- Hingga pertengahan Juli 2026, Disdamkarmat Kota Bekasi mencatat 1.779 tindakan penyelamatan dan evakuasi kedaruratan.
- Evakuasi hewan mendominasi dengan 1.217 kasus, di mana teror ular menempati posisi teratas dengan 509 pelaporan.
- Perubahan cuaca dan musim kemarau menjadi pemicu utama satwa liar keluar dari habitatnya menuju area permukiman warga.
- Petugas bersiaga 24 jam dan mengimbau masyarakat untuk tidak mengevakuasi satwa liar berbahaya secara mandiri demi keselamatan.
Kasus kemunculan satwa liar di tengah area permukiman warga menunjukkan angka yang mengkhawatirkan sepanjang tahun 2026.
Hingga pertengahan Juli, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mencatat telah merespons 1.779 laporan kedaruratan, dengan evakuasi reptil menduduki peringkat tertinggi.
Tingginya angka tersebut dipicu oleh faktor perubahan musim yang memaksa satwa liar mencari lokasi baru untuk bertahan hidup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tingginya Angka Evakuasi Hewan oleh Disdamkarmat Kota Bekasi Sepanjang 2026
”Dengan penyelamatan yang paling banyak itu adalah hewan, yang secara pelaporan menerima sebanyak 1.217 aduan dari masyarakat untuk dilakukan proses evakuasi hewan,” kata Kepala Bidang Penyelamatan pada Disdamkarmat Kota Bekasi, Suhartono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (22/07/2026).
Penanganan cepat terus diupayakan oleh jajaran Pemkot Bekasi dalam merespons setiap laporan yang masuk.
Seluruh aduan telah didata secara rinci sebagai bahan evaluasi mitigasi bencana dan kedaruratan di wilayah tersebut.
”Yang dimana dari masing-masing seluruh laporan, sudah petugas lakukan proses evakuasi. Dan, sudah di rekapkan berdasarkan pelaporan penyelamatan,” sambungnya.
Sebagai informasi, rincian aduan evakuasi satwa liar terbanyak di Kota Bekasi meliputi:
- Ular: 509 pelaporan
- Sarang Tawon: 284 pelaporan
- Biawak: 176 pelaporan
Mengapa Ular dan Satwa Liar Kerap Ditemukan Dekat Warga?
Titik penemuan satwa liar, khususnya jenis reptil berbahaya, saat ini paling sering terdeteksi di area yang bersinggungan langsung dengan aktivitas harian manusia.
Hal ini sejalan dengan tingginya kesadaran warga untuk tidak mengambil tindakan gegabah.
”Sebagian besar laporan berasal dari lingkungan permukiman warga. Terutama ular yang ditemukan masuk ke rumah, pekarangan, saluran air maupun area fasilitas umum,” ujarnya.
Apa Dampak Perubahan Musim Terhadap Habitat Satwa?
Transisi musim, terutama saat memasuki fase kemarau, membuat ketersediaan makanan dan sumber air di habitat alami satwa liar menyusut drastis.
Kondisi ini memaksa hewan-hewan tersebut bermigrasi mencari tempat yang lebih lembap dan teduh.
”Biasanya ular maupun biawak bisa keluar dari habitatnya dan masuk ke lingkungan warga. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan satwa yang berpotensi membahayakan,” katanya.
Bagaimana Langkah Cepat Disdamkarmat Merespons Laporan?
Tim penyelamat selalu bersiaga penuh selama 24 jam dengan sistem verifikasi laporan berlapis sebelum menerjunkan personel evakuasi ke lapangan.
Prosedur ini penting untuk memastikan tindakan yang diambil tepat dan tidak membahayakan warga maupun petugas.
”Kami berupaya memberikan respons secepat mungkin terhadap setiap laporan yang masuk. Karena pada prinsipnya tugas penyelamatan tidak hanya penanganan kebakaran, tetapi juga melindungi keselamatan masyarakat dari berbagai kondisi darurat lainnya,” jelasnya.
Apa yang Harus Dilakukan Warga Jika Menemukan Ular?
Masyarakat dilarang keras untuk mencoba menangani atau mengevakuasi sendiri satwa liar berbahaya tanpa keahlian khusus demi menghindari risiko cedera fatal.
Penanganan satwa berbisa dan agresif membutuhkan peralatan standar operasional.
”Jika menemukan ular, sarang tawon atau hewan liar lainnya yang membahayakan, segera hubungi petugas. Kami memiliki peralatan dan personel yang terlatih untuk melakukan evakuasi secara aman,” pungkasnya.
Kolaborasi antara kewaspadaan masyarakat dan kesigapan petugas menjadi kunci utama dalam menekan potensi bahaya dari satwa liar di tengah padatnya permukiman.
Jangan pernah mengambil risiko yang membahayakan nyawa, percayakan evakuasi kedaruratan kepada ahlinya.
Bagikan informasi penting ini ke grup WhatsApp RT/RW di lingkungan Anda agar keluarga dan tetangga semakin waspada. Simak terus informasi terkini seputar layanan publik dan kebijakan Pemkot Bekasi secara eksklusif hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







