BPBD Kota Bekasi Siaga Penuh Antisipasi Potensi Bencana Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

- Jurnalis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi curah hujan tinggi.

Ilustrasi curah hujan tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi telah meningkatkan kesiagaan untuk menghadapi potensi bencana yang diperkirakan terjadi di wilayah Kota Bekasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kesiapan ini merupakan respons terhadap peringatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait potensi bencana di Jakarta dan Jawa Barat akibat curah hujan yang tinggi.

Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta dan Jawa Barat

Kepala BNPB Suharyanto sebelumnya mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Jakarta dan Jawa Barat diprediksi mengalami hujan ringan hingga lebat pada periode menjelang Lebaran 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di wilayah DKI Jakarta, potensi hujan ringan terjadi mulai 25 Maret hingga 1 April, dengan kemungkinan banjir rob pada 28 Maret hingga 1 April.

Sementara itu, di Jawa Barat, hujan sedang hingga lebat diprediksi terjadi pada 28 Maret, khususnya di kawasan Puncak.

Sebagai langkah antisipasi, BNPB telah merencanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk wilayah Jawa Barat.

Operasi ini dijadwalkan berlangsung mulai 27 hingga 30 Maret 2025, dengan tujuan mengurangi dampak hujan lebat yang dapat memicu bencana.

Langkah-Langkah Siaga BPBD Kota Bekasi

Merespons situasi ini, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, menyampaikan bahwa BPBD Kota Bekasi terus melakukan pemantauan intensif terkait jadwal dan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca oleh BNPB atau BPBD Jawa Barat.

“BPBD Kota Bekasi terus melakukan piket pemantauan dan penanggulangan bencana selama 24 jam untuk memastikan kesiapan menghadapi segala kemungkinan yang terjadi,” ujar Priadi dalam keterangannya kepada rakyatbekasi.com, Sabtu (29/03/2025).

Sebagai langkah preventif, BPBD Kota Bekasi telah mengeluarkan Surat Tugas kepada seluruh anggota BPBD untuk memastikan kesiapan dalam mitigasi dan penanganan darurat.

Beberapa langkah strategis yang telah diambil, di antaranya:

  1. Memastikan kesiapan peralatan dan fasilitas pendukung yang diperlukan untuk mitigasi dan penanggulangan bencana.
  2. Menyusun laporan harian mengenai situasi di lapangan , termasuk kendala yang dihadapi selama pelaksanaan tugas.
  3. Berkoordinasi dengan regu piket untuk merespons segera jika terjadi situasi darurat.
  4. Memastikan operasional posko siaga bencana di Mako BPBD dan posko siaga mudik di Bekasi Town Square (Betos) berjalan optimal.

Pemantauan Tinggi Muka Air (TMA) dan Potensi Banjir Kiriman

Sebagai bagian dari upaya antisipasi, BPBD Kota Bekasi juga melakukan pemantauan intensif terhadap Tinggi Muka Air (TMA) di aliran Kali Bekasi.

Pemantauan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir kiriman dari wilayah Bogor, terutama jika terjadi hujan lebat di wilayah hulu.

“Pemantauan ini sangat penting untuk mendeteksi kemungkinan banjir kiriman, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan lebih awal,” jelas Priadi.

Masa Pemantauan Hingga Pasca Lebaran

Kegiatan pemantauan oleh BPBD Kota Bekasi berlangsung sejak 24 Maret dan akan berlanjut hingga 7 April 2025 mendatang.

Priadi menegaskan bahwa seluruh anggota BPBD telah diarahkan untuk melaksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Pelaksanaan kegiatan pemantauan dan penanganan bencana harus dilakukan secara optimal dan penuh tanggung jawab, mengingat potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja,” imbuhnya.

BPBD Kota Bekasi berharap dengan kesiapan yang telah dilakukan, masyarakat dapat menjalani ibadah dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa terganggu oleh potensi bencana.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, dan melaporkan segera kepada pihak berwenang jika terjadi tanda-tanda bencana.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi
65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026
Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis
Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman
Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru
​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot
Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung
Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:18 WIB

Gas Metana TPST Bantargebang jadi Sorotan Dunia, Dinkes Kaji Lonjakan Kasus ISPA di Kota Bekasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:56 WIB

Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:28 WIB

Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:38 WIB

Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi antrean warga sedang menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pembagian masker oleh petugas medis di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Bekasi.

Bekasi

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x