- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memimpin Rakor PORPROV Jabar XV 2026 di Gedung Plaza Pemkot Bekasi pada Jumat (04/09/2026).
- Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok ditunjuk sebagai tuan rumah bersama kompetisi yang akan berlangsung pada 7–20 November 2026.
- Penyelenggaraan event olahraga difokuskan pada efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akibat terbatasnya kekuatan fiskal daerah.
- Sebanyak 95 cabang olahraga dengan lebih dari 1.100 nomor pertandingan akan memperebutkan medali tingkat provinsi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat XV 2026 di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (04/09/2026).
Pertemuan strategis bersama jajaran kepala daerah tingkat kota dan kabupaten beserta pengurus KONI ini berfokus pada pematangan teknis penyelenggaraan serta penekanan khusus terkait efisiensi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Persiapan Tuan Rumah Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Mengapa Efisiensi Anggaran Menjadi Sorotan Utama Porprov Jabar 2026?
Efisiensi anggaran menjadi sorotan utama karena mayoritas kabupaten dan kota di Jawa Barat saat ini tengah menghadapi keterbatasan kekuatan fiskal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, ajang olahraga tingkat provinsi ini dituntut agar pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak terlalu membebani kas keuangan masing-masing daerah.
”Hari ini kita mengoordinasikan dengan para Bupati, Wali Kota, dan para Ketua KONI Daerah Kota/Kabupaten dengan Jajaran KONI Provinsi untuk kesiapan melaksanakan kegiatan Porprov Jabar,” kata Dedi Mulyadi kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai memimpin rakor di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Jumat (04/09/2026).
”Dengan satu penekanan bahwa penyelenggaraan kegiatannya harus efisien. Karena rata-rata kabupaten/kotanya hari ini tidak memiliki kekuatan fiskal seperti beberapa tahun yang lalu,” tuturnya.
Kapan dan Di Mana Saja PORPROV Jabar XV Digelar?
Pelaksanaan PORPROV Jabar XV secara resmi akan bergulir mulai tanggal 7 hingga 20 November 2026. Kota Bekasi didaulat menjadi lokasi upacara pembukaan, sementara penutupan event akan dilangsungkan di Kota Bogor.
Penunjukan ini tertuang resmi dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 426/Kep.36-Kesra/2025 tertanggal 17 Januari 2025.
Beleid tersebut mengevaluasi keputusan sebelumnya dan menugaskan tiga daerah sebagai tuan rumah bersama:
- Kota Bekasi
- Kota Bogor
- Kota Depok
Ketiga pemerintah daerah tersebut memegang tanggung jawab penuh bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat dan KONI Jabar untuk menyediakan sarana prasarana, mengelola keamanan, hingga menanggung pembiayaan yang bersumber dari APBD masing-masing kota dan APBD Provinsi Jawa Barat.
Apa Target Utama Jawa Barat Pasca Porprov 2026?
Selain sukses dalam penyelenggaraan acara, ajang yang melibatkan 95 cabang olahraga dan lebih dari 1.100 nomor pertandingan ini ditargetkan mampu mencetak regenerasi atlet unggulan.
Gubernur Jawa Barat menegaskan setiap kontingen daerah harus sudah memiliki peta potensi kemenangan yang jelas.
”Baik target-target medalinya tercapai, kemudian arah Jawa Barat mengikuti PON itu terbina sejak Porprov Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.
Sinergi kuat antara Pemkot Bekasi, Pemkot Bogor, dan Pemkot Depok diharapkan mampu menjadikan kompetisi ini sebagai ajang olahraga yang efisien, transparan, dan kaya akan prestasi.
Jangan sampai ketinggalan informasi terbaru mengenai persiapan Kota Bekasi sebagai tuan rumah, mari berdiskusi di kolom komentar dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update.
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















