Baru Puasa Hari Keempat, 20 Persen Tiket Kereta Api Ludes Terjual

- Jurnalis

Kamis, 7 April 2022 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Baru memasuki puasa hari ke-4 bulan Ramadan, sebanyak 611.013 tiket kereta api (KA) jarak jauh ludes terjual. Dengan demikian, jumlah tiket yang terjual sudah calon penumpang beli, telah mencapai 22 persen dari total persediaan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

“Kami mengimbau kepada calon pelanggan untuk mencari tanggal dan rute alternatif. Jika KA yang diinginkan telah habis tiketnya,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus kepada awak media, Rabu (06/04/2022).

Joni menyampaikan soal rute paling banyak masyarakat tuju pada masa mudik lebaran tahun ini. Yakni, Jakarta-Surabaya pulang pergi (PP), Jakarta-Yogyakarta PP, Jakarta-Solo PP, dan Jakarta-Malang PP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayoritas masyarakat memilih berangkat mudik pada 30 April dan 29 April. Sementara perkiraan arus balik mulai tanggal 7 dan 8 Mei. Masyarakat dapat memesan tiket melalui KAI Access dan laman kai.id, serta seluruh channel penjualan online resmi lainnya.

Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022, syarat naik KA jarak jauh adalah bagi yang sudah vaksin dosis ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif covid-19. Syarat ini mulai berlaku sejak 5 April 2022.

Bagi yang sudah vaksin dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen 1×24 jam atau tes Polymerase Chain Reaction (PCR) 3×24 jam.

Sedangkan, bagi vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR 3×24 jam.

Sementara itu, bagi penumpang yang sama sekali belum divaksin karena alasan medis, wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah, dengan hasil negatif tes PCR 3×24 jam.

Calon penumpang berusia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes antigen atau PCR. (*)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMNI Laporkan Skandal SPMB Kota Bekasi 2026 ke Dirjen Kemendikdasmen
Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar
Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali
OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?
Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!
DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas
Antrean Mengular di Sejumlah SPBU? Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Warga Bekasi Aman
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:16 WIB

GMNI Laporkan Skandal SPMB Kota Bekasi 2026 ke Dirjen Kemendikdasmen

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:39 WIB

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:33 WIB

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x