- Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi menganggarkan Rp2,78 miliar untuk jaringan Local Loop di 315 SDN dan 60 SMPN pada Rencana Umum Pengadaan (RUP) 2026.
- Alokasi ini berisiko kuat tumpang tindih dengan tagihan internet miliaran rupiah yang diajukan terpisah oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi.
- Ketiadaan sinkronisasi membuat satu gedung sekolah berpotensi menerima dua anggaran bandwidth dari pos APBD yang sama.
- Wali Kota Bekasi didesak segera melakukan audit silang guna mencegah kebocoran anggaran daerah di tengah efisiensi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi saat ini mendapat sorotan tajam terkait potensi pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 pada sektor infrastruktur digital.
Sorotan ini mengarah pada proyek Local Loop garapan Diskominfostandi yang disinyalir tumpang tindih dengan pos belanja internet milik Dinas Pendidikan (Disdik).
Berapa Anggaran Local Loop SDN dan SMPN di Kota Bekasi?
Berdasarkan data dokumen pengadaan, Diskominfostandi Kota Bekasi menyiapkan pagu dana sekitar Rp2,38 miliar untuk membiayai Local Loop di 315 titik SDN. Selain itu, terdapat pula alokasi senilai Rp408,2 juta yang diperuntukkan bagi 60 titik SMPN.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebutuhan jalur komunikasi data ini dirancang dengan kecepatan 30 Mbps per titik sekolah setiap bulannya.
Fasilitas infrastruktur jaringan tersebut mencakup sarana pendidikan di beberapa wilayah strategis, seperti Kecamatan Pondokmelati, Mustikajaya, dan sekitarnya.
”Terdapat alokasi Local Loop untuk 315 SDN dan 60 SMPN oleh Diskominfostandi yang berisiko tumpang tindih dengan tagihan internet miliaran rupiah dari Disdik,” kata Tim Analis Data 3rd Secret Syndicate Sulistyo Adhi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (15/07/2026).
Mengapa Proyek Local Loop Sekolah Rawan Tumpang Tindih?
Potensi redundansi pembiayaan ini muncul lantaran Disdik Kota Bekasi secara terpisah mengajukan pagu anggaran fantastis untuk layanan yang identik.
Tidak adanya sinkronisasi antar instansi membuat sistem perencanaan anggaran menjadi tumpang tindih dan rawan pemborosan.
Sebagai perbandingan, dokumen RUP Disdik mencatat alokasi tunggal untuk tagihan internet SDN saja menyentuh angka fantastis Rp4,92 miliar. Hal serupa juga terjadi pada jenjang menengah pertama yang dikelola oleh dinas pendidikan.
Disdik tercatat memecah paket belanja internet untuk puluhan SMPN ke dalam beberapa pos anggaran senilai miliaran rupiah.
Akibatnya, satu gedung sekolah memiliki risiko tinggi dialiri dua anggaran bandwidth yang berbeda dari kas daerah yang sama.
Apa Langkah Efisiensi yang Harus Diambil Pemkot Bekasi?
Di tengah rasionalisasi anggaran karena adanya pemotongan dana transfer dari pusat dan Provinsi Jawa Barat yang mencapai lebih dari Rp234 miliar, ditambah hilangnya subsidi BPJS Kesehatan dari provinsi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto harus segera menginstruksikan inspeksi dan audit silang secara komprehensif antara Diskominfostandi dan Disdik.
Eksekusi pembiayaan dan pemetaan titik koordinat internet sekolah, kata dia, wajib dievaluasi menjadi satu pintu administrasi.
“Layanan internet memang menjadi nyawa bagi kelancaran Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan sinkronisasi e-Rapor, sehingga ketersediaannya jelas tidak boleh dihentikan. Namun, tata kelola teknologi informasi pemerintah daerah harus bersih dari celah inefisiensi,” tutupnya.
Berikut adalah langkah penyelamatan anggaran yang krusial dilakukan Pemkot Bekasi:
- Melakukan sinkronisasi data RUP antara Diskominfosandi dan Disdik.
- Melaksanakan audit silang rincian tagihan layanan internet di setiap sekolah negeri.
- Menerapkan sistem penganggaran teknologi informasi satu pintu untuk menghindari pembayaran ganda.
Keterbukaan rincian tagihan antara dinas teknis dan dinas pendidikan kini menjadi kunci utama untuk menyelamatkan postur APBD 2026 Kota Bekasi. Tanpa transparansi, upaya efisiensi daerah hanya akan menjadi isapan jempol belaka.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai potensi tumpang tindih anggaran Local Loop internet di sekolah-sekolah negeri ini?
Mari diskusikan pandangan Anda di kolom komentar dan sebarkan informasi ini ke grup komunitas warga Kota Bekasi! Selalu nantikan liputan investigasi kebijakan publik paling tajam dan terpercaya hanya di RakyatBekasi.com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







