Dipolisikan oleh Kolega, Anggota DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim Bantah Layangkan Pukulan dan Siap Melawan

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mapolres Metro Bekasi Kota.

Mapolres Metro Bekasi Kota.

KOTA BEKASI – Perseteruan di internal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi memasuki babak baru. Anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Rahman Hakim, menyatakan kesiapannya untuk memenuhi panggilan kepolisian menyusul laporan yang dilayangkan oleh koleganya, Ahmadi dari Fraksi PKB.

​Laporan polisi tersebut didaftarkan di Polres Metro Bekasi Kota setelah terjadi insiden hingga menyebabkan benturan fisik antara keduanya dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Bekasi Tahun 2026.

​”Saya siap datang bila dipanggil pihak kepolisian. Saya akan memberikan keterangan yang sebenarnya,” ujar Arif Rahman Hakim kepada wartawan pada Senin (22/09/2025) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantah Adanya Pemukulan

​Namun demikian, Arif membantah tudingan bahwa dirinya melakukan pemukulan terhadap Ahmadi. Menurutnya, insiden yang terjadi adalah aksi saling dorong yang lumrah terjadi dalam tensi rapat yang tinggi, bukan penganiayaan sepihak.

​”Silakan cari saksinya kalau saya memukul atau apa. Tidak ada pemukulan, kita sama-sama dorong-mendorong saat itu sebelum dipisahkan,” tegasnya.

​Ia menambahkan bahwa perbedaan pendapat yang tajam hingga adu argumen dengan suara tinggi adalah dinamika yang biasa terjadi dalam pembahasan anggaran. Menurutnya, hal tersebut tidak seharusnya berujung pada laporan kepolisian.

​”Iya, kita lagi rapat Banggar, biasa kan teriak-teriakan. Itu hal yang lumrah,” sambungnya.

Siapkan Serangan Balik

​Tidak hanya bersiap memberikan keterangan, Arif Rahman Hakim juga mengisyaratkan akan melakukan perlawanan. Ia mengancam akan melayangkan somasi jika laporan yang dibuat Ahmadi dianggap berlebihan dan tidak sesuai fakta.

​Lebih jauh, ia mengaku tengah menyiapkan data terkait kinerja Ahmadi selama menjabat sebagai anggota dewan untuk diungkap ke publik.

​”Justru kalau laporannya berlebihan, kita akan somasi. Dan saya juga sedang menyiapkan bahan-bahan mengenai dia (Ahmadi) selama menjadi anggota dewan yang akan kita ekspos,” ancam Arif.

​Pihaknya juga berencana akan segera menggelar konferensi pers untuk memberikan klarifikasi secara menyeluruh kepada awak media mengenai kronologi dan posisinya dalam insiden ini.

Dipicu Perbedaan Pendapat Anggaran

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, perselisihan ini dipicu oleh perbedaan pendapat mengenai proyeksi angka RAPBD 2026. Arif Rahman Hakim mengusulkan angka Rp6,8 triliun, sementara Ahmadi menyanggah dengan argumen bahwa akan ada tambahan dana transfer dari pemerintah pusat yang bisa menaikkan angka menjadi Rp7,2 triliun.

​Perdebatan mengenai angka inilah yang kemudian memanas dan berujung pada insiden fisik yang kini ditangani oleh pihak kepolisian. Sementara itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bekasi telah mendorong agar masalah ini dapat diselesaikan secara internal demi menjaga marwah lembaga.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya
Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat
Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir
Tumpukan Sampah di Terminal Bekasi Picu Bau Busuk, DLH Janji Angkut Hari Ini
Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026
Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja
Ngeri! Sepanjang 2026 Disdamkarmat Bekasi Evakuasi 509 Ular dari Permukiman Warga
Perbaikan Jalan Ir H Juanda Capai 60%, Kapan Rampung Total?
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:16 WIB

APBD Kota Bekasi 2027 Diproyeksi Turun jadi Rp6,5 Triliun, Ini Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

Diduga Ada Pencemaran Limbah dari Hulu Bogor, Aliran Kali Bekasi Hitam Pekat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:50 WIB

Normalisasi Kali Bekasi Berlanjut November 2026 untuk Cegah Banjir

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:41 WIB

Tembus 1,9 Juta, KPU Kota Bekasi Rilis Data Pemilih 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tolak Daud Husin, Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x