Dampak Kemarau, BPBD Sebut Wilayah Cikiwul Mulai Alami Penyurutan Sumber Air

- Jurnalis

Senin, 2 September 2024 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RI Darurat Kekeringan, di Wilayah Ini 103 Hari Tak Hujan.

RI Darurat Kekeringan, di Wilayah Ini 103 Hari Tak Hujan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menyebutkan bahwa musim kemarau mulai berdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Bantargebang yang saat ini mulai mengalami penyurutan air di wilayah setempat.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Wiratama Puspita mengatakan kekeringan tersebut terjadi di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.

“Sudah kami petakan. Ada yg mulai kering di Bantargebang, sedang dikoordinasikan. Ada kemungkinan dibantu untuk pembuatan sumur bor. Tapi masih dalam proses koordinasi dan pengecekan lebih lanjut,” ucap Wiratama saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Minggu (01/09/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyurutan air di wilayah Kelurahan Cikiwul, kata dia, kurang lebih terjadi pada pekan pekan lalu. Tetapi, dampaknya mulai terasa pada pekan ini.

“Dampaknya baru terasa pada pekan ini, namun belum sampai ke taraf yang membutuhkan suplai dropping air belum, cuman sudah mulai berkurang lah (kapasitas air tanah di sana),” ujarnya.

Guna mengantisipasi hal serupa terjadi di seluruh wilayah, kata dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan para stakeholder terkait di wilayah, baik dari unsur Kecamatan maupun Kelurahan.

“Kita masih data terus, cuma sementara yang mulai surut itu disitu (Cikiwul), kalau yang lainnya masih lancar sumurnya. Kita bareng juga sama Kodim keliling, nanti akan dilakukan pengecekan menggunakan metode geolistrik. Jika memang ada air tanahnya, bisa dibantu dengan pengeboran,” sambungnya.

Selain itu, BPBD Kota Bekasi juga menempatkan petugasnya di setiap wilayah kecamatan, apabila ada wilayah yang sudah mulai mengalami kekeringan agar segera dilaporkan.

Setelah mendapat laporan, Wiratama mengatakan bahwa pihaknya bakal menindaklanjuti segera dengan melakukan pengiriman dropping air melalui mobil tangki air yang tentunya akan membantu masyarakat terdampak yang membutuhkan air.

“Kita kan punya petugas Tim Wilayah per kecamatan, mereka juga aktif ke bawah. Selain mereka mobile, juga mereka jalin komunikasi ke sesama, baik ke kelurahan, kecamatan atau beberapa RT dan RW. Jadi jika terinfokan oleh mereka bilamana butuh bala bantuan, bisa segera didropping air mobile, Sehingga ngga sampai nunggu besok – besok,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Gebrakan Monumental Zenza TekSas: Tulis 45 Naskah Sejarah Tematik jelang HUT RI ke 81
Imbas Dolar Naik dan Kendala Lapangan, Proyek JPO Stasiun Bekasi Molor Dua Bulan
Begal Sadis Jatisampurna Diringkus: Eksekutor Ojol Residivis
BAZNAS Kota Bekasi Berhentikan Amil, Klaim Sesuai Aturan Konflik Kepentingan
Realisasi Dana RW Rp100 Juta Lesu, Baru Cair 10.39 Persen!
Realisasi Dana RW Beken Capai Rp10.6 Miliar, 106 RW Sudah Cairkan Anggaran hingga Juni 2026
Evaluasi Layanan! Bus Trans Beken Stop Beroperasi 30 Hari Mulai Hari Ini
Pemkot Bekasi Larang Sumpah Pocong dalam Kasus Dugaan Pelecehan Kasatpol PP terhadap 4 Pegawai
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:52 WIB

​Gebrakan Monumental Zenza TekSas: Tulis 45 Naskah Sejarah Tematik jelang HUT RI ke 81

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:54 WIB

Imbas Dolar Naik dan Kendala Lapangan, Proyek JPO Stasiun Bekasi Molor Dua Bulan

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:48 WIB

Begal Sadis Jatisampurna Diringkus: Eksekutor Ojol Residivis

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:13 WIB

Realisasi Dana RW Rp100 Juta Lesu, Baru Cair 10.39 Persen!

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:54 WIB

Realisasi Dana RW Beken Capai Rp10.6 Miliar, 106 RW Sudah Cairkan Anggaran hingga Juni 2026

Berita Terbaru

Momen diskusi teknis yang dipimpin Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi, jajaran Pemkot Bekasi, dan tokoh masyarakat saat merumuskan skema alih teknologi pengolahan sampah menjadi energi (PSEL) di markas Wangneng, China.

Parlementaria

Siap Olah 1.500 Ton Sampah, DPRD Kota Bekasi Puji Kesiapan Wangneng

Jumat, 3 Jul 2026 - 12:06 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x