Kebakaran TPST Bantargebang Bikin Warga Panik, Lurah Ciketing Udik Beberkan Dugaan Penyebabnya

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penanganan kebakaran menggunakan alat berat ekskavator di area gunungan sampah TPST Bantargebang, Jalan Pangkalan 5, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi pada Minggu malam (13/09/2026)

Suasana penanganan kebakaran menggunakan alat berat ekskavator di area gunungan sampah TPST Bantargebang, Jalan Pangkalan 5, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi pada Minggu malam (13/09/2026)

  • ​Kebakaran melanda area Zona 3 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Kelurahan Ciketing Udik pada Minggu (13/09/2026) pukul 19.30 WIB.
  • ​Kejadian tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar karena titik api muncul langsung di atas tumpukan sampah kering.
  • ​Dugaan sementara, kobaran api dipicu oleh paparan cuaca panas, tumpukan gas metana, atau potensi kelalaian aktivitas manusia di lokasi.
  • ​Tim pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi dibantu alat berat ekskavator berhasil menjinakkan api dalam waktu satu jam.

INSIDEN KEBAKARAN yang melanda kawasan Zona 3 TPST Bantargebang di Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, pada Minggu (13/09/2026) malam, memicu kepanikan hebat di tengah permukiman warga.

Kobaran api yang membakar tumpukan sampah kering tersebut langsung direspons taktis oleh jajaran kelurahan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi untuk mencegah eskalasi bencana yang lebih luas.

​Kronologi Cepat Tanggap Kebakaran TPST Bantargebang Zona 3

​Peristiwa nahas ini pertama kali diketahui ketika masyarakat menyadari adanya titik api merah menyala yang membakar gunungan sampah di area penampungan limbah terbesar di Indonesia tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lurah Ciketing Udik, Usep Sudharma, langsung terjun ke lapangan begitu menerima laporan dari warga yang resah.

​”Semalam saya monitoring juga di wilayah. Kejadiannya kurang lebih sekitar pukul 19.30 WIB. Saya pun dapat laporan dari pengaduan dari warga sekitar, bahwa ada kejadian kebakaran di terutama yang di wilayah Ciketing Udik Zona 3,” kata Usep Sudharma kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (14/09/2026).

​Pemerintah kelurahan segera berkoordinasi secara intensif dengan pengawas TPST Bantargebang, sekaligus meneruskan laporan darurat ini kepada tim penjinak api dari Pemkot Bekasi.

​Apa Penyebab Utama Kebakaran di TPST Bantargebang?

​Dugaan sementara, percikan api dipicu oleh kombinasi cuaca panas dan tumpukan gas metana (CH4) di bawah tumpukan sampah kering, meski potensi kelalaian manusia dari aktivitas pemulung belum sepenuhnya disingkirkan.

Usep mengakui bahwa posisi titik api yang berada tepat di puncak gunungan sampah menyulitkan observasi awal terkait pemicu pastinya.

​”Iya titik api sudah padam. Namun, untuk mengenai penyebab kebakaran terjadi kenapa. Karena posisinya di atas tumpukan sampah, jadi kurang tau juga, Apakah akibat mungkin dari gas metana atau mungkin ulah kelalaian manusia, dari pemulung sekitar disitu. Tapi, mungkin nanti bisa konfirmasi lanjut ke pihak TPST Bantargebang,” tuturnya.

​Keberadaan gas metana yang dihasilkan dari proses pembusukan limbah organik di area Bantargebang memang kerap menjadi ‘bom waktu’ jika terpapar suhu tinggi tanpa sirkulasi yang tepat.

​Bagaimana Proses Pemadaman Api di Lokasi Kejadian?

​Proses pemadaman dilakukan secara sistematis menggunakan suplai air dari armada Disdamkarmat Kota Bekasi, diiringi dengan proses penguraian titik api menggunakan alat berat berjenis ekskavator (beko).

Langkah penguraian tumpukan sampah ini menjadi strategi krusial agar air pemadaman bisa menembus mematikan bara hingga ke dasar material yang terbakar.

​”Dan situasi terkini api sudah padam, karena waktunya juga engga lama. Kurang lebih satu jam untuk melakukan proses pemadaman api, meskipun pada saat kejadian berlangsung, turut membuat panik warga. Karena ada timbulan api di atas tumpukkan sampah kering,” pungkasnya.

Kolaborasi lintas sektor tersebut membuahkan hasil maksimal, memastikan insiden tak menjalar ke zona lain maupun membahayakan permukiman warga Ciketing Udik.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh pihak yang beraktivitas di sekitar TPST untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat tumpukan limbah kering sangat rentan terbakar di musim panas.

​Dapatkan informasi terbaru, tajam, dan mendalam seputar layanan publik serta kebijakan Pemerintah Kota Bekasi lainnya.

Bagikan artikel ini, sampaikan opini Anda di kolom komentar, dan pastikan Anda mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update dengan berita tepercaya setiap harinya!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebut Disdik Ketinggalan Zaman, Wali Kota Bekasi Hidupkan Kembali Dewan Pendidikan yang Sempat Dibekukan
Mainan KTP Ganda di Sengketa Lahan Jatiasih: Oknum Camat Kramat Jati Resmi Dipolisikan, Terancam Pidana KUHP Baru!
Tragedi ‘Curanrek’ Berdarah di Bekasi: Remaja 15 Tahun Tewas Mengenaskan Usai Duel Celurit Cuma Gegara Korek Api
Dugaan Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Bekasi Selatan Menjamur, KOAR Desak Disparbud dan Satpol PP Bertindak Tegas
Hari Ini Giliran Petinggi Foster Oil, Direktur PT Migas dan Pejabat Pemprov Jabar Dicecar Kejagung RI
Warga Ngamuk Krisis Air Bersih! Disperkimtan Kota Bekasi Janji Perbaikan Sumur Artesis Bantargebang Rampung Dua Pekan
Transformasi Lapas Kelas IIA Bekasi: Dari Penataan Fasilitas hingga Digitalisasi Layanan, Ciptakan Pelayanan Transparan dan Profesional!
Kontrak Berakhir 26 Oktober! Pemkot Bekasi dan DKI Jakarta Kebut Finalisasi PKS TPST Bantargebang
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Sebut Disdik Ketinggalan Zaman, Wali Kota Bekasi Hidupkan Kembali Dewan Pendidikan yang Sempat Dibekukan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Mainan KTP Ganda di Sengketa Lahan Jatiasih: Oknum Camat Kramat Jati Resmi Dipolisikan, Terancam Pidana KUHP Baru!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Tragedi ‘Curanrek’ Berdarah di Bekasi: Remaja 15 Tahun Tewas Mengenaskan Usai Duel Celurit Cuma Gegara Korek Api

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Dugaan Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Bekasi Selatan Menjamur, KOAR Desak Disparbud dan Satpol PP Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Hari Ini Giliran Petinggi Foster Oil, Direktur PT Migas dan Pejabat Pemprov Jabar Dicecar Kejagung RI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x