Antisipasi Macet, Pemkot Bekasi Siapkan Rekayasa Lalin Arus Balik Lebaran

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kepadatan kendaraan di jalan tol saat musim mudik Lebaran.

Ilustrasi kepadatan kendaraan di jalan tol saat musim mudik Lebaran.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi telah menyusun rangkaian strategi penerapan Rekayasa Lalu Lintas (Lalin) untuk mengatasi arus balik mudik Lebaran 1446 Hijriah yang diprediksi berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus balik dan meminimalkan potensi kemacetan di sejumlah ruas jalan utama.

Tri Adhianto menyampaikan bahwa jajaran terkait, termasuk unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), telah berkoordinasi secara intensif untuk mengoptimalkan berbagai aspek dalam pengelolaan arus balik Lebaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain posko-posko mudik yang sudah ada, pemerintah daerah juga menyiapkan beberapa opsi pengalihan arus untuk mengurai kemacetan jika terjadi kepadatan ekstrem.

“Arus balik akan terus kita koordinasikan melalui posko-posko yang sudah ada. Jajaran Forkopimda, termasuk Pak Kapolres dan Pak Dandim, akan terus meningkatkan pengawasan. Bahkan, kita sudah menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas, seperti pengalihan arus, jika terjadi stagnasi di ruas-ruas jalan tertentu,” ujar Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada rakyatbekasi.com, Rabu (02/04/2025).

Sebagai bagian dari langkah pengawasan, kata dia, Pemerintah Kota Bekasi akan mengoptimalkan pemantauan arus balik melalui kamera CCTV yang tersebar di berbagai wilayah.

Sistem pemantauan ini, lanjutnya, memungkinkan petugas untuk mendeteksi potensi kemacetan secara real-time dan mengambil langkah cepat untuk mengurai kepadatan.

“Pemantauan CCTV yang ada di Dishub dan Polres akan kita optimalkan untuk mengatur lalu lintas secara makro. Hal ini sangat penting untuk antisipasi dan manajemen arus balik agar petugas dapat langsung melaksanakan tindakan yang diperlukan,” sambungnya.

Mas Tri sapaan akrabnya, juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan waktu perjalanan arus balik mudik mereka.

Menurut Mas Tri, memilih waktu perjalanan yang lebih awal, seperti pada H+3 atau H+4 Lebaran, dapat menghindarkan pemudik dari risiko kemacetan dan bottleneck di jalur utama.

“Saya berharap masyarakat belajar dari pengalaman arus mudik sebelumnya. Memanfaatkan waktu yang cukup panjang untuk arus balik akan lebih nyaman dan tentunya dapat menghindari kemacetan,” terangnya.

Mas Tri juga mengingatkan pemudik untuk memperhatikan situasi dan kondisi perjalanan mereka sebelum memulai arus balik.

Pemudik diharapkan sudah memiliki persiapan yang matang, baik dalam hal fisik maupun kondisi kendaraan.

“Jika perlu, H+3 atau H+4 sudah memulai proses arus balik ke kota masing-masing. Persiapan fisik yang prima dan kendaraan yang fit akan sangat mendukung perjalanan yang aman dan nyaman,” imbuhnya.

Lebih jauh Mas Tri menjelaskan bahwa pemerintah telah menyediakan sejumlah tempat peristirahatan bagi pemudik yang melintasi Kota Bekasi.

Fasilitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pemudik yang membutuhkan waktu istirahat selama perjalanan arus balik.

“Pemerintah hadir untuk menciptakan mudik yang nyaman, selamat, dan aman. Tempat peristirahatan sudah disediakan agar pemudik dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, kata dia, pihaknya optimis bahwa arus balik mudik Lebaran dapat berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.

Ia juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, petugas di lapangan, dan masyarakat dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat kembali ke kota masing-masing dengan selamat dan nyaman. Dengan sinergi yang baik antara semua pihak, saya yakin arus balik kali ini dapat berjalan lebih baik,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KP2C dan DLH Kota Bekasi Pastikan Kali Bekasi Bebas Pipa Siluman
Anak Mantan Wali Kota Bekasi Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan Proyek Fiktif APBD Rp196 Juta
Nasib Digantung, Ribuan PPPK Kota Bekasi Siap ‘Putihkan’ Istana Negara Tuntut Status PNS
Solusi Cerdas Atasi Krisis Energi, PLN Bangun Gardu Khusus untuk PSEL Sumurbatu Bantargebang
Mengenal Walker: Maskot Porprov XV Jabar 2026 Kota Bekasi dan Makna Filosofisnya
Single Terbaru Jendral Kantjil Tampar Fenomena Validasi Digital: “Jangan Lupa Diri!”
Defisit Anggaran Rp400 Miliar, Pemkot Bekasi Nekat Gelar PNBK Jilid 3: Bagaimana Nasib Gaji PPPK?
​8 Tahun Terkatung-katung! Warga Perwira Kritik Keras Lambannya Kinerja BPN Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:31 WIB

KP2C dan DLH Kota Bekasi Pastikan Kali Bekasi Bebas Pipa Siluman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Anak Mantan Wali Kota Bekasi Dipolisikan Terkait Dugaan Penipuan Proyek Fiktif APBD Rp196 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Solusi Cerdas Atasi Krisis Energi, PLN Bangun Gardu Khusus untuk PSEL Sumurbatu Bantargebang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Mengenal Walker: Maskot Porprov XV Jabar 2026 Kota Bekasi dan Makna Filosofisnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Single Terbaru Jendral Kantjil Tampar Fenomena Validasi Digital: “Jangan Lupa Diri!”

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x