Disdik Kota Bekasi Sambut Positif Kebijakan Gubernur Jabar Soal Pengiriman Siswa Bermasalah ke Barak Militer

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang berencana mengirim siswa bermasalah ke barak militer TNI-Polri.

Program ini dijadwalkan mulai berlaku pada 2 Mei 2025, dan telah mendapat perhatian dari sejumlah daerah serta kepala sekolah yang menyatakan kesiapan untuk melaksanakan kebijakan tersebut.

Gubernur Jawa Barat telah menyiapkan Surat Edaran (SE) sebagai dasar pelaksanaan program ini. Namun, hingga saat ini, Disdik Kota Bekasi masih menunggu arahan resmi terkait teknis pelaksanaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Warsim Suryana, mengatakan bahwa pihaknya belum menerima Surat Edaran resmi dari Pemprov Jawa Barat terkait implementasi kebijakan tersebut.

“Kami belum bisa berbicara lebih jauh karena masih menunggu arahan resmi dari Provinsi Jawa Barat mengenai teknis pelaksanaan,” ujar Warsim saat dihubungi, Rabu (30/04/2025).

Ia menjelaskan bahwa Disdik Kota Bekasi masih menunggu kejelasan apakah kebijakan ini akan diterapkan untuk siswa SMP atau SMA/SMK, serta instruksi lebih lanjut dari Wali Kota Bekasi.

“Jika ada arahan dari Wali Kota, kami akan menyesuaikan. Saat ini, juklak dan juknis belum disampaikan melalui Surat Edaran,” paparnya.

Warsim secara pribadi menilai bahwa kebijakan ini memiliki aspek positif dalam membentuk disiplin siswa sekolah.

“Secara pribadi, saya menilai program ini sebagai langkah positif bagi siswa bermasalah. Peningkatan disiplin melalui pendekatan militer bisa membantu mereka mengembangkan karakter yang lebih baik,” ungkapnya.

Kebijakan pengiriman siswa bermasalah ke barak militer bertujuan untuk memberikan pendidikan karakter dan pembentukan disiplin bagi siswa yang memiliki catatan perilaku negatif di sekolah.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih tegas, terutama bagi siswa yang berulang kali melanggar aturan.

Beberapa poin penting dalam kebijakan ini meliputi:

  • Pendampingan dari TNI-Polri dalam membentuk kedisiplinan dan mental siswa.
  • Pelatihan fisik dan mental untuk meningkatkan tanggung jawab serta kepatuhan terhadap aturan sekolah.
  • Rehabilitasi perilaku siswa agar dapat kembali menjalani pendidikan formal dengan sikap lebih baik.

Sejumlah negara telah menerapkan pendidikan berbasis disiplin militer untuk siswa dengan karakter bermasalah, dan program ini dinilai efektif dalam membentuk ketahanan mental serta kepemimpinan sejak dini.

Disdik Kota Bekasi berharap bahwa kebijakan ini dapat membantu siswa dalam mengubah perilaku mereka menjadi lebih baik, serta memberikan solusi yang konstruktif bagi dunia pendidikan di Kota Bekasi.

“Kami menunggu arahan lebih lanjut terkait teknis implementasi program ini. Jika diterapkan dengan baik, saya yakin program ini dapat memberikan manfaat bagi siswa dan lingkungan sekolah,” tutup Warsim.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x