Hasil Uji Lab Keluar: Kali Bekasi Sah Tercemar Berat dari Hulu Bogor

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan aliran sungai di kawasan hulu yang berubah menjadi hitam pekat akibat dugaan pencemaran limbah, Kamis (23/07/2026). Kondisi memburuknya kualitas air di hulu ini berdampak langsung pada ekosistem Kali Bekasi.

Penampakan aliran sungai di kawasan hulu yang berubah menjadi hitam pekat akibat dugaan pencemaran limbah, Kamis (23/07/2026). Kondisi memburuknya kualitas air di hulu ini berdampak langsung pada ekosistem Kali Bekasi.

  • ​Hasil uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengonfirmasi aliran air di Kali Bekasi mengalami pencemaran tingkat berat.
  • ​Air sungai terbukti mengandung senyawa organik, bahan kimia, serta cemaran logam berat yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
  • ​Pemkot Bekasi telah mengirimkan surat resmi kepada DLH Provinsi Jawa Barat dan Kementerian LHK untuk mencegah insiden ini terulang.
  • ​Investigasi awal bermula dari temuan air hitam pekat di titik pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas pekan lalu.

​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi secara resmi menyatakan bahwa aliran Kali Bekasi terbukti mengalami pencemaran tingkat berat, Rabu (29/07/2026).

Kepastian tersebut didapat dari hasil pengujian laboratorium terhadap sampel air yang sebelumnya diambil dari wilayah hulu di Kabupaten Bogor.

Temuan saintifik ini menegaskan bahwa air sungai telah berisiko tinggi terhadap kesehatan warga dan ekosistem di sekitar bantaran sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Fakta Pencemaran Kali Bekasi dari Hulu Bogor

​Kepastian mengenai asal muasal limbah akhirnya terungkap setelah pihak DLH Kota Bekasi memproses sampel air hitam pekat yang sempat meresahkan warga pekan lalu.

Tim investigasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi saat mengambil sampel air di kawasan Sungai Cileungsi, Kamis (23/07/2026). Kini hasil uji laboratorium telah mengonfirmasi bahwa air tersebut mengandung logam berat dan menjadi penyebab utama pencemaran Kali Bekasi.

Temuan ini menjadi landasan hukum yang kuat bagi Pemkot Bekasi untuk menuntut penyelesaian lintas wilayah.

​Apa Saja Kandungan Berbahaya Berdasarkan Hasil Uji Lab Air Kali Bekasi?

​Kualitas air sungai dipastikan telah tercemar oleh berbagai senyawa berbahaya yang meliputi unsur organik, bahan kimia, hingga logam berat.

​”Berdasarkan hasil pengujian lab sampel air, kualitas air menunjukkan pencemaran berat,” kata Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup dan Penegakan Hukum pada DLH Kota Bekasi, Wulan Agustina Triwardani kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (29/07/2026).

​Keberadaan zat-zat beracun ini sangat mengancam keberlangsungan lingkungan, terutama bagi satwa air dan warga yang masih beraktivitas di sekitar sungai.

​”Berdasarkan parameter yang diuji, sampel air tidak memenuhi standar Baku Mutu dan berisiko tinggi bagi kesehatan manusia maupun ekosistem lingkungan,” jelasnya.

​Bagaimana Langkah Konkret Pemkot Bekasi Merespons Limbah Ini?

​Pasca-keluarnya hasil pengujian yang mengkhawatirkan tersebut, DLH Kota Bekasi langsung bergerak cepat dalam ranah birokrasi.

Pemkot Bekasi secara resmi telah berkirim surat teguran dan permohonan tindak lanjut kepada DLH Provinsi Jawa Barat serta Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Langkah administratif ini diambil guna mendesak instansi berwenang melakukan penindakan tegas agar pencemaran limbah industri dari wilayah Kabupaten Bogor tidak terus berulang di kemudian hari.

​Mengapa Air di Pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas Menghitam?


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal
Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026
Fly Over Bulak Kapal Bekasi Rp188 Miliar Ditargetkan Rampung Awal 2028
Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal
GPB2P Minta Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Kawal Kritis Kebijakan Bupati Asep
Sikat Celah Agen Bodong! Agen Perlinsos Digital Kota Bekasi Wajib Verifikasi NIK dan Biometrik Wajah Saat Daftarkan Warga
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Pemkot Bekasi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Fly Over Bulak Kapal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Proyek Fly Over Bulak Kapal Dimulai 15 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Menko AHY Turun Langsung Tinjau Kesiapan Proyek Fly Over Bulak Kapal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x