- Pemkot Bekasi menargetkan pengisian jabatan Kadisdik secara definitif paling lambat Agustus 2026.
- Selama SPMB 2026 berlangsung, jabatan strategis ini dipegang oleh Plt. Chondro Wibhowo.
- Pemerintah daerah mengutamakan evaluasi dan transparansi sistem penerimaan siswa baru untuk mencegah persoalan berulang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan akan segera mengisi kekosongan kursi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) secara definitif menyusul rampungnya hajatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.
Pengisian jabatan krusial ini ditargetkan tuntas selambat-lambatnya pada bulan depan guna menjamin keberlanjutan serta peningkatan mutu program pendidikan di wilayah tersebut.
Kapan Jabatan Kadisdik Pemkot Bekasi Didefinitifkan?
Pemkot Bekasi memastikan proses pendefinitifan kursi Kadisdik tidak akan memakan waktu lama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Ya saya rasa insyallah jabatan Kepala Dinas Pendidikan akan segera (didefinitifkan). Dalam waktu dekat. Mungkin pada bulan depan paling lambat,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lingkungan Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (14/07/2026).
Saat ini, posisi penting tersebut masih diamanatkan kepada Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibhowo, yang berstatus sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Sengkarut SPMB Bekasi 2026: Wali Kota Tri Adhianto Bilang Begini
Langkah penunjukan Plt sebelumnya diambil agar pelayanan pendidikan, terutama saat masa transisi tahun ajaran baru, tidak mengalami hambatan berarti.
Bagaimana Evaluasi Kinerja Plt Kadisdik Selama SPMB 2026?
Pemkot Bekasi menilai kinerja Plt Kadisdik selama mengawal masa krusial penerimaan siswa baru terbilang optimal.
Chondro Wibhowo dianggap berhasil menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik di tengah kekosongan jabatan definitif.
Curang! Titipan DPRD Lolos Jalur Offline SPMB Kota Bekasi
”Saya lihat kinerja (Plt Kadisdik) sudah baik dan kita atas nama Pemerintah Kota Bekasi terimakasih kepada Disdik dan kepada Kepsek sebagai panitia pelaksanaan SPMB. Saya kira pelaksanaan SPMB ini sudah berjalan dengan baik, meskipun kekurangannya pasti ada,” sambungnya.
Penyelenggaraan SPMB 2026 secara keseluruhan telah terselesaikan sesuai jadwal. Kendati terdapat beberapa catatan evaluasi teknis di lapangan, secara manajerial sistem penerimaan tersebut dinilai sukses.
Apa Langkah Pemkot Bekasi Mencegah Kisruh Sistem Penerimaan Siswa?
Sebagai wujud evaluasi jangka panjang, Pemkot Bekasi berjanji akan terus memperbaiki sistem penerimaan siswa secara berjenjang dan sistematis. Hal ini dilakukan guna mencegah timbulnya polemik menahun setiap kali ajaran baru dimulai.
Skandal SPMB 2026: 3 Indikasi Kecurangan Fatal Lolos Verifikasi Disdik Kota Bekasi
”Ini yang kita perbaiki terus, kita harapkan Pemerintah Daerah juga membenahi sistem kedepannya. Dan, kami juga mengharapkan masyarakat pun dapat mendorong ini agar lebih baik. Jadi jangan kemudian setelah anaknya gagal datang bertubi-tubi, memerintah dan minta tolong masukin, saya kira engga bagus juga,” imbaunya.
Pemerintah menyadari bahwa sebaik apa pun sistem dirancang, tantangan implementasi selalu ada. Oleh karena itu, komitmen terhadap keterbukaan informasi publik menjadi harga mati bagi dinas terkait ke depannya.
”Sebenarnya sistem sudah berjalan baik, hayuk kita kuatkan dan kita pastikan sistem berjalan baik, Transparansi dan akuntabilitas, saya kira ini yang harus kita lihat kedepan,” pungkasnya.
Skandal SPMB Kota Bekasi 2026: Ribuan Siswa Titipan Gusur Jalur Resmi, Plt Kadisdik Dinilai Gagal
Penetapan Kadisdik definitif ini diharapkan mampu membawa iklim pendidikan di Kota Bekasi menjadi lebih transparan, akuntabel, dan berdaya saing tinggi.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai pelaksanaan SPMB 2026 di Kota Bekasi tahun ini? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan ikuti terus pembaruan berita terkini seputar Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







