40 Hewan Ternak Sapi di Bekasi Terindikasi Wabah PMK, DKPPP Lakukan Langkah Mitigasi

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DKPPP Kota Bekasi mengonfirmasi Dua Sapi Terindikasi PMK, Kamis (16/01/2025).

DKPPP Kota Bekasi mengonfirmasi Dua Sapi Terindikasi PMK, Kamis (16/01/2025).

Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi mengonfirmasi bahwa sebanyak 40 hewan ternak sapi di Kecamatan Jatisampurna terindikasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini terungkap dari hasil pengawasan Pemerintah Daerah setempat.

Sebelumnya, pada pekan lalu, dua hewan ternak sapi di Kota Bekasi terindikasi wabah PMK yang terpantau dari pengawasan Pemkot Bekasi.

Laporan pertama diterima dari wilayah Kecamatan Jatisampurna, sementara laporan kedua berasal dari wilayah Kecamatan Jatiasih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu hewan ternak tersebut disembelih langsung oleh pemiliknya, sedangkan satu hewan lainnya tengah dilakukan uji laboratorium pemeriksaan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala DKPPP Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, menyatakan bahwa kemarin ada sekitar 40 hewan ternak yang terindikasi tertular wabah PMK dan tersebar di beberapa tempat.

“Kemudian, hewan tersebut langsung kami lakukan langkah-langkah mitigasi dengan pemberian vaksin hewan agar tidak menular,” ucap Herbert saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Selasa (21/01/2025).

Menurutnya, kabar terkini menyebutkan bahwa kondisi puluhan hewan ternak tersebut sudah membaik.

Laporan ini disampaikan oleh Tim Dokter Hewan DKPPP.

“Kami lakukan pencegahan untuk penularan lebih besar. Penularannya tidak dalam satu lokasi tempat, itu ada beberapa kandang, sudah langsung diisolasi, kita sambil menunggu hasil, langsung kita pisahkan dan suntik vitamin serta berbagai tindakan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kewaspadaan Pemerintah Daerah terhadap wabah PMK terus diupayakan melalui langkah-langkah mitigasi, seperti vaksinasi hewan ternak.

“Kami sekarang fokus untuk segera menyebar suntik vitamin dan suntik vaksin. Kami tidak mungkin memeriksa semua sampel itu kena atau tidak, tapi mitigasi kami langsung vaksin. Ada yang termasuk, ada yang upaya pencegahan juga sebagai bentuk antisipasi penyebarluasan,” katanya.

Dengan langkah-langkah mitigasi yang dilakukan oleh DKPPP Kota Bekasi, diharapkan penyebaran wabah PMK dapat segera diatasi dan tidak menular lebih luas lagi di wilayah Kota Bekasi.

Pemerintah juga terus mengawasi kondisi hewan ternak dan mengambil tindakan cepat apabila ditemukan kasus baru.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun
Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026
Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wali Kota Bekasi Targetkan Sisa Temuan BPK Sejak 2003 Tuntas dalam 3,5 Tahun

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Progres Capai 80 Persen, Wisata Air Kalimalang Rampung Akhir Agustus 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru

Infografis.

Opini

Tobat Ekologis, Kesadaran dan Aksi Religius Universal

Jumat, 24 Jul 2026 - 04:02 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x