DLH Kota Bekasi Resmikan Operasional Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian area TPA Sumurbatu di Kecamatan Bantargebang yang kini mulai menerapkan metode Sanitary Landfill untuk pengelolaan sampah ramah lingkungan, Minggu (01/02/2026).

Peresmian area TPA Sumurbatu di Kecamatan Bantargebang yang kini mulai menerapkan metode Sanitary Landfill untuk pengelolaan sampah ramah lingkungan, Minggu (01/02/2026).

​Poin Utama:

  • ​Waktu Operasional: Resmi beroperasi mulai Kamis, 29 Januari 2026, menggantikan sistem Open Dumping.
  • ​Anggaran: Menelan biaya Rp 17 Miliar dari APBD Tahun Anggaran 2025 untuk konstruksi zona dan akses jalan.
  • ​Spesifikasi: Zona baru seluas 5.000 meter persegi dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Sampah (IPAS) dan pengendali gas metana.
  • ​Tujuan: Memenuhi sanksi dan standar Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mencegah pencemaran tanah dan air.

​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi secara resmi mengoperasikan metode pengolahan sampah Sanitary Landfill di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.

Langkah strategis ini menandai berakhirnya era pembuangan terbuka (Open Dumping) demi memenuhi standar pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan meminimalisir risiko longsor sampah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapan Sanitary Landfill TPA Sumurbatu Mulai Beroperasi?

Operasional penuh sistem ini dimulai akhir Januari 2026 setelah seluruh konstruksi fisik dinyatakan rampung 100 persen.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, memastikan bahwa peralihan metode ini merupakan bukti keseriusan Pemkot Bekasi dalam membenahi tata kelola lingkungan.

​”Bismillahirrahmanirrahim mulai hari ini Kamis 29 Januari 2026 Sanitary Landfill TPA Sumurbatu secara resmi kita operasionalkan,” kata Kiswatiningsih kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya di Kota Bekasi, Minggu (01/02/2026).

​Menurut Kiswatiningsih, inovasi ini adalah jawaban atas tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks di wilayah Kota Bekasi.

Ia menekankan bahwa lingkungan yang bersih memerlukan sinergi antara infrastruktur pemerintah dan kedisiplinan masyarakat.

​Mengapa Pemkot Bekasi Meninggalkan Metode Open Dumping?

Peralihan ke Sanitary Landfill didorong oleh peringatan tegas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Metode lama (Open Dumping) dinilai sudah tidak layak karena mencemari air tanah dan rawan menyebabkan longsoran sampah yang membahayakan.

​”Sanitary Landfill merupakan salah satu upaya pemenuhan sanksi dari KLH. Ketika sudah bisa dipergunakan, maka akan dilaporkan ke KLH sebagai bukti penghentian open dumping,” tutur Kiswatiningsih.

​Dengan metode baru ini, sampah tidak sekadar ditumpuk, melainkan dipadatkan dan ditutup tanah secara berkala. Hal ini secara signifikan mengurangi potensi pencemaran lingkungan dan bau tidak sedap di sekitar wilayah Kecamatan Bantargebang.

​Berapa Anggaran dan Apa Saja Fasilitas Pendukungnya?

Proyek vital ini didanai melalui Tahun Anggaran 2025 dengan nilai investasi yang cukup besar.

  • ​Total Anggaran: Sekitar Rp 17 Miliar.
  • ​Lingkup Pekerjaan: Konstruksi zona Sanitary Landfill dan perbaikan jalan akses di dalam area TPA Sumurbatu.
  • ​Fasilitas: Zona aktif seluas 5.000 meter dengan kedalaman cekungan desain 1 hingga 2 meter.

​Kiswatiningsih menjelaskan keunggulan teknis dari fasilitas baru ini. “Kelebihan Sanitary Landfill adalah konstruksinya didesain untuk mengendalikan air lindi untuk kemudian diolah oleh IPAS (Instalasi Pengolahan Air Sampah) serta mengendalikan gas metan,” jelasnya.

​Ke depan, DLH Kota Bekasi akan melakukan kajian lanjutan untuk terus memodernisasi pengelolaan sampah dari konvensional menjadi teknologi yang lebih mutakhir.

Masyarakat diimbau untuk mendukung program ini dengan mulai memilah sampah dari rumah tangga guna meringankan beban TPA.

​Punya keluhan terkait pengangkutan sampah di wilayah Anda? Laporkan segera melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau hubungi redaksi kami.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x