Komisi III Desak Pemkot Bekasi Tingkatkan Penyertaan Modal Perumda Tirta Patriot jadi Rp90 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) dan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi (kiri) mencoba air minum dari Spot Air Minum yang diluncurkan tepat di hari jadinya yang ke 19, Minggu (29/06/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) dan Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi (kiri) mencoba air minum dari Spot Air Minum yang diluncurkan tepat di hari jadinya yang ke 19, Minggu (29/06/2025).

Komisi III DPRD Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera meningkatkan penyertaan modal bagi Perumda Tirta Patriot. Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dan kualitas layanan air bersih, terutama pasca-akuisisi sebagian aset dari Perumda Tirta Bhagasasi.

Tuntutan ini menjadi agenda utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III dengan jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang digelar di Gedung DPRD, Kamis (07/08/2025).

Anggaran Saat Ini Dinilai Jauh dari Cukup

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arief Rahman Hakim, mengungkapkan bahwa alokasi anggaran yang ada saat ini sangat tidak memadai untuk mengatasi skala permasalahan yang dihadapi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebutuhan riil Perumda Tirta Patriot untuk optimalisasi layanan dan perbaikan infrastruktur mencapai Rp90 miliar. Sementara alokasi yang ada baru sekitar Rp10 miliar. Ini tidak seimbang,” tegas Arief.

Menurutnya, tanpa dukungan finansial yang kuat dari Pemkot, program perbaikan layanan kepada masyarakat terancam mandek dan target kontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2026 sulit tercapai.

Kualitas Air Warisan Jadi Sorotan Utama

Fokus utama dari kebutuhan dana tersebut adalah untuk mengatasi masalah warisan dari aset yang diakuisisi, yakni buruknya kualitas air yang selama ini dikeluhkan warga.

“Masalah air keruh dan kotor di wilayah layanan eks Tirta Bhagasasi masih menjadi keluhan utama. Jika aset sudah dialihkan ke Tirta Patriot, maka perbaikan infrastruktur harus menjadi prioritas dan segera dilakukan,” ujar Arief.

Untuk itu, ia mendorong Pemkot Bekasi agar tidak menunda dan segera menyetorkan modal awal minimal Rp45 miliar pada tahun ini.

“Proses akuisisi harus tuntas tahun ini. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat pelayanan yang buruk,” tambahnya dengan tegas.

Target PAD 2026 dan Catatan Kinerja

Meskipun kinerja Tirta Patriot secara umum mendapat apresiasi, Arief mengingatkan agar BUMD tersebut tidak cepat berpuas diri dan terus berinovasi untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

“Jangan berhenti di zona nyaman. Target kontribusi PAD di tahun 2026 harus menjadi momentum perubahan dan peningkatan kinerja secara signifikan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III, Alit Jamaludin, memberikan catatan yang sedikit berbeda namun melengkapi. Ia menilai fokus Perumda Tirta Patriot selama ini lebih condong ke pelayanan publik.

“Secara umum, kinerja Perumda Tirta Patriot masih baik. Orientasi mereka memang lebih ke pelayanan masyarakat, bukan semata-mata mencari keuntungan bisnis,” ujarnya, menggarisbawahi sifat BUMD sebagai agen pelayanan publik.

Pada intinya, Komisi III DPRD Kota Bekasi meyakini bahwa dengan percepatan penyertaan modal dan perbaikan manajemen pasca-akuisisi, layanan air bersih di Kota Bekasi akan menjadi lebih baik dan andal pada tahun 2026, sekaligus mampu mendongkrak kontribusi bagi PAD.

Proses akuisisi dan realisasi penyertaan modal ini akan terus diawasi oleh legislatif untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Banjir Mengintai! DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Kunci Anggaran Normalisasi Kali Bekasi 2027
Kontrak Berakhir 2026, DPRD Wanti-wanti Pemkot Bekasi Jangan Ambil Keputusan Sepihak soal TPST Bantargebang
DPRD Sentil Rencana Wali Kota Bekasi Berkantor di RW: Jangan Sekadar Gimmick Politik!
Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Segera Disahkan, Ancaman Penutupan Tempat Usaha Menanti Pelanggar
Sentil Nepotisme Pemda, DPRD Kota Bekasi Dukung Penuh Prabowo Tarik Kewenangan Pengangkatan Guru ke Pusat
Seleksi Sekda Kota Bekasi Berlangsung, Komisi I DPRD: Butuh Sosok Berani, Bukan Cuma Jual Senioritas!
Jelang PKS TPST Bantargebang Berakhir, DPRD Kota Bekasi Mulai Godok Pembentukan Pansus
Ketua DPRD Kota Bekasi Siap Usut Dugaan Penyelewengan Pengadaan Ambulans
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:17 WIB

Awas Banjir Mengintai! DPRD Desak DBMSDA Kota Bekasi Kunci Anggaran Normalisasi Kali Bekasi 2027

Selasa, 22 September 2026 - 19:56 WIB

Kontrak Berakhir 2026, DPRD Wanti-wanti Pemkot Bekasi Jangan Ambil Keputusan Sepihak soal TPST Bantargebang

Senin, 21 September 2026 - 12:40 WIB

DPRD Sentil Rencana Wali Kota Bekasi Berkantor di RW: Jangan Sekadar Gimmick Politik!

Minggu, 20 September 2026 - 08:34 WIB

Raperda Penyimpangan Seksual Kota Bekasi Segera Disahkan, Ancaman Penutupan Tempat Usaha Menanti Pelanggar

Jumat, 18 September 2026 - 18:12 WIB

Sentil Nepotisme Pemda, DPRD Kota Bekasi Dukung Penuh Prabowo Tarik Kewenangan Pengangkatan Guru ke Pusat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x