DPRD Kota Bekasi Dorong Penataan Lokasi Parkir di Kawasan Alun-Alun M. Hasibuan

- Jurnalis

Sabtu, 10 Mei 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Komisi 2 DPRD Kota Bekasi mendorong Pemerintah Daerah untuk segera menata lokasi parkir kendaraan bermotor di sekitar Alun-Alun M. Hasibuan, guna mengatasi kurangnya Sarana Ruang Parkir (SRP) yang memadai bagi masyarakat.

Menurut Anggota Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Adhika Dirgantara, fasilitas parkir di beberapa titik, termasuk di sekitar RSUD Chasbullah Abdulmadjid, dinilai sudah terlalu padat dan tidak lagi nyaman bagi masyarakat.

“Kami membahas masalah SRP dalam rapat dengan Dishub. Area parkir di RSUD sudah tidak mencukupi, sehingga memang harus ada tambahan ruang parkir baru,” ujarnya, Sabtu (10/05/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adhika mengungkapkan bahwa Dishub Kota Bekasi sebelumnya sempat merencanakan pembangunan Gedung Parkir di sekitar Kantor PMI Kota Bekasi, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

“Memang ada rencana pembangunan Gedung Parkir di dekat PMI, yang telah dirancang sejak 2019-2020 menggunakan Bantuan Provinsi (Banprov) sebesar Rp 50 Miliar. Namun, proyek ini terkendala oleh pandemi COVID-19 sehingga harus ditunda,” jelasnya.

Saat ini, proyek tersebut kembali diajukan untuk dilakukan studi kelayakan (feasibility study) guna mengevaluasi kelayakan dan dampak proyek parkir bagi Kota Bekasi.

Dalam gagasan awal, Gedung Parkir ini dirancang untuk menampung hingga 6 ribu kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, guna mengatasi keterbatasan ruang parkir yang ada saat ini.

“Namun, proses studi masih berlangsung dengan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selain itu, kami juga mendorong Dinas Perhubungan untuk menata lalu lintas di sekitar lokasi, agar akses masyarakat tetap lancar,” paparnya.

Dengan adanya rencana pembangunan Gedung Parkir dan studi kelayakan yang sedang berjalan, DPRD Kota Bekasi berharap solusi konkret segera diterapkan, sehingga masyarakat mendapatkan fasilitas parkir yang lebih baik dan mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar pusat kota.

Selain itu, penataan parkir juga diharapkan dapat mendukung kelancaran lalu lintas, terutama di area yang memiliki mobilitas tinggi seperti Alun-Alun M. Hasibuan dan RSUD Chasbullah Abdulmadjid.

Visited 139 times, 2 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL Sumurbatu Masuki Tahap Akhir Persiapan, DPRD Gelar Rapat Koordinasi Pertengahan Juni
Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang
Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT
DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang
DPRD Desak Pemkot Bekasi Bongkar Paksa Tanggul Grand Galaxy City
Ketua DPRD Desak Inspektorat Bergerak Lebih Agresif Jaga Predikat WTP Pemkot Bekasi
Pemkot Bekasi Sabet WTP BPK Jabar, Bukti APBD Makin Sehat!
DPRD Kota Bekasi Targetkan Raperda Penanggulangan Penyimpangan Seksual Rampung Tahun Ini
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:22 WIB

PSEL Sumurbatu Masuki Tahap Akhir Persiapan, DPRD Gelar Rapat Koordinasi Pertengahan Juni

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:15 WIB

Piala Dunia 2026: Ketua DPRD Kota Bekasi Jagokan Spanyol dan Jepang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:52 WIB

Darurat! DPRD Desak Pemkot Bekasi Bentuk Satgas Penanganan LGBT

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:26 WIB

DPRD Soroti Belum Tuntasnya Pembebasan Lahan PSEL Bantargebang

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:27 WIB

DPRD Desak Pemkot Bekasi Bongkar Paksa Tanggul Grand Galaxy City

Berita Terbaru

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x