DLH Bersihkan 2.500 Kubik Sampah Kayu Pascabanjir di Sepanjang Aliran Kali Bekasi

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembersihan sampah kayu pascabanjir telah dimulai sejak Sabtu (08/03/2025) dan akan berlangsung hingga esok, Selasa (18/03/2025).

Pembersihan sampah kayu pascabanjir telah dimulai sejak Sabtu (08/03/2025) dan akan berlangsung hingga esok, Selasa (18/03/2025).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bersama DLH Provinsi DKI Jakarta telah membersihkan lebih dari 2.500 kubik sampah kayu yang menumpuk di sepanjang aliran Kali Bekasi pascabanjir.

Sampah-sampah kayu tersebut tersebar di berbagai titik, seperti Bendung Koja, Kemang Golf, bawah Jembatan Kemang Pratama, dan bawah Jembatan Rawa Panjang.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran aliran sungai dan mencegah risiko banjir di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DLH Kota Bekasi, Yudianto, menjelaskan bahwa proses pembersihan telah dimulai sejak Sabtu (08/03/2025) dan akan berlangsung hingga esok, Selasa (18/03/2025).

Pembersihan dilakukan dengan menggunakan alat berat dan armada pengangkut sampah, serta didukung oleh pasukan katak yang bertugas di area sulit dijangkau.

“Sebagian besar sampah kayu telah terurai dan diangkut menggunakan alat berat serta armada pengangkut. Sisanya akan diselesaikan oleh pasukan katak hingga tenggat waktu 18 Maret 2025,” ujar Yudianto seusai apel pagi, Senin (17/03/2025).

Yudianto menegaskan bahwa pembersihan sampah ini merupakan upaya penting untuk memastikan aliran Kali Bekasi kembali normal.

Sampah kayu yang menumpuk dapat menyebabkan penyumbatan aliran air, yang berpotensi memicu banjir di masa depan.

“Kami berkomitmen untuk membersihkan sisa-sisa sampah kayu hingga tuntas. Ini adalah langkah penting untuk melindungi lingkungan serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar aliran sungai,” tegasnya.

Menurut data DLH Kota Bekasi, lebih dari 2.500 kubik sampah kayu telah berhasil diangkut dalam kurun waktu delapan hari, dari 8 hingga 16 Maret 2025. Upaya ini melibatkan kolaborasi erat antara DLH Kota Bekasi dan DLH Provinsi DKI Jakarta.

Proses pembersihan tidak hanya melibatkan alat berat dan armada pengangkut, tetapi juga pasukan katak yang bertugas membersihkan sisa-sisa sampah di titik-titik yang sulit dijangkau. Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan juga diapresiasi oleh Yudianto.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk masyarakat yang turut membantu proses pembersihan. Ini adalah upaya bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Dengan langkah pembersihan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap Kali Bekasi dapat kembali berfungsi optimal sebagai saluran air utama.

Pembersihan ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko banjir yang sering kali menjadi ancaman bagi wilayah-wilayah yang berada di sekitar sungai.

DLH Kota Bekasi juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Upaya ini tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk keberlanjutan generasi mendatang,” tutup Yudianto.

Dengan langkah kolaboratif seperti ini, Kota Bekasi bertekad untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?
Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai
Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?
TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang
Awas Cuaca Ekstrem! Ini Strategi Jitu Wali Kota Bekasi Hadapi Ancaman ‘Godzilla El Nino’ 2026
Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon
Kucurkan Rp700 M, Bank BJB Janji Berantas Rumah Kumuh di Jawa Barat dan Bekasi!
Kreator Video Terancam Bui, Gekrafs Kota Bekasi Lawan Balik!

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:03 WIB

DPRD Provinsi Banten Tiga Kali Kunker ke Perumda Tirta Bhagasasi, Ketagihan?

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:42 WIB

Cegah Loyo Usai Lebaran! Dirut Perumda Tirta Bhagasasi Tuntut 3 ‘Mantra’ Ini ke Pegawai

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:43 WIB

Imbas Maut TPST Bantargebang, Pemkot Bekasi Kaji Risiko Longsor TPA Sumurbatu, Panik?

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:00 WIB

TPU Perwira Tersisa 3.000 M², Pemkot Bekasi Siapkan 30 Hektar Lahan Makam Baru di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:26 WIB

Bekasi Darurat Sampah? Wali Kota Tri Adhianto Mendadak Nyapu dan Tanam Pohon

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca