Alat Berat Proyek DBMSDA Senggol Pipa PGN Bekasi, Semburan Air 10 Meter Gegerkan Warga!

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak semburan air setinggi 10 meter usai saluran pipa gas PGN tersenggol ekskavator proyek penataan pedestrian dari DBMSDA Pemkot Bekasi di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan pertigaan Grand Mall, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (29/05/2026) siang.

Tampak semburan air setinggi 10 meter usai saluran pipa gas PGN tersenggol ekskavator proyek penataan pedestrian dari DBMSDA Pemkot Bekasi di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan pertigaan Grand Mall, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Jumat (29/05/2026) siang.

Poin Utama:

  • ​Pipa gas bumi PGN bocor akibat tersenggol alat berat proyek penataan pedestrian Pemkot Bekasi.
  • ​Lokasi insiden berada persis di pertigaan Grand Mall Bekasi, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kayuringin Jaya.
  • ​Insiden memicu semburan air bercampur lumpur setinggi 10 meter pada Jumat (29/05/2026) pukul 13.00 WIB.
  • ​Tim teknis PGN langsung menutup katup darurat, sementara proyek pedestrian dilanjutkan dengan target penyelesaian 4 bulan.

​Proyek penataan pedestrian oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berujung insiden kebocoran pipa gas bawah tanah milik Perusahaan Gas Negara (PGN) pada Jumat (29/05/2026) siang.

Alat berat ekskavator milik Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) secara tidak sengaja menyenggol jaringan pipa di pertigaan Grand Mall Bekasi, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benturan tersebut memicu tekanan yang menghasilkan semburan air setinggi 10 meter dan sempat mengejutkan pengguna jalan.

​Bagaimana kronologi pipa gas PGN di Grand Mall Bekasi bisa tersenggol alat berat?

​Insiden ini bermula saat ekskavator milik DBMSDA Pemkot Bekasi sedang melakukan pengerukan untuk proyek revitalisasi pedestrian di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Tanpa diduga, mata keruk alat berat tersebut mengenai instalasi pipa gas bumi bawah tanah PGN yang terpendam di lokasi, sehingga memicu semburan air yang cukup tinggi ke udara. Pihak dinas terkait segera merespons laporan warga dan mengamankan lokasi kejadian.

​”Informasi di lapangan, kejadian itu terjadi pada pukul 13.00 WIB siang tadi. Bermula ketika alat berat milik DBMSDA tengah melakukan proses penataan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman,” kata Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Jumat (29/05/2026).

​Apa langkah penanganan dari PGN dan Pemkot Bekasi pasca kebocoran?

​Tim teknis dari PGN langsung diterjunkan ke lokasi kejadian di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan untuk mengisolasi area kebocoran agar tidak membahayakan warga.

Langkah cepat dan terukur diambil dengan melakukan prosedur pemeliharaan darurat, yakni menutup katup aliran utama (valve) pada jaringan pipa gas bawah tanah tersebut.

Petugas teknis PGN dan instansi terkait tengah bersiaga memantau area galian proyek pedestrian Pemkot Bekasi pasca insiden alat berat yang tak sengaja menyenggol pipa gas bawah tanah di pertigaan Grand Mall, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kayuringin Jaya, Jumat (29/05/2026). Area galian langsung diamankan menggunakan garis pembatas demi keselamatan warga.

Pemblokiran aliran gas ini sangat penting agar proses perbaikan teknis bisa segera dieksekusi tanpa risiko ledakan.

​”Namun saat ini Tim Teknis dari PGN sudah di lokasi untuk segera melakukan proses penanganan,” tutur Idi seraya menjelaskan progres evakuasi di lapangan.

​Apakah proyek pedestrian Jalan Jenderal Sudirman akan dilanjutkan?

​Pekerjaan penataan jalur pejalan kaki di pusat kota ini dipastikan tetap berlanjut setelah tahapan maintenance dan perbaikan jaringan pipa gas PGN rampung seutuhnya.

Pemkot Bekasi memang sedang menggenjot perbaikan infrastruktur di area komersial demi menciptakan tata kota yang lebih rapi, terintegrasi, dan ramah pejalan kaki.

​Berikut adalah rincian pelaksanaan proyek pedestrian di lokasi tersebut:

  • Durasi Proyek: Penataan ditargetkan akan memakan waktu hingga 4 bulan ke depan.
  • Fokus Pengerjaan: Perbaikan jalur pedestrian, perapian utilitas, dan perbaikan estetika kawasan Jalan Jenderal Sudirman.
  • Pengamanan Lokasi: Area kebocoran saat ini telah dipasangi garis pembatas (safety line) dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan dan tim pemadam kebakaran.

​Insiden ini menjadi evaluasi penting bagi Pemkot Bekasi, khususnya bagi kontraktor di lapangan, dalam memetakan utilitas bawah tanah sebelum mengerahkan alat berat berat.

Koordinasi lintas instansi yang lebih ketat mutlak diperlukan demi menjamin keselamatan publik di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur.

​Bagaimana tanggapan Anda mengenai insiden ini dan proyek pedestrian di Jalan Jenderal Sudirman? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar dan baca terus update informasi pembangunan serta layanan publik di Kota Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.Com!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan
Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027
753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta
Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta
Pemkot Bekasi Prioritaskan Pembangunan Pos Damkar Bekasi Timur pada 2027
Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total
Wali Kota Bekasi Resmi Ambil Alih Aset Perumda Tirta Bhagasasi, Layanan Air Bersih Siap Ditingkatkan
Debit Kali Bekasi Susut, Wali Kota Tri Adhianto Imbau Warga Hemat Air

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:28 WIB

Penataan Pasar Baru Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Kaji Eskalator dan Awning Rooftop demi Kenyamanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:14 WIB

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:19 WIB

Realisasi Lingkar RW Beken Melonjak, 267 RW Sudah Nikmati Dana Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 15:37 WIB

Kemarau Landa Kota Bekasi, Perumda Tirta Patriot Jamin Air Tak Mati Total

Berita Terbaru

ARSITEK NEGARA: Suasana hiruk-pikuk aktivitas masyarakat dan lalu lintas di sekitar Jalan R.P. Soeroso, kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Raden Panji Soeroso, Wakil Ketua BPUPKI sekaligus Gubernur Jawa Tengah pertama yang meletakkan fondasi tangguh birokrasi pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan R.P. Soeroso: Sang Arsitek Kemerdekaan RI

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:54 WIB

Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan tahap konstruksi fisik proyek Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi di Eks Gedung Dinas Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (21/07/2026). Bangunan ini tengah melalui tahap re-desain agar lebih modern dan inklusif.

Bekasi

Perpustakaan Modern Bekasi Dirombak, Target Beroperasi 2027

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:07 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Yudianto, saat memberikan keterangan terkait lonjakan realisasi pencairan dana hibah Program Lingkar RW Beken yang kini telah dinikmati oleh 267 RW di Kota Bekasi, Selasa (21/07/2026).

Bekasi

753 RW di Kota Bekasi Belum Cairkan Dana Hibah Rp100 Juta

Selasa, 21 Jul 2026 - 13:14 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x