Guru di Tebet Cabuli Murid-Muridnya sejak 2021, Begini Kronologinya

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota kepolisian memasang garis polisi di rumah guru mengaji yang diduga mencabuli santrinya di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (28/06/2025). (Foto: Antara/HO-Dokumentasi Pribadi).

Anggota kepolisian memasang garis polisi di rumah guru mengaji yang diduga mencabuli santrinya di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (28/06/2025). (Foto: Antara/HO-Dokumentasi Pribadi).

Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan masih menyelidiki kasus dugaan tindak pidana pencabulan yang dilakukan seorang pria berinisial AF terhadap murid-muridnya.

Pelaku AF diduga merupakan seorang guru ngaji yang mencabuli murid-muridnya yang masih di bawah umur sejak tahun 2021 dengan modus mengajarkan hadas.

Berdasarkan pengakuan pelaku, pertama kali perbuatan cabul itu dilakukan pada tahun 2021, meskipun dia tidak ingat bulan dan tanggalnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AF mencabuli dua muridnya berinisial ZHR dan SF dengan menunjukkan kemaluannya kepada korban. Setelah itu, korban langsung pulang dan perbuatan itu hanya dilakukan sekali.

Kemudian pada rentang tahun 2022-2023, pelaku melakukan perbuatan cabul kepada tiga anak korban berinisial KNZ, IRH, dan SFR.

Dengan dalih mengajarkan hadas, pelaku melakukan tindakan masturbasi dengan memaksa para muridnya untuk memegang bagian sensitif. Pada pertengahan tahun 2023, giliran murid pelaku berinisial AN, AL, dan ALSY menjadi korbannya. Ketika itu, pelaku menunjukkan kemaluannya lalu ditutup kembali.

Pada rentang Desember 2024 sampai dengan Juni 2025, pelaku kembali melakukan perbuatan cabulnya terhadap dua korban yang masih berusia 12 tahun dan 10 tahun.

Pelaku memaksa kedua korban untuk merangsangnya. Setelah melakukan perbuatan bejatnya, pelaku mengancam korban dan memberikan uang sebesar Rp10 ribu untuk tidak melaporkannya pada siapa pun.

Saat ini, pelaku telah ditangkap dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Metro Jakarta Selatan.

Akibat perbuatannya, AF dijerat Pasal 76E Jo Pasal 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh guru ngaji ini menggugah perhatian masyarakat, terutama orang tua yang menitipkan anak-anaknya untuk belajar mengaji. Polres Metro Jakarta Selatan berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban.

Jika Anda memiliki informasi tentang kasus serupa atau menjadi korban kekerasan seksual, silakan hubungi pihak berwajib atau lembaga perlindungan anak setempat untuk mendapatkan bantuan dan keadilan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejarah Jalan Sunan Ampel: Jejak Dakwah dan Falsafah Moh Limo
Sejarah Jalan Sunan Giri: Jejak Ulama Pendiri Giri Kedaton
Sejarah Jalan Pangeran Antasari: Sultan Banjar Anti Kompromi
Menguak Fakta Sejarah Pejuang Aceh di Balik Riuh Jalan Panglima Polim
Sejarah Jalan Brawijaya: Simbol Akhir Keemasan Majapahit
Hijrah Camp Curug Cijalu: Healing Alam Sambil Perkuat Akidah
Sejarah Jalan Adityawarman: Diplomat Majapahit Pendiri Pagaruyung
Sejarah Jalan Gunawarman: Pangeran Kashmir Penyebar Buddha
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Sejarah Jalan Sunan Ampel: Jejak Dakwah dan Falsafah Moh Limo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Sejarah Jalan Sunan Giri: Jejak Ulama Pendiri Giri Kedaton

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Sejarah Jalan Pangeran Antasari: Sultan Banjar Anti Kompromi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Menguak Fakta Sejarah Pejuang Aceh di Balik Riuh Jalan Panglima Polim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Sejarah Jalan Brawijaya: Simbol Akhir Keemasan Majapahit

Berita Terbaru

Seniman Kemerdekaan, Zenza TekSas, tengah berinteraksi dan dikelilingi antusiasme warga saat memecahkan rekor menjawab 2.026 soal kalender tahun 2026 secara langsung di area Car Free Day (CFD) Grand Kamala Lagoon, Kota Bekasi, Minggu (09/08/2026).

Bekasi

Aksi Zenza TekSas Pecahkan Rekor 2.026 Soal di CFD Bekasi

Senin, 10 Agu 2026 - 17:30 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x