Tinggal Finishing, DBMSDA Kota Bekasi Optimis Proyek Jembatan Kemang Pratama Segera Rampung

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat jenis ekskavator dan compactor terus beroperasi mengebut proyek pembangunan ulang Jembatan Kemang Pratama di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Pengerjaan fisik oleh Kementerian PUPR kini telah mencapai 92,91 persen per akhir Mei dan ditargetkan beroperasi penuh melayani warga pada Agustus 2026. (Foto: RakyatBekasi/Istimewa)

Alat berat jenis ekskavator dan compactor terus beroperasi mengebut proyek pembangunan ulang Jembatan Kemang Pratama di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Pengerjaan fisik oleh Kementerian PUPR kini telah mencapai 92,91 persen per akhir Mei dan ditargetkan beroperasi penuh melayani warga pada Agustus 2026. (Foto: RakyatBekasi/Istimewa)

  • Target Selesai: Proyek Jembatan Kemang Pratama ditargetkan beroperasi penuh pada bulan Agustus 2026.
  • Pembagian Tugas: Kementerian PUPR membangun fisik jembatan, sementara Pemkot Bekasi fokus pada pelebaran akses jalan.
  • Spesifikasi: Menggunakan struktur steel box girder sepanjang 78 meter dan lebar 7 meter.
  • Latar Belakang: Jembatan ini dibangun ulang pasca hancur akibat terjangan banjir besar pada Maret 2025.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi memastikan progres perbaikan Jembatan Kemang Pratama di Kecamatan Bekasi Selatan kini telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Pembangunan infrastruktur vital yang sempat hancur diterjang banjir besar pada Maret 2025 lalu ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada bulan Agustus 2026 mendatang.

​Kapan Jembatan Kemang Pratama Selesai Dibangun?

​Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menegaskan bahwa perbaikan Jembatan Kemang Pratama berjalan sesuai jadwal dan diyakini tuntas pada Agustus 2026. Saat ini, fokus pengerjaan telah beralih pada tahap finishing dan penyelesaian jalan penghubung (oprit).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Karena kemarin kita masih optimis penyelesaian jembatannya itu Agustus bisa. Karena, kan secara progres pengerjaan tinggal di Jalan Pendekatnya aja. Baik, disisi kiri dan kanan kita idealis kan sekalian ke jalan pendekatnya,” kata Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Jumat (17/07/2026).

​Idi menambahkan, proses perakitan komponen konstruksi (erection) utama yang dilakukan oleh Tim Kementerian PUPR sudah hampir paripurna. Tahap ini menjadi lompatan signifikan setelah jembatan lama dibongkar total.

​Apa Peran Pemkot Bekasi dalam Pembangunan Jembatan Ini?

​Pembangunan fisik jembatan utama sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat.

Sementara itu, Pemkot Bekasi mengambil peran vital dalam penyesuaian mobilitas warga dan infrastruktur pendukung di sekitar lokasi.

​Idi menjelaskan, pihaknya tengah menyiapkan pelebaran jalan yang berada di sisi utara menuju kawasan Pekayon.

Langkah ini krusial untuk mencegah penumpukan kendaraan (bottleneck) ketika jembatan mulai dioperasikan.

​”Secara pekerjaan fisik jembatan itu memang tanggungjawab dari Pemerintah Pusat. Di Kota Bekasi sendiri untuk akses pelebaran jalan yang memang menjadi tanggung jawab dari Pemkot lah,” tuturnya lebih lanjut.

​Bagaimana Spesifikasi Teknis Jembatan Kemang Pratama Terbaru?

​Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, progres pengerjaan fisik telah menembus angka 92,91 persen sejak akhir Mei 2026.

Proyek Multi Years Contract (MYC) berdurasi 300 hari ini dibangun dengan standar ketahanan tinggi terhadap beban lalu lintas perkotaan yang padat.

​Berikut adalah rincian spesifikasi teknis Jembatan Kemang Pratama yang baru:

  • Struktur Utama: Memakai steel box girder dengan panjang bentang utama 78 meter.
  • Pondasi: Menggunakan borepile berdiameter 80 sentimeter dengan mutu beton FC’30 yang sangat kokoh.
  • Dimensi Jalan: Total panjang penanganan mencapai 410 meter dengan lebar jembatan 7 meter.
  • Akses Penghubung (Oprit): Mencakup Oprit A1 sepanjang 20 meter dan Oprit A2 sepanjang 230 meter.

Penyelesaian Jembatan Kemang Pratama diharapkan segera memulihkan urat nadi perekonomian dan mobilitas warga Kecamatan Bekasi Selatan yang sempat tersendat selama lebih dari setahun terakhir. Sinergi antara pusat dan daerah ini menjadi kunci percepatan penanganan infrastruktur di wilayah penyangga ibukota.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai kelancaran proyek Jembatan Kemang Pratama ini? Bagikan artikel ini ke rekan atau grup keluarga Anda, dan terus perbarui informasi terkini seputar pembangunan dan layanan publik di Kota Bekasi hanya di RakyatBekasi.com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi
Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok
Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
​Sempat Tertunda, PSEL Bantargebang Groundbreaking 4 Agustus
Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Senin, 27 Juli 2026 - 11:12 WIB

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:28 WIB

Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan

Berita Terbaru

Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi.

Bekasi

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Jul 2026 - 13:13 WIB

SANG PENAKLUK VOC: Suasana aktivitas warga dan padatnya laju kendaraan di sepanjang ruas Jalan Sultan Agung, kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (27/07/2026). Penamaan jalan protokol strategis di sisi selatan rel kereta api ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja terbesar Kesultanan Mataram yang secara heroik memimpin invasi militer melawan VOC di Batavia sekaligus mewariskan sistem penanggalan kalender Jawa bagi Nusantara. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sultan Agung: Raja Mataram Penakluk VOC

Senin, 27 Jul 2026 - 12:13 WIB

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso, saat memaparkan capaian penarikan piutang pajak daerah sebesar Rp36 miliar di ruang kerjanya, Senin (27/07/2026). Bapenda segera menerjunkan jurusita untuk melakukan eksekusi penyitaan aset dan pemblokiran rekening bagi wajib pajak yang membandel. (Foto: RakyatBekasi.Com)

Bekasi

Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar

Senin, 27 Jul 2026 - 11:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x