Tembus 12 Persen di Awal Tahun! DPRD Desak Bapenda Kota Bekasi Gali Potensi Wajib Pajak Baru

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin.

Poin Utama:

  • Capaian: Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi menyentuh angka 12% hanya dalam waktu dua bulan pertama di tahun 2026.
  • Target Sektor: Bapenda didorong untuk mengoptimalkan pajak dari pengusaha potensial, meliputi sektor hotel, restoran, hingga 10 lapangan olahraga padel baru.
  • Lokasi Optimalisasi: Menyasar geliat bisnis di seluruh wilayah yang terus berkembang pesat, termasuk kawasan seperti Pondokgede, Rawalumbu, dan Jatiasih.
  • Tenggat Waktu: Target pengawasan dan optimalisasi realisasi PAD berkesinambungan sepanjang tahun 2026 agar melampaui capaian tahun sebelumnya.

​Memasuki akhir Februari 2026, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi menunjukkan tren yang sangat menjanjikan. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, realisasi pajak daerah dilaporkan telah menyentuh angka 12 persen.

Meski menjadi kabar baik, Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mengingatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar tidak cepat berpuas diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, menegaskan bahwa tren positif di awal tahun ini harus dijadikan motivasi untuk terus berlari, bukan garis akhir.

Pihaknya mendorong Bapenda untuk semakin agresif menyasar Wajib Pajak (WP) potensial guna menggemukkan pundi-pundi kas daerah.

​Capaian Awal Tahun Sebagai Batu Loncatan

​”Ya harus, perlu ditingkatkan. Artinya kalau sudah 12 persen dalam dua bulan terakhir ini, berarti ke depan bisa jadi batu loncatan yang lebih baik,” ungkap Alit melalui keterangan resminya pada Jumat (27/02/2026).

​Menurut Alit, realisasi PAD tahun ini memiliki beban target untuk melampaui pencapaian tahun-tahun sebelumnya.

Oleh karena itu, sinergi yang baik sangat diperlukan, di mana DPRD mendukung penuh langkah Bapenda serta jajaran eksekutif di bawah arahan Wali Kota Bekasi untuk menggali sektor-sektor ekonomi yang selama ini mungkin belum tergarap secara maksimal.

​Menyisir Sektor Potensial: Dari Restoran hingga Lapangan Padel

​Pertumbuhan ekonomi dan dinamika gaya hidup masyarakat membuka banyak celah baru bagi pendapatan daerah. Kemunculan pusat kuliner, kafe, dan fasilitas hiburan di kawasan padat penduduk seperti Pondokgede, Rawalumbu, hingga Jatiasih adalah bukti nyata bahwa potensi pajak Kota Bekasi masih sangat luas.

​”Bapenda harus lebih menyisir kembali WP pengusaha potensial secara sektoral dalam menagih retribusi pajak, seperti hotel, restoran, maupun rumah makan. Apalagi saat ini juga ada lapangan padel yang menjadi sektor WP baru,” urai Alit.

​Fenomena olahraga padel yang kian digandrungi masyarakat urban nyatanya membawa peluang besar bagi daerah.

Selepas Rapat Kerja bersama Bapenda pada Kamis lalu, terungkap fakta menarik bahwa Kota Bekasi kini telah memiliki 10 lapangan padel yang resmi terdaftar sebagai Wajib Pajak.

​Komitmen Pengawasan Berkelanjutan

​Kehadiran tempat olahraga baru ini menjadi sinyal positif iklim investasi di Kota Bekasi sekaligus tantangan bagi Bapenda untuk memastikan kepatuhan pajaknya.

​”Ini adalah potensi baru sektoral pajak yang seharusnya bisa dioptimalkan. Kedepannya, kita dari Komisi 3 juga harus tetap optimis dalam realisasi PAD di tahun ini, untuk terus melakukan pengawasan dan monitoring dari kinerja Bapenda sendiri,” pungkasnya.

Pembangunan Kota Bekasi yang lebih baik bermula dari kontribusi kita bersama. Mari dukung percepatan infrastruktur dan fasilitas kota dengan menjadi warga negara yang taat pajak. Bagikan artikel ini untuk terus mengawal kemajuan Kota Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan
Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025
Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken
Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi
Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal
Mutasi Dadakan PPPK Jadi Guru, Pemkot Bekasi Tabrak UU ASN
Ketua DPRD Kota Bekasi Sinyalkan Perpanjang Masa Jabatan Sekda Junaedi
Alamak! Angka LGBT Bekasi Tembus 6 Ribu, Ahmadi PKB Desak Pemkot Bertindak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:31 WIB

Infrastruktur jadi Sorotan Reses, Ketua DPRD Kota Bekasi Janji Percepat Pembenahan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:09 WIB

Komisi 1 Wanti-wanti Wali Kota Bekasi Tak Gegabah Pangkas TPP PPPK 2025

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Dishub Buka Hasil Evaluasi Trans Beken

Senin, 13 Juli 2026 - 05:57 WIB

Terima Aspirasi UMKM Teluk Buyung, Bang Kamil Syaikhu Dorong Kawasan Jadi ‘Blok M’-nya Kota Bekasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:51 WIB

Gelar Reses di Teluk Pucung, Ketua DPRD Kota Bekasi Fokus Pembinaan UMKM Lokal

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x