Pemkot Bekasi Gerak Cepat Tangani Longsor TPST Bantargebang Meski Dikelola DKI Jakarta

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, terjun langsung ke lokasi insiden tanah longsor yang terjadi di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Minggu (08/03/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, terjun langsung ke lokasi insiden tanah longsor yang terjadi di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Minggu (08/03/2026).

Poin Utama:

  • ​Lokasi: TPST Bantargebang, Kota Bekasi (dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta).
  • ​Fokus Penanganan: Evakuasi pekerja, pengamanan warga, dan sterilisasi area longsor.
  • ​Antisipasi Risiko: Mencegah potensi tumpahan sampah dan lindi yang mengarah ke aliran Kali Asem serta permukiman terdekat.
  • ​Tindakan Cepat: Pemkot Bekasi mengerahkan personel BPBD untuk pemantauan 24 jam hingga situasi dinyatakan sepenuhnya terkendali.

​KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi mengambil langkah tegas dan cepat dalam merespons insiden tanah longsor yang terjadi di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

​Meski wilayah tersebut dikelola secara langsung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemkot Bekasi tetap mengerahkan bantuan penuh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna mempercepat proses penanggulangan dan evakuasi di lapangan.

​Kejadian longsor TPST Bantargebang ini langsung menyita perhatian publik, mengingat volume sampah di kawasan tersebut yang sangat masif setiap harinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keselamatan para pekerja tambal, pemulung, dan warga yang bermukim di sekitar area menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini.

​Respons Taktis Wali Kota Bekasi Terhadap Longsor Bantargebang

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara khusus menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah longsor tersebut.

Ia menegaskan bahwa kendati secara administratif pengelolaan berada di tangan ibu kota, tanggung jawab perlindungan warga tetap menjadi prioritas Pemkot Bekasi.

​“Lokasinya memang di Bekasi, tetapi pengelolaannya berada di bawah Pemprov DKI Jakarta. Yang terpenting sekarang adalah memastikan penanganan berjalan cepat dan kondisi di lapangan aman bagi semua pihak,” ujar Tri saat memberikan keterangan resminya.

​Pemerintah Kota Bekasi tidak tinggal diam. Tim reaksi cepat dari BPBD Kota Bekasi telah diturunkan ke titik rawan untuk membantu proses evakuasi.

Petugas juga memetakan area sekitar guna mengantisipasi adanya pergeseran tanah susulan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

​Sinergi Penanganan dengan Pemprov DKI Jakarta

​Proses penanggulangan bencana ini tidak dapat dilakukan secara sepihak. Oleh karena itu, koordinasi lintas daerah terus diintensifkan.

​Tri menambahkan bahwa komunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta selaku pengelola TPST Bantargebang berjalan terus-menerus.

“Kami ingin memastikan kondisi tetap aman bagi pekerja maupun masyarakat sekitar. Koordinasi dengan pihak pengelola terus dilakukan agar alat berat dan sumber daya bisa beroperasi optimal,” kata Tri.

​Antisipasi Pencemaran Kali Asem dan Area Permukiman

​Selain fokus pada evakuasi nyawa, mitigasi dampak lingkungan juga menjadi sorotan tajam. Pemkot Bekasi telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi melubernya tumpahan sampah akibat longsor.

​Kekhawatiran terbesar saat ini adalah pergerakan sampah dan air lindi yang dapat mencemari aliran Kali Asem.

Jika tidak segera dibendung, tumpahan ini berisiko besar merusak ekosistem sungai dan menyebarkan aroma tak sedap hingga penyakit ke permukiman warga terdampak.

​Pengawasan Lingkungan Berkelanjutan

​Untuk menekan risiko tersebut, petugas lapangan dari berbagai instansi terkait disiagakan selama 24 jam.

Mereka bertugas memonitor kondisi aliran air, memasang tanggul darurat jika diperlukan, dan memastikan tidak ada rembesan limbah yang meluas.

​Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya evaluasi tata kelola tumpukan sampah yang semakin menggunung dari hari ke hari demi keamanan lingkungan jangka panjang.

​Apakah Anda memiliki informasi tambahan terkait kondisi terkini warga di sekitar lokasi? Bagikan pendapat atau kesaksian Anda di kolom komentar di bawah agar kami dapat terus memperbarui perkembangan berita ini!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:14 WIB

KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x