Pipa Gas PT Sinergi Patriot di Jembatan 10 Rawalumbu Bekasi Bocor Akibat Proyek Galian Lumpur DBMSDA

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – PT Sinergi Patriot, selaku pengelola jaringan gas bumi (jargas) di Kota Bekasi, menyampaikan permohonan maaf atas penghentian sementara aliran gas di seluruh wilayah Rawalumbu. Kebijakan ini terpaksa diambil setelah terjadi kebocoran pipa distribusi akibat proyek galian lumpur di area Jembatan 10, Rawalumbu.

​Penghentian aliran gas efektif berlaku sejak Rabu, 15 Oktober 2025, pukul 13.40 WIB dan akan berlangsung hingga proses perbaikan selesai. Insiden ini berdampak pada ribuan pelanggan jargas rumah tangga dan komersial di kawasan tersebut.

https://www.tiktok.com/@bekasivoice.com/video/7561354075091111188?_r=1&_t=ZS-90Zj6fvzGx3

Kronologi Penyebab Kebocoran Pipa Gas

​Direktur Utama PT Sinergi Patriot, Aldo Sirait, memberikan penjelasan rinci mengenai insiden ini. Menurutnya, kebocoran terdeteksi setelah adanya aktivitas pekerjaan dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kebocoran gas ini dipicu oleh adanya pekerjaan galian pengerukan lumpur di dasar saluran air yang dilakukan oleh tim DBMSDA tepat di lokasi Jembatan 10, Rawalumbu,” jelas Aldo dalam keterangan resminya.

Aktivitas pengerukan tersebut secara tidak sengaja mengenai pipa distribusi gas, yang mengakibatkan kerusakan fisik.

Akibatnya, terjadi kebocoran dengan semburan gas yang dilaporkan mencapai ketinggian hingga dua meter, sehingga tindakan cepat untuk mematikan aliran utama perlu segera dilakukan demi keselamatan.

Dampak dan Upaya Perbaikan yang Dilakukan

​Untuk mencegah risiko yang lebih besar dan memungkinkan proses perbaikan, PT Sinergi Patriot mengambil langkah tegas dengan menghentikan total pasokan gas ke pelanggan.

Kolaborasi di Lapangan

​Proses perbaikan menghadapi kendala awal akibat lokasi pipa yang terendam air di saluran. Namun, penanganan di lapangan dipercepat berkat kerja sama yang baik antara berbagai pihak.

  • Tim Teknisi Sinergi Patriot: Fokus pada identifikasi titik kerusakan dan persiapan penyambungan pipa baru.
  • Bantuan dari DBMSDA: Tim DBMSDA turut membantu proses dengan melakukan pengurasan air di lokasi kebocoran. Langkah ini sangat krusial agar tim teknis dapat bekerja dengan aman dan efektif untuk memperbaiki sambungan pipa yang rusak.

Sebagai informasi, sekira pukul 22.00 WIB Rabu (15/10/2025) malam, tim gabungan selesai mengatasi kebocoran dan memastikan pipa dapat tersambung kembali dengan standar keamanan tertinggi.

Pernyataan Resmi dan Langkah Antisipasi ke Depan

​Manajemen PT Sinergi Patriot menyadari ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan. Aldo Sirait kembali menegaskan komitmen pihaknya untuk memulihkan layanan secepat mungkin.

​”Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan dan pemulihan layanan secepatnya bagi seluruh pelanggan terdampak,” ujarnya.

​Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, Aldo mengimbau pentingnya koordinasi antarinstansi.

​”Ke depannya, kami sangat berharap setiap pihak yang akan melakukan pekerjaan konstruksi atau galian di sekitar jaringan pipa gas kami untuk berkoordinasi terlebih dahulu. Ini adalah langkah preventif untuk menjaga keamanan bersama dan kontinuitas layanan,” tutupnya.

Pelanggan di wilayah Rawalumbu diimbau untuk memantau informasi terkini mengenai jadwal pemulihan layanan melalui kanal informasi resmi PT Sinergi Patriot.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK
Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun
Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH
Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken
Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026
Tolak Operasional Bus Trans Beken, Ratusan Angkot Blokade Jalan Protokol Kota Bekasi
Disparbud Tutup Sementara Hutan Bambu Usai Longsor Akibat Luapan Kali Bekasi
Longsor Terjang Wisata Hutan Bambu Bekasi Timur, 4 Saung Hanyut

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIB

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:37 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:14 WIB

Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca