Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memberikan sambutan dan arahan di hadapan warga dalam sebuah acara di Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah menyiapkan langkah progresif guna mengedukasi masyarakat terkait bahaya judi online yang mendera ribuan warga Bekasi Utara. (Foto: RakyatBekasi.com)

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memberikan sambutan dan arahan di hadapan warga dalam sebuah acara di Kota Bekasi. Pemkot Bekasi kini tengah menyiapkan langkah progresif guna mengedukasi masyarakat terkait bahaya judi online yang mendera ribuan warga Bekasi Utara. (Foto: RakyatBekasi.com)

  • ​Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat 7.793 warga Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, terlibat judi online sepanjang pemetaan 2025.
  • ​Kecamatan Bekasi Utara menempati peringkat kelima sebagai wilayah dengan pemain judi online terbanyak se-Jabodetabek.
  • ​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menginstruksikan langkah progresif melalui edukasi bahaya judol dan penguatan kemandirian ekonomi keluarga.

Kecamatan Bekasi Utara kini masuk dalam status darurat judi online (judol) setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) merilis data yang mengejutkan publik.

Tercatat sebanyak 7.793 warga di wilayah tersebut terdeteksi aktif bermain judol, menjadikannya peringkat kelima terbanyak se-Jabodetabek berdasarkan pemetaan tahun 2025.

Menanggapi krisis sosial ini, Wali Kota Bekasi mendesak jajaran Pemkot Bekasi untuk segera mengambil langkah progresif guna menyelamatkan masa depan keluarga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Bekasi Utara Masuk 5 Besar Pemain Judol di Jabodetabek?

​Tingginya angka pemain judol di Bekasi Utara terungkap melalui pemetaan resmi dari PPATK yang mendeteksi 7.793 individu terlibat dalam aktivitas transaksi ilegal tersebut.

Angka fantastis ini menempatkan Kecamatan Bekasi Utara di urutan kelima wilayah dengan paparan judi online tertinggi di kawasan Jabodetabek.

​Fenomena memprihatinkan ini langsung memicu atensi serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terhadap kondisi sosial dan ekonomi warganya.

Masifnya penetrasi internet dan iming-iming instan ditengarai menjadi faktor utama jeratan judol di wilayah padat penduduk tersebut.

​Apa Langkah Wali Kota Bekasi Atasi Darurat Judi Online?

​Pemerintah daerah memastikan tidak akan tinggal diam melihat ribuan warganya terjebak dalam lingkaran setan judi online.

Edukasi masif dan penyadaran bahaya taruhan di dunia maya kini menjadi fokus utama pemerintah untuk menekan angka pemain.

​”Ya tentu ini menjadi PR buat kita ya (Judol) bahwa memang harus ada upaya-upaya yang lebih progresif lagi dalam rangka untuk memberikan kesadaran kepada warga masyarakat,” kata ​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Kamis (16/07/2026).

​Tri menekankan pentingnya kebijaksanaan masyarakat dalam mengambil keputusan finansial di tengah tekanan ekonomi.

Kerugian materiil dari judi online sangat nyata dan berpotensi menghancurkan keharmonisan serta struktur ekonomi keluarga secara permanen.

​”Menghadapi situasional itu jangan menggunakan emosi tetapi akal sehat. Hal ini menjadi concern agar masa depan keluarga, masa depan kehidupannya masih bisa terjaga,” tuturnya.

​Daerah Mana Saja dengan Pemain Judol Tertinggi di Jabodetabek?

​Data pemetaan PPATK tahun 2025 menunjukkan sebaran pemain judi online yang merata, terutama menyasar masyarakat di wilayah urban aglomerasi.

Dominasi tertinggi masih dipegang oleh wilayah-wilayah di DKI Jakarta, yang langsung disusul oleh Kota Bekasi di posisi kelima.

​Berikut adalah rincian 5 kecamatan dengan jumlah pemain judol terbanyak di Jabodetabek berdasarkan data PPATK:

  • ​Cengkareng, Jakarta Barat: 21.497 pemain
  • ​Cakung, Jakarta Timur: 14.664 pemain
  • ​Tanjung Priok, Jakarta Utara: 13.769 pemain
  • ​Kebayoran Lama, Jakarta Selatan: 9.948 pemain
  • ​Bekasi Utara, Kota Bekasi: 7.793 pemain

​Bagaimana Solusi Jangka Panjang Cegah Judol di Kota Bekasi?

​Penguatan ekonomi masyarakat dinilai sebagai benteng pertahanan paling rasional untuk mencegah warga kembali terjerumus ke dalam praktik judi online.

Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa ketahanan finansial berbanding lurus dengan kemampuan warga menolak godaan taruhan daring.

​”Jadi memang harus yang terutama adalah bagaimana proses peningkatan secara keekonomian. Sehingga masing-masing keluarga-keluarga yang ada di Kota Bukas ini menjadi survive dan mandiri,” pungkasnya.

Darurat judi online di Bekasi Utara menjadi alarm keras bagi seluruh elemen masyarakat dan penegak hukum untuk segera berkolaborasi memutus mata rantai perputarannya.

Peran aktif keluarga sangat dibutuhkan untuk saling mengawasi dan mengingatkan bahaya laten dari kejahatan siber ini.

​Jangan biarkan judi online merampas masa depan keluarga Anda! Bagikan informasi penting ini kepada kerabat dan lingkungan sekitar untuk menyebarkan kesadaran, serta sampaikan opini Anda mengenai darurat judol di kolom komentar di bawah. Selalu perbarui informasi Anda hanya di RakyatBekasi.com, referensi utama berita Kota dan Kabupaten Bekasi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Celah Kecurangan Terbuka Lebar, Zonasi SPMB Kota Bekasi Nodai Akal Sehat
Target Tuntas Akhir September, JPO Stasiun Bekasi Bakal Dilengkapi Lift
Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Bidik Tersangka Baru!
Cacat Logika Plt Kadisdik Jadi Lelucon, Pengamat Desak Aparat Usut Mafia SPMB Kota Bekasi!
Kejari Tersangkakan Eks Kabid Pasar Disdagperin terkait Pungli MCK Pasar Bantargebang
DBMSDA Kota Bekasi Selesaikan Pembongkaran Tanggul Ilegal Grand Galaxy City
Bekasi Darurat Riba! Babe Fayadh Ajak Warga Lawan Bank Emok
Gelar Raker Pertama, Sahabat MUI Kota Bekasi Fokus Susun Program Pencegahan Narkoba dan LGBT
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:55 WIB

Bekasi Utara Peringkat Kelima Penjudi Online Terbanyak se-Jabodetabek! Ini Kata Wali Kota Tri Adhianto

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:18 WIB

Celah Kecurangan Terbuka Lebar, Zonasi SPMB Kota Bekasi Nodai Akal Sehat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:50 WIB

Target Tuntas Akhir September, JPO Stasiun Bekasi Bakal Dilengkapi Lift

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:27 WIB

Kasus Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Bidik Tersangka Baru!

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:47 WIB

Kejari Tersangkakan Eks Kabid Pasar Disdagperin terkait Pungli MCK Pasar Bantargebang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x