Dinkes Kota Bekasi Siagakan Ratusan Nakes untuk Jamin Kesehatan KPPS di Pemilu 2024

- Jurnalis

Selasa, 13 Februari 2024 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengerahkan sebanyak 224 tenaga kesehatan (nakes) akan ditugaskan untuk nantinya disebarkan dibeberapa wilayah di Tingkat Kelurahan sebagai bantuan kesehatan selama perhelatan Pemilu 2024 yang berlangsung di Kota Bekasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, selama perhelatan Pemilu 2024 nantinya Dinas Kesehatan akan mengerahkan sebanyak ratusan tenaga kesehatan yang memiliki Satu Tim yang memiliki jumlah sebanyak 4 orang tenaga kesehatan.
“Yang diantaranya satu tim kesehatan itu terdiri dari satu mobil Ambulan berikut petugasnya, satu Dokter, satu Perawat dan satu Bidan. Yang nantinya akan disebarkan ke 56 Kelurahan yang ada di Kota Bekasi,” ucap dia kepada awak media, Senin (12/02/2024).
Ia menyatakan, petugas kesehatan itu nantinya bersifat mobile selama masa pelaksanaan Pemilu. Sehingga, bilamana ada keadaan gawat darurat, petugas akan segera mendatangi setiap Tempat Pemungutan Suara apabila ada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami masalah kesehatan.
“Mereka akan ditugaskan secara mobile di lingkup masing-masing Kelurahan, Karena engga mungkin kalau mereka memantau seluruh TPS yang ada,” jelasnya
Sekaligus, Dinkes dalam hal ini juga meminta diadakan Posko Kesehatan secara umum untuk melakukan fasilitas kesehatan sementara, sebagai pusat perawatan petugas.
“Makanya kenapa dibikin posko di masing-masing Kelurahan, makanya diberikan contacts person agar bisa langsung dihubungi untuk ditindaklanjuti apabila ada kejadian di luar dugaan yang tidak diinginkan, pada saat para petugas melaksanakan tugasnya di perhelatan Pemilu,” ujarnya
Serta, apabila ada petugas yang keadaan kesehatannya butuh rujukan, nantinya akan dialihkan terlebih dahulu di tingkat Puskesmas. Kemudian, apabila ada rujukan yang lebih serius maka dialihkan untuk segera ke Rumah Sakit. Terlebih, selama pemilu sendiri. Fasilitas Kesehatan di Kota Bekasi dibuka selama 24 jam secara layanan kesehatan. “Kalau bisa ditangani di Puskesmas ya sesuai dengan tingkat pertama itu kan hanya kedaruratan biasa saja, selanjutnya apabila diperlukan rujukan lanjutan, maka kita utamakan ke RS RS milik pemerintah,” paparnya

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pensiunnya Sekda Junaedi, Wali Kota Bekasi Segera Bentuk Tim Pansel
Presiden Prabowo Pilih Bali, Ground Breaking PSEL Bantargebang Diundur
Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi
Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas
Skandal Pungli MCK Pasar Bantargebang: Kejari Kota Bekasi Garap Kadisdagperin Besok
Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas
Membludak! 7.000 Pencaker Serbu Job Fair Kota Bekasi 2026
Cegah Tragedi Bekasi Timur Terulang, Dishub Gembleng 25 Penjaga Perlintasan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:53 WIB

Jelang Pensiunnya Sekda Junaedi, Wali Kota Bekasi Segera Bentuk Tim Pansel

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:42 WIB

Presiden Prabowo Pilih Bali, Ground Breaking PSEL Bantargebang Diundur

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:18 WIB

Pantesan PPPK Menjerit, Ternyata Segini Nominal TPP Pejabat Eselon Pemkot Bekasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:55 WIB

Wali Kota Bekasi Berikan Motivasi kepada Pencaker Penyandang Disabilitas

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:26 WIB

Keren! Job Fair Kota Bekasi 2026 Sediakan 300 Loker Khusus Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru

Suasana hiruk pikuk lalu lintas yang membelah deretan gedung pencakar langit di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Nama kawasan bisnis paling elite di Indonesia ini diabadikan dari sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman, pahlawan nasional yang rela memimpin perang gerilya dari atas tandu dengan kondisi satu paru-paru demi mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Sudirman: Guru Desa Jadi Panglima Gerilya

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x