus atau September. Cuman untuk yang saat ini kita masih menunggu dari hasil BPK yang belum mengaudit semua Partai, Bilamana ada laporan keuangan mereka yang engga beres atau belum rapih, maka kita jangan dikasih dulu, karena liat keuangan anggaran daerah juga,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x