Sekretariat DPRD Kota Bekasi Bentuk Tim Khusus Selidiki Video Viral Dirut Perumda Tirta Patriot

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPRD Kota Bekasi.

Gedung DPRD Kota Bekasi.

BEKASI – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi bergerak cepat merespons polemik yang terjadi di ruang legislatif. Pihaknya kini tengah melakukan penelusuran mendalam terkait beredarnya video Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Fariyadi, yang dinarasikan tertidur saat pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP).

​RDP tersebut diketahui membahas agenda krusial, yakni Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal BUMD Tahun Anggaran 2026 bersama Panitia Khusus (Pansus) 8.

​Konfirmasi dan Penugasan Tim Internal

Langkah penyelidikan ini diambil menyusul instruksi langsung dari pimpinan daerah dan sorotan publik yang meluas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Bekasi, Lia Erliani, mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak tinggal diam.

​Lia menyatakan telah menugaskan tim internal untuk memverifikasi fakta di lapangan guna mendapatkan gambaran kejadian yang utuh.

​”Masih konfirmasi dan kami sudah menugaskan Tim untuk memastikan serta melakukan penelusuran terkait video tersebut,” ujar Lia Erliani saat dihubungi, Rabu (26/11/2025).

​Pendalaman Fakta Kronologis

​Senada dengan Sekwan, Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-undangan (PP) Sekretariat DPRD Kota Bekasi, Asti Riswi Wijayanti, menjelaskan bahwa proses pendalaman sedang berlangsung.

Pihaknya berhati-hati dalam mengambil kesimpulan dan fokus mencari kronologi yang valid sebelum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut.

Hal ini penting untuk memastikan apakah insiden tersebut terjadi saat rapat resmi berlangsung atau pada jam istirahat.

​”Nanti akan kita dalami terlebih dahulu. Apabila sudah ada keterangan kronologi yang valid, nanti akan segera diinformasikan kepada publik,” imbuh Asti.

​Instruksi Walikota: Cari Kebenaran, Jaga Etika

Penyelidikan yang dilakukan Sekretariat DPRD ini sejalan dengan instruksi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Sebelumnya, Mas Tri—sapaan akrabnya—telah meminta Setwan untuk menyusun kronologis yang jelas agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.

​”Saya sudah minta Bu Setwan untuk bikin kronologisnya. Karena kan ada satu hal memang tidur. Yakini pasti tidur, tapi apakah tidurnya pada saat rapat, atau tidurnya pada saat masa jeda dan skorsing? Ini yang harus jelas,” tegas Tri Adhianto di sela kegiatannya di kawasan Citra Grand Cibubur.

Wali Kota menekankan bahwa jika kejadian tersebut berlangsung saat masa skorsing atau istirahat, hal itu masih dapat dimaklumi sebagai upaya memulihkan stamina. Namun, jika terjadi saat rapat berlangsung, hal itu menyangkut etika pejabat publik.

​”Tentu pada saat rapat tidak memenuhi standar etika yang ada, karena intinya rapat itu untuk mendengarkan. Tapi kalau di masa skorsing, setiap orang bisa memanfaatkan waktu dengan seoptimal mungkin,” jelasnya.

​Momentum Evaluasi BUMD

Tri Adhianto berharap hasil penelusuran dari Sekretariat DPRD ini nantinya dapat menjadi bahan evaluasi yang objektif.

Ia menginginkan agar kejadian ini menjadi refleksi bagi seluruh jajaran Direksi BUMD untuk lebih disiplin dan menghormati forum legislatif.

​”Saya kira ini bagian dari proses evaluasi dan dinamika. Yang penting kejadian ini tidak boleh berlanjut dan terulang,” pungkasnya.

Ikuti terus perkembangan kasus ini hanya di portal berita kami. Bagaimana pendapat Anda tentang kedisiplinan pejabat publik?


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos
Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026
Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini
Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah
Teror Abu Vulkanik Anak Krakatau Berlanjut, Pemkot Bekasi Siagakan Water Mist Eco Enzyme di Jalan Protokol
Jaga Kesehatan Siswa, Pemkot Bekasi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau
Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Udara, BPBD Kota Bekasi Distribusikan 1.000 Masker Tiap Kecamatan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:46 WIB

Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif

Senin, 7 September 2026 - 15:52 WIB

Darurat Judi Online! Dinsos Kota Bekasi Bekukan Belasan Ribu Penerima Bansos

Senin, 7 September 2026 - 13:59 WIB

Gembleng Nalar Kritis Mahasiswa, BEM KAMMALAH STAI Al-Marhalah Al-‘Ulya Sukses Gelar LDKM 2026

Senin, 7 September 2026 - 13:13 WIB

Kualitas Udara Kota Bekasi Kembali Membaik Usai Terdampak Abu Vulkanik, DLH Ingatkan Hal Ini

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

Opsi PJJ Resmi Dibuka, Wali Kota Bekasi Pastikan Belum Ada Sekolah yang Terapkan Belajar dari Rumah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x