Baru Sebulan Beroperasi, Dishub Klaim Tren Okupansi BISKITA Alami Kenaikan

- Jurnalis

Kamis, 18 April 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mengumumkan tren okupansi BISKITA Trans Bekasi Patriot yang mulai beroperasi sejak Maret 2024 lalu mengalami peningkatan. Kadishub Kota Bekasi Zeno Bachtiar menyatakan, peningkatan okupansi tersebut berkisar dari ratusan hingga seribu orang masyarakat telah memilih moda transportasi BISKITA Trans Bekasi Patriot.
“Dengan rata-rata harian bus mengangkut capai 25 orang penumpang. Sekarang Load Factor atau faktor muat itu terisi lebih dari setengah. Jadi kan dia 40 seat, itu kalau dirata-ratakan 25 orang satu bus,” ucap Zeno kepada RakyatBekasi.com , Kamis (18/04/2024).
Tolak ukur keberhasilan BISKITA, kata Zeno, parameternya adalah Load Factor. Meski secara mayoritas, Load Factor penumpang masih belum berjalan maksimal.
“Karena, Load Factor hanya dapat mengangkut penumpang 100 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” jelasnya.
Guna meningkatkan tren penggunaan kendaraan umum, kata Zeno, Dinas Perhubungan masih terus mengupayakan edukasi kepada masyarakat agar lambat laun mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke angkutan massal.
“Jadi tugas kita bersama untuk mempromosikan, mengedukasi saudara-saudara kita untuk menggunakan angkutan massal,” jelasnya.
Lebih lanjut Zeno membeberkan bahwa pihaknya akan menambah rute perjalanan baru untuk BISKITA Trans Bekasi Patriot. Kendati demikian, usulan penambahan rute baru itu dimungkinkan sepanjang dilengkapi dengan kajian teknis. “Ke depannya kami akan melengkapi rambu Bus Stop sebagai lokasi pemberhentian bus berikut shelter atau haltenya,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menakar Isu Nepotisme Calon Sekda Kota Bekasi, YAMSI Bela Keras Adik Ipar Tri Adhianto
Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi
Detiya Agus Sandi Bidik Kursi Ketua Karang Taruna Rawalumbu, Bawa Visi Besar Berdayakan Pemuda Bekasi
Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?
Kejagung RI Sita Dokumen Dividen Korupsi KSO PT Migas, Kepala Bapenda Kota Bekasi Bilang Begini
Tanggul Masih Bolong-Bolong, Pemkot Bekasi Kebut Usulan Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi ke Pusat di 2027
Ancaman Banjir Mengintai, Pemkot Bekasi Kebut Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi dan Minta Intervensi Pusat
Babak Baru Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi dan Foster Oil
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 02:53 WIB

Menakar Isu Nepotisme Calon Sekda Kota Bekasi, YAMSI Bela Keras Adik Ipar Tri Adhianto

Jumat, 18 September 2026 - 00:53 WIB

Kejagung RI Geledah Pemkot Bekasi, Makota Sesalkan Bau Sampah Kini Ditambah Busuknya Kasus Korupsi

Jumat, 18 September 2026 - 00:43 WIB

Detiya Agus Sandi Bidik Kursi Ketua Karang Taruna Rawalumbu, Bawa Visi Besar Berdayakan Pemuda Bekasi

Kamis, 17 September 2026 - 23:32 WIB

Bukan di Masjid, Wali Kota Bekasi Pilih Pasar Baru untuk Maulid Nabi: Ada Pesan Ekonomi Terselubung?

Kamis, 17 September 2026 - 19:17 WIB

Tanggul Masih Bolong-Bolong, Pemkot Bekasi Kebut Usulan Proyek Tanggul Permanen Kali Bekasi ke Pusat di 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x