Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon di kawasan Hutan Kota GOR Kota Bekasi bersama aparatur Pemkot Bekasi. Kegiatan ini digelar serentak dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Selasa (31/03/2026).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman pohon di kawasan Hutan Kota GOR Kota Bekasi bersama aparatur Pemkot Bekasi. Kegiatan ini digelar serentak dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Selasa (31/03/2026).

Poin Utama:

  • Target Waktu: Antisipasi cuaca panas dan kemarau panjang dimulai pada bulan April 2026.
  • Lokasi Pemantauan: Kota Bekasi, dengan fokus pasokan air dari aliran Kali Sunter, Kali Cakung, dan Kali Bekasi.
  • Strategi Utama: Optimalisasi penggunaan sumber daya air dan masifikasi pembangunan sumur resapan.
  • Tindakan Satgas: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diinstruksikan segera memetakan zona berpotensi kekeringan.

​Pemerintah Kota Bekasi mulai mengambil langkah taktis untuk menghadapi potensi cuaca panas ekstrem yang diprakirakan akan melanda mulai bulan April 2026 mendatang.

Langkah antisipasi ini diambil merespons peringatan dini dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang memproyeksikan musim kemarau tahun ini akan berlangsung jauh lebih panjang dan kering dari biasanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengupas Ancaman Cuaca “Godzilla El Niño

​Faktor utama anomali cuaca ini dipengaruhi oleh fenomena iklim global El Niño, yang terjadi akibat pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.

Kondisi ini berdampak langsung pada menurunnya curah hujan secara drastis di wilayah tropis, termasuk Indonesia.

​Tahun ini, fenomena tersebut diprediksi hadir dengan intensitas yang sangat kuat atau yang kerap dijuluki oleh para ahli klimatologi sebagai “Godzilla El Niño.”

Imbasnya, musim kemarau berpotensi memicu gelombang panas dan suhu udara yang jauh melebihi rata-rata tahunan.

​Antisipasi Dini Wali Kota Bekasi

​Menanggapi ancaman krisis iklim tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa pihaknya telah merumuskan berbagai strategi mitigasi untuk menjaga kenyamanan masyarakat.

Meskipun demikian, prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan ringan masih akan turun hingga akhir April mendatang, persiapan tidak boleh ditunda.

​”Kita akan mengoptimalkan ketersediaan dari sumber-sumber air yang kita miliki saat ini. Edukasi terkait penghematan dan kebijakan penggunaan sumber daya air secara bijak juga akan segera kami sosialisasikan,” ucap Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan resminya, Selasa (31/03/2026).

​Kondisi Sungai dan Pemetaan Wilayah Rawan

​Lebih lanjut, Tri Adhianto memaparkan bahwa hingga saat ini belum ada wilayah di Kota Bekasi yang terpantau berstatus darurat kekeringan.

Hal ini didukung oleh masih amannya debit air permukaan dari sejumlah sungai utama yang membelah kawasan permukiman warga.

​”Kondisi pasokan air masih terkendali karena kita dilewati banyak sungai yang terus mengalir di tengah Kota Bekasi. Mulai dari Kali Sunter, Kali Cakung, maupun Kali Bekasi,” jelasnya.

​Namun demikian, sebagai langkah preventif, ia telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk bergerak cepat.

Tim di lapangan, kata dia, diminta untuk segera melakukan penyisiran dan pemetaan komprehensif guna mendata wilayah mana saja yang paling rawan terdampak krisis air bersih.

​Sumur Resapan Sebagai Solusi Ganda

​Di samping efisiensi penggunaan air, kata dia, Tri mengaku bahwa pihaknya tengah menggencarkan realisasi pembangunan infrastruktur hijau berupa sumur-sumur resapan di berbagai titik strategis.

​”Saat ini Pemerintah Daerah mulai mengimplementasikan sumur-sumur resapan. Ini adalah bagian vital dari pembentukan cadangan air tanah saat kita menghadapi musim kemarau. Menariknya, di luar musim kemarau atau saat musim penghujan, fasilitas ini sangat krusial untuk menjaga eskalasi penanganan banjir di kota,” papar Tri Adhianto memungkasi.

Mari Bersama Hadapi El Niño!

Tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang akan datang. Pastikan Anda dan keluarga selalu terhidrasi dengan baik dan mulai bijak dalam menggunakan air bersih sehari-hari. Bagikan informasi penting ini kepada kerabat dan sesama warga Bekasi agar kita semua siap siaga!


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?
TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang
Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon
Kucurkan Rp700 M, Bank BJB Janji Berantas Rumah Kumuh di Jawa Barat dan Bekasi!
Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!
Pelayanan Publik Kota Bekasi Tembus 6 Besar Nasional, Tri Adhianto Bilang Begini
Dana Transfer Dipangkas Rp234 Miliar, Begini Strategi Darurat Pemkot Bekasi Selamatkan APBD 2026
Horor Geprek Serang Baru Bekasi: Karyawan Tewas Dibekukan di Freezer

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:43 WIB

Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33 WIB

Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 01:19 WIB

Kucurkan Rp700 M, Bank BJB Janji Berantas Rumah Kumuh di Jawa Barat dan Bekasi!

Senin, 30 Maret 2026 - 22:24 WIB

Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!

Berita Terbaru

Mas Tri bersama ratusan pencinta sepeda ontel gowes bareng dari Bundaran Summarecon Bekasi hingga ke Lapangan Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Sabtu (09/06/2024).

Parlementaria

Jangan Cuma Kasih Wacana! Wali Kota Bekasi Ditantang Bike to Work

Selasa, 31 Mar 2026 - 13:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca