Naik Kelas! Bekasi Tembus 5 Besar Kota Toleran Se-Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) menerima piagam penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 di Mangkuluhur ARTOTEL Hotel, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Pemkot Bekasi sukses mendongkrak peringkat kota menjadi lima besar nasional. (Foto: Dok. Humas/Istimewa)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kanan) menerima piagam penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 di Mangkuluhur ARTOTEL Hotel, Jakarta, Rabu (22/4/2026). Pemkot Bekasi sukses mendongkrak peringkat kota menjadi lima besar nasional. (Foto: Dok. Humas/Istimewa)

Poin Utama:

  • ​Skor Indeks Kota Toleran (IKT) Kota Bekasi naik signifikan dari posisi 7 (2024) ke peringkat 5 (2025) secara nasional.
  • ​Pemerintah Kota Bekasi mencatatkan skor IKT sebesar 6,037 berkat upaya kolektif merawat keberagaman.
  • ​Penghargaan diterima langsung oleh Wali Kota Bekasi di Mangkuluhur ARTOTEL Hotel, Jakarta pada Rabu (22/4/2026).
  • ​Masyarakat diminta tidak cepat puas diri dan diimbau terus merawat keharmonisan mulai dari lingkungan RT/RW.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meroket ke peringkat lima besar nasional dalam Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025.

Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam acara peluncuran dan penganugerahan IKT di Mangkuluhur ARTOTEL Hotel, Jakarta, Rabu (22/04/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian ini menegaskan posisi Kota Patriot sebagai wilayah yang sukses menjunjung tinggi keberagaman di tengah padatnya dinamika urban.

​Berapa Skor Indeks Kota Toleran (IKT) Kota Bekasi 2025?

​Kota Bekasi berhasil mencatatkan skor IKT sebesar 6,037 pada penganugerahan tahun 2025.

Angka ini membawa Kota Bekasi melesat naik dua tingkat dari posisi ke-7 pada tahun 2024.

Peningkatan skor ini menjadi indikator kuat yang membuktikan efektivitas program Pemkot Bekasi dalam menjaga keharmonisan antar umat beragama dan budaya.

​Apa Rahasia di Balik Naiknya Peringkat Toleransi Kota Bekasi?

​Kunci utama keberhasilan ini terletak pada kolaborasi riil antara pemerintah daerah, pemuka agama, dan kesadaran warga kota di setiap Kelurahan dan Kecamatan.

​”Kenaikan peringkat ini adalah hasil kerja bersama seluruh masyarakat Kota Bekasi. Toleransi bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai menerima penghargaan di Mangkuluhur ARTOTEL Hotel, Jakarta, Rabu (22/04/2026).

​Apakah Pemkot Bekasi Sudah Puas dengan Peringkat 5 Nasional?

​Meski menembus lima besar nasional dan sukses membungkam keraguan banyak pihak terkait tata kehidupan sosialnya, Wali Kota Bekasi menekankan bahwa capaian ini bukanlah titik akhir.

Pemkot Bekasi menargetkan agar wilayah ini bisa menjadi rujukan utama kehidupan inklusif bagi daerah lain di Indonesia.

​”Kita tidak boleh cepat puas. Justru ini menjadi tantangan bagi kita untuk terus menjaga dan meningkatkan nilai toleransi agar Kota Bekasi bisa menjadi contoh,” tutur Tri.

​Momentum penghargaan ini diharapkan menjadi lecutan semangat bagi seluruh warga Bekasi untuk terus mengawal nilai keberagaman secara konsisten.

Kehidupan yang rukun dan damai merupakan fondasi utama untuk memacu roda ekonomi dan pembangunan di Kota Bekasi ke depannya.

​Bagaimana pendapat Anda tentang tingkat kerukunan warga di lingkungan sekitar Anda? Jangan lupa bagikan artikel ini dan temukan berita terbaru lainnya seputar kebijakan Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar
Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali
OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?
Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!
DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas
Antrean Mengular di Sejumlah SPBU? Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Warga Bekasi Aman
Awas Macet! Ini Titik Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Terbaru
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:39 WIB

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:33 WIB

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x