Disdamkarmat Rilis Nama Korban yang Hilang Kontak saat Kebakaran Pabrik di Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 2 November 2024 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar nama pekerja dan statusnya dalam insiden kebakaran pabrik, Jumat (01/11/2024) pagi.

Daftar nama pekerja dan statusnya dalam insiden kebakaran pabrik, Jumat (01/11/2024) pagi.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi memastikan ada sebanyak 9 korban meninggal dunia yang ditemukan di PT Jati Perkasa Nusantara, melalui kejadian kebakaran hebat pada Jumat (01/11) pagi kemarin.

Adapun, 9 korban yang ditemukan, mereka sudah dalam keadaan tulang belulang, karena terbakar tidak bisa menyelamatkan diri. Sementara, mengenai informasi pemberitaan ada yang menyebut terdapat sebanyak 10 orang.

“Engga (tidak ada korban tambahan), Jadi bagian-bagian tubuhnya sudah pada jadi abu. Yang posisi karyawan yang ada di dalam konfirmasinya ada 9. 10 itu cuman kantung mayatnya,” ucap Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Bekasi Namar Naris saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com Sabtu (02/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namar Naris mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi dari para karyawan yang selamat di lokasi terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Ternyata itu ada ledakan dari mesin produksi. Jadi api menjalar, karena mesin meledak. Kemudian kan ada bahan-bahan penampungan minyak di situ, yang bahan baku pakan bercampur kan ada minyak juga, kaya CPO,” ungkapnya.

Sebelumnya, Disdamkarmat Kota Bekasi menyebut untuk konfirmasi sementara ditemukan 9 orang korban meninggal dunia menyoal kebakaran yang terjadi di PT. Jati Perkasa Nusantara, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria.

Adapun, 9 orang tersebut diketahui merupakan karyawan, yang kini sudah dievakuasikan ke RS Polri, Kramatjati Jakarta Timur.

“9 orang meninggal dunia, ada luka-luka, ada 3 orang, jadi jumlahnya 12 orang. Kenapa, tadi kantong mayatnya jumlahnya 10? Jadi ada rangka-rangka tersisa yang kita kumpulkan dari teman teman Damkar,” ucap Kasi Operasi Penyelamatan Disdamkarmat Kota Bekasi Heri Kurnianto saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian, Jumat (01/11/2024).

Heri Kurnianto membeberkan bahwa untuk korban yang ditemukan jasadnya sudah tidak berbentuk.

“Kita hanya menemukan serpihan-serpihan bentuk rangka tengkorak, baik dari pinggul maupun tulang rusuk dada. Kondisi terpanggang,” beber Heri.

Adapun para korban yang ditemukan meninggal dunia, kata dia, adalah karyawan yang sedang menjalani shift 3. Dengan kondisi korban diketahui terjebak, saat hendak melakukan evakuasi demi menyelamatkan diri.

“9 orang yang meninggal dunia, kondisinya terpisah. Mereka ada yang kondisinya di jalan saat penyelamatan diri, ada yang di lineline produksi tempat mereka bekerja dan ada yang dekat forklift kita temukan dan ruang komputer satu orang,” katanya.

Berikut nama-nama korban yang terhimpun pasca kejadian tersebut. Rahmat hidayat, Jatmiko, Sumaryono, Rizky Adam, Daniel sihombing, Wibi Winarno, Rahmat selaku karyawan dari PT Jati Perkasa Nusantara yang dilaporkan hilang kontak hingga saat ini dan dua lainnya adalah Yana Suryana dan Tuin Saputra dari PT Alvi Yana Jaya yang turut dilaporkan hilang kontak.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!
Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:51 WIB

Wamenhaj Sidak Tenda Jemaah Haji, Spanduk Wali Kota Bekasi Dicopot Paksa!

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x