Usai Sertijab, Kadisparbud Dzikron Bakal Fokus Kembangkan Ruang Seni dan Budaya di Kota Bekasi

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serah terima jabatan (sertijab) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi yang memiliki pimpinan baru yakni, Dzikron, S.T., M.T. menggantikan Dr. Arif Maulana, S.T., M.M. sebagai Kepala Disparbud Kota Bekasi yang digelar di Aula Nonon Sontani, Senin (08/09/2025).

Serah terima jabatan (sertijab) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi yang memiliki pimpinan baru yakni, Dzikron, S.T., M.T. menggantikan Dr. Arif Maulana, S.T., M.M. sebagai Kepala Disparbud Kota Bekasi yang digelar di Aula Nonon Sontani, Senin (08/09/2025).

KOTA BEKASI – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi resmi memiliki pimpinan baru. Dzikron, S.T., M.T. menggantikan Dr. Arif Maulana, S.T., M.M. sebagai Kepala Disparbud Kota Bekasi dalam acara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Aula Nonon Sontani, Senin (08/09/2025).

Acara sertijab ini dihadiri jajaran pejabat Pemkot Bekasi, perwakilan organisasi seni dan budaya, serta tokoh masyarakat. Momentum ini menjadi awal dari arah kebijakan baru Disparbud dalam mengembangkan sektor pariwisata dan kebudayaan Kota Bekasi.

Ucapan Terima Kasih dan Harapan dari Pejabat Lama

Dalam sambutannya, Dr. Arif Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur Disparbud yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berharap pejabat baru dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan publik di bidang pariwisata dan kebudayaan. Mohon maaf atas segala kekurangan selama saya menjabat,” ujarnya.

Dr. Arif juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat untuk memajukan sektor pariwisata dan budaya di Bekasi.

Program Prioritas Kadisparbud Baru

Sebagai pejabat baru, Dzikron memaparkan rencana strategisnya untuk mengembangkan ruang seni dan budaya di berbagai titik Kota Bekasi.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah berkolaborasi dengan Dinas Tata Ruang untuk memanfaatkan Penyelenggaraan Sarana Umum (PSU) di kawasan perumahan sebagai ruang ekspresi seni.

“Kita akan berkolaborasi dengan Dinas Tata Ruang untuk menciptakan ruang-ruang seni dan budaya, termasuk pemanfaatan PSU di perumahan sebagai tempat ekspresi seni dan budaya,” tegas Dzikron.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kegiatan seni, sekaligus menjadi daya tarik wisata baru.

Tantangan dan Strategi

Dzikron mengakui bahwa Disparbud Kota Bekasi memiliki keterbatasan personel, yakni hanya sekitar 56 pegawai.

Untuk mengatasi hal ini, ia berencana mengoptimalkan sumber daya yang ada dengan meningkatkan efisiensi kerja dan memperkuat pengawasan terhadap sektor pariwisata dan budaya.

“Kami akan mengintensifkan tugas-tugas yang ada, memastikan setiap pegawai bekerja optimal, dan memperkuat pengawasan di lapangan,” jelasnya.

Visi: Bekasi sebagai Destinasi Wisata dan Pusat Budaya

Dengan dukungan seluruh jajaran Disparbud, Dzikron menargetkan Bekasi menjadi destinasi wisata unggulan di wilayah Jabodetabek.

Program pengembangan ruang seni dan budaya akan dipadukan dengan promosi pariwisata, festival budaya, dan pelatihan bagi pelaku seni lokal.

Pemerintah Kota Bekasi berharap langkah ini dapat:

  • Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
  • Memperkuat identitas budaya lokal.
  • Memberikan ruang kreatif bagi seniman dan komunitas.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

Masyarakat dan pelaku seni di Bekasi diundang untuk berpartisipasi aktif dalam program pengembangan seni dan budaya ini. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open
BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?
JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat
Peran Strategis BUMD Jadi Mesin Pendapatan di Era Efisiensi Fiskal Daerah
Sempat Viral Gegara Curam, Pemkot Bekasi Paksa Pengelola JPO Tol Bekasi Barat Pasang Anak Tangga
Bidik Potensi Aset Rp83 Triliun, Pemkot Bekasi dan BPN Integrasikan Data Pertanahan Guna Dongkrak PAD
PJJ Resmi Dicabut! Wali Kota Bekasi Wajibkan Seluruh Sekolah Tatap Muka Mulai Besok
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Angkat Bicara Soal Nasib 3.442 PPPK Penuh Waktu 2027
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Viral di Threads: Keluhan KTP Pemkot Bekasi Direspons Wali Kota Tri Adhianto, Warga Justru Buktikan Kecepatan Aplikasi e-Open

Kamis, 10 September 2026 - 15:48 WIB

BKD Provinsi Jawa Barat Ambil Alih Pansel, Siapa Layak Rebut Kursi Panas Sekda Kota Bekasi?

Kamis, 10 September 2026 - 14:55 WIB

JPO Tua Membahayakan Warga, Wali Kota Bekasi Desak Swasta Terapkan Standar Keselamatan Ketat

Kamis, 10 September 2026 - 14:31 WIB

Peran Strategis BUMD Jadi Mesin Pendapatan di Era Efisiensi Fiskal Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 18:59 WIB

Bidik Potensi Aset Rp83 Triliun, Pemkot Bekasi dan BPN Integrasikan Data Pertanahan Guna Dongkrak PAD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x