Duduk Perkara Sengketa di Apartemen Kemang View: Penghuni Tuding Intimidasi, Pengurus Sebut Penegakan Aturan Tunggakan

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) apartemen tersebut, Ilvan Prasetia Nugraha (IPN).

Sekretaris Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) apartemen tersebut, Ilvan Prasetia Nugraha (IPN).

Sengketa antara penghuni dan pengurus di Apartemen Kemang View, Bekasi Selatan, memanas setelah adanya pemutusan aliran listrik sepihak. Pihak penghuni menuding adanya tindakan intimidasi oleh oknum pengurus berinisial IPN yang juga karyawan BUMN PT WIKA. Namun, pihak tertuduh memberikan klarifikasi bahwa tindakan tersebut merupakan keputusan organisasi PPPSRS untuk menindak penghuni yang menunggak kewajiban selama 6 bulan.

BEKASI – Sebuah perselisihan di Apartemen Kemang View, Bekasi Selatan, menjadi sorotan publik. Kasus ini melibatkan tuduhan intimidasi melalui pemutusan listrik terhadap seorang penghuni yang memiliki bayi, dengan tertuduh adalah sekretaris Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) apartemen tersebut, Ilvan Prasetia Nugraha (IPN), yang juga tercatat sebagai karyawan BUMN PT Wijaya Karya (WIKA).

Versi Penghuni: Pemutusan Listrik Sepihak dan Dugaan Intimidasi

​Menurut laporan yang diterima redaksi, insiden ini bermula ketika pengurus PPPSRS diduga mengambil paksa alat pemutus sirkuit listrik (MCB) dari unit milik penghuni bernama Kartika pada Rabu (16/07/2025). Akibatnya, unit apartemen tersebut gelap gulita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Situasi menjadi lebih pelik karena di dalam unit tersebut tinggal seorang bayi berusia delapan bulan, yang harus menahan panas tanpa pendingin ruangan dan penerangan.

​”Sangat disayangkan, tidak ada hati nurani. Padahal kami sudah membayar tagihan sesuai harga dari PLN listrik curah,” ujar penghuni yang menjadi korban.

​Menurut pihak penghuni, kewenangan pemutusan aliran listrik seharusnya berada di tangan PLN atau pengembang apartemen, PT ADM, bukan di tangan pengurus PPPSRS. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk penyalahgunaan wewenang.

Sorotan pada Status Karyawan BUMN

​Masalah ini semakin kompleks karena status IPN sebagai staf di Project Control Division PT WIKA. Hal ini memicu pertanyaan mengenai potensi konflik kepentingan dan etika rangkap jabatan.

​”Apakah etis seorang karyawan BUMN rangkap jabatan sebagai pengurus apartemen dan menggunakan posisinya untuk melakukan tindakan yang merugikan warga?” ungkap seorang kerabat korban.

Klarifikasi Pengurus PPPSRS: Penegakan Aturan Atas Tunggakan 6 Bulan

​Menanggapi tuduhan yang beredar, Ilvan Prasetia Nugraha (IPN) memberikan klarifikasi dan keberatan atas narasi berita yang dinilainya menyudutkan secara personal. Menurutnya, tindakan yang dilakukan bukanlah atas nama pribadi, melainkan keputusan organisasi PPPSRS.

​”Permasalahan ini muncul bukan karena pribadi saya, tapi karena organisasi PPPSRS yang menerapkan aturan hunian apartemen kepada saudari Kartika yang tidak mau membayar kewajibannya seperti IPL, listrik, dan air selama 6 bulan lamanya,” jelas Ilvan.

​Ia juga menyayangkan tidak adanya upaya konfirmasi dari media sebelum berita pertama ditayangkan. “Alangkah baiknya jangan membawa personal, tapi lebih ke organisasi, karena saya bergerak atas nama organisasi, bukan pribadi,” tegasnya.

Bantahan Soal ‘Double Job’ dan Konflik Kepentingan

​Ilvan secara tegas menolak tudingan “double job” atau rangkap jabatan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Ia menjelaskan bahwa perannya sebagai pengurus PPPSRS adalah kegiatan sosial dan sukarela, yang tidak bisa disamakan dengan pekerjaan profesional.

​”Saya menjawab terkait double job itu dirasa salah, karena pengurus PPPSRS adalah kegiatan sukarela atau sosial seperti RT/RW di suatu wilayah perumahan, bukan seperti yang dituduhkan,” terangnya.

Menanti Titik Terang dan Tanggapan Pihak Terkait

​Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak masih bertahan pada argumennya masing-masing. Pihak pengelola Apartemen Kemang View sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai prosedur standar penanganan sengketa tunggakan kewajiban penghuni.

Laporan mengenai dugaan pelanggaran ini rencananya akan disampaikan kepada jajaran direksi PT WIKA untuk meminta klarifikasi mengenai kode etik karyawan yang aktif dalam kepengurusan lingkungan sosial seperti PPPSRS.

​Tim redaksi akan terus mengawal perkembangan kasus ini untuk mendapatkan informasi yang lebih utuh dan berimbang dari semua pihak terkait.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
Jaga Kesehatan Siswa, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Udara, BPBD Kota Bekasi Distribusikan 1.000 Masker Tiap Kecamatan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

1 Comment

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:59 WIB

Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026

Senin, 7 September 2026 - 13:13 WIB

Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x