Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bekasi Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hingga April 2026

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi secara resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana yang meliputi potensi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

Kebijakan ini berlaku untuk periode yang cukup panjang, mulai awal Oktober 2025 hingga akhir April 2026, sebagai langkah proaktif menghadapi potensi ancaman hidrometeorologi.

​Penetapan ini didasarkan pada analisis potensi risiko dan prediksi cuaca yang dapat berdampak signifikan bagi masyarakat Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dasar Hukum dan Durasi Penetapan

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengonfirmasi bahwa kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota (Kepwal) Nomor: 301.2.1/Kep.627-BPBD/X/2025.

​”Menetapkan masa siaga darurat terhitung dari 3 Oktober 2025 hingga 30 April 2026,” ujar Tri Adhianto dalam keterangan resminya, Minggu (19/10/2025).

​Ia menambahkan bahwa status ini bersifat dinamis. “Status ini dapat diperpanjang atau ditingkatkan menjadi tanggap darurat bencana sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana di lapangan,” jelasnya.

Antisipasi Peralihan Musim dan Potensi Ancaman

​Langkah penetapan status siaga ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap perubahan iklim dan cuaca ekstrem yang semakin sulit diprediksi.

Dari Panas Terik ke Hujan Deras

​Beberapa waktu terakhir, masyarakat merasakan suhu panas terik dan gelombang panas kering. Namun, menurut Tri Adhianto, kondisi ini bisa berubah drastis.

“Kondisi ini dapat berubah cepat menjadi hujan deras dan angin kencang terutama saat puncak musim hujan tiba,” sambungnya.

Peralihan musim yang cepat inilah yang menjadi salah satu fokus utama kewaspadaan pemerintah daerah.

Kesiapan BPBD dan Imbauan untuk Masyarakat

Menindaklanjuti keputusan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi telah mengambil langkah-langkah strategis.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, menyatakan pihaknya telah siaga penuh.

​”Kami sudah mempersiapkan personel serta sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan penanggulangan bencana,” kata Priadi.

​Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu adaptif dan waspada terhadap segala potensi perubahan cuaca. Berikut adalah beberapa imbauan yang ditekankan:

  • Pantau Informasi Resmi: Masyarakat diharap memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BPBD dan BMKG.
  • Jaga Lingkungan: Lakukan langkah-langkah pencegahan sederhana seperti membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan.
  • Lapor Cepat: Jika terjadi keadaan darurat, segera laporkan melalui Layanan Panggilan Darurat 112 atau langsung ke Posko Pusdalops BPBD Kota Bekasi.

Konteks Cuaca Nasional dari BMKG

Keputusan Pemkot Bekasi ini sejalan dengan rilis prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Dilaporkan bahwa suhu panas di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya mencapai 34-37 derajat Celcius dalam sepekan terakhir dan diprediksi bertahan hingga akhir Oktober 2025.

Menurut BMKG, fenomena ini dipengaruhi oleh gerak semu matahari dan penguatan Monsun Australia, yang mengurangi kelembapan udara di wilayah selatan Indonesia.

Kondisi kering inilah yang sering kali diikuti oleh musim hujan dengan intensitas tinggi, sehingga meningkatkan risiko banjir dan longsor.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi
Keren! Wali Kota Bekasi dan Waskita Sepakat Pacu UMKM dan Ruang Hijau
Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi
Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok
Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
Proyek TOD Stasiun Bekasi Extension Dimulai, Wali Kota Tri Adhianto Kebut Integrasi Angkutan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Keren! Wali Kota Bekasi dan Waskita Sepakat Pacu UMKM dan Ruang Hijau

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Berita Terbaru

Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi.

Bekasi

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Jul 2026 - 13:13 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x