Kebut Proyek Pembangunan Sekolah, Realisasi Fisik Disperkimtan Kota Bekasi Capai 60%

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis progres realisasi pembangunan Disperkimtan Kota Bekasi.

Infografis progres realisasi pembangunan Disperkimtan Kota Bekasi.

  • ​Realisasi proyek fisik Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi mencapai 60 persen pada Triwulan II 2026.
  • ​Pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan mendominasi capaian kinerja, dengan progres penyelesaian rata-rata di atas 50 persen.
  • ​Seluruh proyek bangunan fisik ditargetkan rampung maksimal pada September 2026 guna menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun anggaran.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) terus mengebut pengerjaan infrastruktur daerah.

Hingga memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2026, realisasi fisik pembangunan gedung di wilayah Kota Bekasi dilaporkan telah mencapai angka 60 persen.

Capaian positif ini didominasi oleh masifnya proyek pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan yang tersebar di berbagai kawasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Fokus Disperkimtan Kota Bekasi Genjot Infrastruktur Pendidikan

​Sebagai motor penggerak perbaikan fasilitas publik, instansi terkait menaruh perhatian penuh pada peningkatan kualitas bangunan sekolah yang merata di berbagai penjuru kota, termasuk di kawasan padat penduduk seperti Bantargebang, Pondokgede, hingga Medansatria.

​”Untuk proyek bangunan progresnya relatif sudah maju dan beberapa sudah mulai ada yang selesai. Kalau bangunan sekolah progresnya sudah di atas 50 persen, atau sekitar 50 sampai 60 persen,” kata Widayat Subroto Hardi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (30/07/2026).

​Mengapa Progres Sektor Perumahan dan Permukiman Masih Rendah?

​Di saat proyek bangunan dan pendidikan melaju pesat, sektor perumahan dan permukiman masih berada di tahap awal dengan progres sekitar 20 persen.

Hal ini disebabkan karena kegiatan fisik dan eksekusi lapangan pada sektor tersebut baru efektif direalisasikan pada pertengahan bulan Juli 2026.

​”Kalau untuk kegiatan perumahan dan permukiman memang baru mulai sekitar dua minggu terakhir. Jadi progresnya masih di angka 20-an persen,” ungkapnya.

​Bagaimana Capaian Keseluruhan Program Disperkimtan Kota Bekasi?

​Secara akumulatif, seluruh program yang berada di bawah kewenangan dinas—mulai dari pembangunan gedung, kawasan permukiman, hingga urusan pertanahan—telah menunjukkan tren positif. Hal ini sejalan dengan tenggat waktu penetapan realisasi fisik dari Pemkot Bekasi.

​Berikut adalah gambaran ringkas capaian kinerja di lapangan:

  • Pembangunan Fisik Gedung: Telah mendekati angka 60 persen.
  • Sektor Perumahan & Permukiman: Baru menyentuh kisaran 20 persen.
  • Total Keseluruhan (Termasuk Pertanahan): Stabil di angka 40 hingga 50 persen.

​”Secara keseluruhan, termasuk urusan pertanahan, realisasi kita saat ini berada di kisaran 40 sampai 50 persen. Tetapi untuk pekerjaan bangunan fisik sendiri rata-rata sudah mendekati 60 persen,” jelasnya.

​Kapan Target Maksimal Penyelesaian Seluruh Proyek Fisik?

​Guna mencegah budaya keterlambatan penyelesaian proyek menjelang tutup buku anggaran, pihak dinas telah mendesak seluruh kontraktor dan pelaksana kegiatan untuk mempercepat ritme pekerjaan. Target utama penyelesaian fisik dipatok selesai pada akhir kuartal ketiga tahun ini.

​”Dari sekarang kita sudah mulai mengebut pengerjaan agar bangunan fisik cepat selesai. Target maksimal kami di bulan September nanti rata-rata seluruh proyek bangunan sudah rampung,” tegas Widayat.

​Ia juga memastikan bahwa tidak ada lagi proyek infrastruktur sekolah yang berstatus tertunda. Seluruh kerangka program yang direncanakan tahun ini sudah dieksekusi sepenuhnya.

​”Untuk sekolah sudah berjalan semuanya. Sekarang tinggal percepatan pelaksanaannya saja agar tidak sampai menyentuh akhir tahun,” paparnya.

Upaya akselerasi dari Pemkot Bekasi ini diharapkan mampu menghadirkan wajah infrastruktur publik yang lebih representatif, fungsional, dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat tanpa harus menunggu akhir tahun.

​Bagaimana tanggapan Anda terkait progres pembangunan di wilayah lingkungan Anda? Bagikan opini Anda di kolom komentar dan baca terus pembaruan informasi terkini seputar kebijakan pembangunan Pemkot Bekasi hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air
Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!
Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya
Zona 3 TPST Bantargebang Terbakar Akibat El Nino, Pemkot Bekasi Gerak Cepat Pastikan Api Tak Meluas
Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi
Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun
Telan APBD Rp5 Miliar, Progres Pembangunan Wall Climbing Patriot Baru Capai 25 Persen
DPRD Minta Belanja Pegawai Ditekan dan Atasi Krisis Guru, Ini Respons Wali Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:06 WIB

Wali Kota Bekasi Terima Aset Sitaan KPK Rp3,6 Miliar di Jatiasih, Lahan Bakal Disulap Jadi Polder Air

Senin, 14 September 2026 - 11:19 WIB

Rusuh di HNM Jatisampurna: Jam Operasional Dilanggar, Ketegasan Pemkot Bekasi Diuji!

Senin, 14 September 2026 - 10:07 WIB

Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya

Senin, 14 September 2026 - 09:03 WIB

Kontrak TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober 2026, Ini Langkah Kritis Pemkot Bekasi

Senin, 14 September 2026 - 08:26 WIB

Berantas Kabel Semrawut, Wali Kota Bekasi Targetkan Proyek Ducting Bawah Tanah Rampung 3 Tahun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x