DPRD Kota Bekasi Gagas Digitalisasi Pajak dan Gebyar Reward untuk WP Patuh

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi.

KOTA BEKASI — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, melalui Komisi 3, sedang mempersiapkan dua program inovatif yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak.

Program tersebut adalah digitalisasi pajak daerah dan pemberian gebyar reward tahunan bagi masyarakat yang patuh membayar pajak.

Inisiatif ini dirancang sebagai stimulan untuk mendorong kesadaran dan kepatuhan wajib pajak (WP) di Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, menjelaskan bahwa rencana ini merupakan langkah strategis yang akan mulai diimplementasikan pada tahun depan.

​”Tahun depan ini kami sudah punya stimulan yang sudah dirancang dari Komisi 3. Pertama, soal digitalisasi pajak, dan kedua, kita akan adakan gebyar setiap akhir tahun bagi mereka yang patuh dalam membayar pajak,” ungkap Arif.

Strategi Digitalisasi dan Insentif Menarik

Program digitalisasi pajak akan memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak mereka secara nontunai dan transparan.

Langkah ini bertujuan untuk memangkas birokrasi, mengurangi potensi kebocoran, serta memastikan seluruh transaksi tercatat dengan akurat.

Implementasi teknologi digital ini diharapkan dapat membuat proses pembayaran pajak menjadi lebih efisien dan cepat, sejalan dengan tren modernisasi layanan publik.

​Selain itu, Komisi 3 juga merancang skema reward yang menarik. Arif Rahman Hakim menjelaskan bahwa reward tersebut akan berupa insentif langsung bagi WP patuh, seperti cashback tertentu saat bertransaksi di restoran atau tempat makan yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.

​Ia menambahkan, “Jadi, kami akan coba membuat gebyar hadiah atau reward untuk mereka yang membayar pajak. Seperti yang pernah terjadi di Malang, mereka hanya makan Rp24 ribu, mereka simpan bill-nya, dan ada undian tertentu.”

​Meskipun detail undiannya masih dalam tahap perencanaan, konsep ini menunjukkan komitmen DPRD untuk memberikan apresiasi nyata kepada masyarakat.

Mendorong Partisipasi dan Investasi

Proyeksi program ini tidak hanya sebatas meningkatkan pendapatan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk berinvestasi melalui setiap transaksi yang mereka lakukan.

Dengan adanya insentif ini, masyarakat diharapkan lebih termotivasi untuk meminta bukti pembayaran atau nota yang sah, yang kemudian akan menjadi data penting untuk pemungutan pajak daerah.

​”Ini artinya mendorong masyarakat dan para investor untuk melakukan pembayaran pajaknya,” pungkas Arif. “Itu salah satu cara untuk mendongkrak agar WP mau memberikan laporan dan membayar pajaknya, sekaligus meningkatkan sektor PAD kita.”

Inisiatif ini menunjukkan pendekatan baru yang lebih progresif dari Pemerintah Kota Bekasi dalam mengelola pajak.

Diharapkan, kombinasi antara kemudahan digital dan insentif menarik akan menciptakan budaya patuh pajak yang kuat dan berkelanjutan, demi pembangunan Kota Bekasi yang lebih maju.

Bagaimana menurut Anda, apakah program ini efektif untuk meningkatkan kepatuhan pajak di Kota Bekasi? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Soroti Nikah Dini Sebagai Pemicu Perceraian
Pagar Besi 2.5 Meter Kelilingi Pakuwon Mall, Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Bekasi Aman Terkendali
Pakuwon Mall Bekasi Pasang Pagar Besi 2,5 Meter, Ada Apa?
Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Wali Kota Bekasi Optimistis Sinergi Makin Solid
Darurat! Penutupan TPST Bantargebang Mandek Demi Kompensasi?
Gantikan Sulvia Triana, Diana Wahyu Widyanti Resmi Jabat Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi
Kamera Pengawas Publik di Rawalumbu Terhalang Kabel, Pemantauan Lalu Lintas Terganggu
Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Wali Kota Bekasi Soroti Nikah Dini Sebagai Pemicu Perceraian

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Pagar Besi 2.5 Meter Kelilingi Pakuwon Mall, Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Bekasi Aman Terkendali

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Pakuwon Mall Bekasi Pasang Pagar Besi 2,5 Meter, Ada Apa?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Wali Kota Bekasi Optimistis Sinergi Makin Solid

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Darurat! Penutupan TPST Bantargebang Mandek Demi Kompensasi?

Berita Terbaru

Seorang pejalan kaki melintas di trotoar luar Pakuwon Mall Bekasi yang berlokasi di Jalan Raya Pekayon, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Tampak pagar besi setinggi kurang lebih 2,5 meter telah terpasang di sepanjang sisi luar pusat perbelanjaan tersebut untuk menertibkan akses pengunjung dan mencegah kesemrawutan lalu lintas, Minggu (02/08/2026). (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Pakuwon Mall Bekasi Pasang Pagar Besi 2,5 Meter, Ada Apa?

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:35 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x