Alarm! Kasus HIV Kota Bekasi Tertinggi Kedua di Jabar, DPRD Desak Pemkot Gencarkan Sosialisasi

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Interupsi oleh Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Muhammad Kamil, S.E.I, dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (18/09/2025).

Interupsi oleh Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Muhammad Kamil, S.E.I, dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (18/09/2025).

BEKASI – Angka kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kota Bekasi menjadi sorotan tajam. Kalangan legislatif menyuarakan keprihatinan serius setelah data menunjukkan wilayah ini menempati peringkat kedua dengan jumlah kasus HIV tertinggi di Jawa Barat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi didesak untuk segera mengambil langkah mitigasi yang lebih masif.

Peringatan keras ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Muhammad Kamil, S.E.I, dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (18/09/2025).

Putra mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ustadz Ahmad Syaikhu ini secara terbuka mengungkapkan kegelisahannya atas status Kota Bekasi dalam peta persebaran HIV di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan Keras dari Parlemen

Dalam interupsinya, Kamil Syaikhu menegaskan bahwa data tersebut harus menjadi sinyal bahaya bagi semua pihak.

Ia meminta Pemkot Bekasi untuk tidak menganggap remeh persoalan ini dan segera merumuskan strategi penanggulangan yang efektif.

​”Akhir-akhir ini ada berita yang membuat saya agak miris, Pak Wali, bahwa Kota Bekasi menjadi kota terbanyak kedua dengan pengidap HIV di Jawa Barat. Menurut saya, ini menjadi warning (peringatan),” tegas Kamil.

Ia juga menyoroti adanya kaitan erat antara penyebaran HIV dengan masalah sosial lainnya, seperti penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, kedua isu ini sering kali berjalan beriringan dan membutuhkan penanganan yang komprehensif.

​”Ini menjadi peringatan bagi kita bersama bahwa ada permasalahan serius yang harus ditangani segera. Bukan saja HIV, tapi juga ada narkoba, Pak Wali. Irisannya hampir sama, bisa jadi dari pergaulan yang tidak bisa dikendalikan,” tambahnya.

Data Terbaru Kasus HIV di Kota Bekasi

​Berdasarkan data yang dihimpun, situasi kasus HIV di Kota Bekasi memang mengkhawatirkan. Berikut rinciannya:

  • Total Kasus Kumulatif: Terdapat sekitar 3.600 orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kota Bekasi.
  • Peringkat di Jawa Barat: Angka tersebut menempatkan Kota Patriot sebagai wilayah dengan kasus tertinggi kedua di Jawa Barat, setelah Kota Bandung.
  • Kasus Baru di 2025: Laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat penambahan 321 kasus baru sepanjang Januari hingga Juli 2025.
  • Tingkat Pemeriksaan: Ratusan kasus baru tersebut ditemukan dari total 50.583 orang yang telah melakukan pemeriksaan tes HIV di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) di Kota Bekasi.

Sosialisasi Masif Didesak Sebagai Solusi

​Menyikapi data tersebut, DPRD mendorong Pemkot Bekasi untuk mengintensifkan program pencegahan. Menurut Kamil Syaikhu, sosialisasi yang menyasar langsung ke akar rumput, terutama generasi muda, adalah kunci untuk memutus mata rantai penularan.

​”Kami berharap Pemerintah Kota Bekasi bisa melakukan upaya terbaik dalam pencegahan penyebaran kasus. Apakah itu dalam bentuk sosialisasi ke masyarakat, sosialisasi ke sekolah-sekolah, sehingga kekhawatiran kita terhadap kasus-kasus seperti HIV, LGBT, dan lainnya itu bisa diminimalisir,” usulnya.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar langkah-langkah konkret dapat segera direalisasikan demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi seluruh warga.

“Sehingga Kota Bekasi menjadi tempat yang nyaman untuk kita tinggali,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemkot Bekasi belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dari DPRD.

Namun, berbagai layanan tes dan konseling HIV (VCT) tetap tersedia di puskesmas dan rumah sakit untuk diakses oleh masyarakat.

​Ketahui lebih lanjut mengenai pencegahan HIV dan akses layanan kesehatan di sekitar Anda. Lindungi diri sendiri dan orang-orang yang Anda sayangi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?
Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi
APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:06 WIB

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:40 WIB

Resmi Diumumkan! Ini Dia Daftar Tiga Besar Open Bidding Pemkot Bekasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Bekasi

Kritik Tajam LAPENMI Bekasi: MBG Jalan, Kelas Masih Bocor?

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x